Dulu Dicopot Jokowi, Jenderal Sutarman Sekarang Muncul Dukung Prabowo-Gibran, Begini Rekam Jejaknya

Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman yang dulu dicopot Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya muncul lagi.


zoom-inlihat foto
Jenderal-Sutarman-mendukung-Prabowo-Subianto-dan-Gibran-Rakabuming-Raka.jpg
Kolase TribunnewsWiki/Tribunnews
Jenderal Sutarman mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman yang dulu dicopot Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya muncul lagi.

Lama tak terdengar kabarnya, Sutarman kini terlihat hadir di barisan pendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam debat capres terakhir di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024.

Sutarman tampak duduk di barisan kursi paling depan.

Jenderal bintang empat itu berada di antara Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dan Letjen (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto.

Sutarman sendiri punya pengalaman mendampingi tiga presiden berbeda, antara lain Presiden Gus Dur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden Jokowi.

Ia dipercaya menjadi ajudan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pada tahun 2000 sampai 2001 lalu.

Pada 2013, Sutarman dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Kapolri.

Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Drs H Sutarman, S I K
Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Drs H Sutarman, S I K (kompas.com/dani prabowo)

Baca: Dituding Pakai Dana Desa, Wiwin Kades Gunung Menyan Malah Pamer Liburan dan Topi Seharga 8 Kali Gaji

Setelah SBY turun takhta, Sutarman mendampingi Presiden Jokowi di awal-awal pemerintahannya.

Kini Jenderal Sutarman memutuskan bergabung di barisan pemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Rekam jejak Sutarman

Jenderal Sutarman sendiri pernah viral karena jabatannya sebagai Kapolri dicopot oleh Presiden Jokowi, 9 bulan jelang pensiun.

Namanya makin dikenal karena setelah dicopot ia memilih menjadi petani ketimbang jabatan sebagai duta besar.

Jenderal Sutarman dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada 25 Oktober 2013.

Dia merupakan mantan ajudan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Saat purna bakti, Jenderal (Purn) Sutarman memilih pulang dan hidup di kampung halamannya di Jawa Tengah.

Baca: Meski Dipolisikan, Nagita Slavina Tetap Bangga kepada Gideon Tengker, Terkuak Masa Lalu Sang Ayah

Sebenarnya Presiden Jokowi telah mengajaknya untuk mengisi beberapa posisi dalam pemerintahan, salah satunya sebagai duta besar.

Namun, dia mengaku tak tertarik lagi mengisi jabatan di pemerintahan dan mengaku ikhlas dengan keputusan sang presiden.

Jenderal (Purn) Sutarman lebih memilih menjadi petani membantu ayahnya.

"Saya loyal 100 persen pada presiden apapun yang diputuskan, bahkan sampai beliau menawari saya beberapa jabatan. Saya katakan saya akan pensiun menikmati sisa-sisa hidup ini. Saya bilang ke Presiden akan bantu bapak saya bertani," kata Jenderal (Purn) Sutarman saat baru saja dicopot.

Sutarman sama kariernya dengan Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal Idham Azis, menjabat Kabareskrim sebelum akhirnya diangkat jadi Kapolri.





Halaman
12
Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved