TRIBUNNEWSWIKI.COM - Eks Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo tak menyangka Gibran bisa menang di Solo.
Dikabarkan, Prabowo-Gibran berhasil unggul di Kota Solo berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count.
Padahal Solo dikenal sebagai salah satu kandang banteng atau basis partai PDI Perjuangan (PDIP).
Hasil hitung cepat DPC PDIP Solo, pukul 18.28 WIB, menyatakan Prabowo-Gibran unggul dari pasangan calon nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Kota Solo.
Hasil sementara hitung cepat itu menyebut Prabowo-Gibran memperoleh suara 49,97 persen.
Disusul Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh suara 34,17 persen.
Sedangkan Paslon nomor urut 01 Anies-Muhaimin memperoleh suara 15,85 persen.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku kecewa dan tidak menyangka.
FX Rudy menyebut perolehan suara Prabowo-Gibran di Solo benar-benar di luar dugaan.
Baca: Pidato Kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2024: Kemenangan Untuk Seluruh Rakyat Indonesia
Namun eks Walikota Solo ini memastikan pihaknya tetap menunggu Real Count dari KPU Pusat.
Rudy mengatakan supaya kader-kader PDI Perjuangan agar tidak perlu stres, dan masih tetap menunggu real count yang dari KPU.
"Iya, kita menerima hasil Quick Count, tetap yang kita tunggu hasil yang sebenarnya keputusan dari real count dari KPU," ucap Rudy, saat ditemui awak media di Brengosan, Purwosari, Rabu (14/2/2024).
Baca: Pidato Selebrasi, Prabowo Ngaku Kenal Semua Mantan Presiden, tapi Tak Sebut Nama Megawati
Meski demikian, Rudy melihat situasi saat ini dirinya memilih untuk pasrah, dan menegaskan pertarungan dan perjuangan sudah dilakukan semaksimal mungkin.
"Apapun yang terjadi ya kita harus terima apa adanya, kita tidak kurang-kurang untuk berjuang," ujarnya.
Namun, kalau hasilnya seperti ini dirinya tak pernah menyangka karena Solo tak ada pergerakan bisa semasif seperti ini.
"Itu harus bisa kita terima," ucapnya.
(TRIBUNNEWS/TRIBUNVIDEO/TRIBUNNEWSWIKI)