Nasib Akhir Pengemis A Kasihan A Usai Viral, Uang Jutaan Rupiah Bakal Sirna, Kades Tegas: Dia Kaya

Beginilah nasib Baliah pengemis viral Gunung Salak, Bogor, usai aksinya 'a kasihan a' viral di media sosial.


zoom-inlihat foto
KISAH-Sedih-Pengemis-A-Kasian-A-Viral-Punya-Gangguan-Mental-Hidup-di-Rumah-Penuh-Perabot-Tua.jpg
TRIBUN NETWORK
Nasib Pengemis Kasihan A Usai Viral, Penghasilan Jutaan Rupiah Sirna, Kades Minta Baliah Stop Ngemis


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beginilah nasib Baliah pengemis viral Gunung Salak, Bogor, usai aksinya 'a kasihan a' viral di media sosial.

Penghasilan jutaan rupiah Baliah si pengemis viral Gunung Salak tersebut terancam sirna.

Musabab, Baliah diminta Kepala Desa setempat untuk berhenti minta-minta.

Baru-baru ini memang pengemis yang selalu mengucapkan kalimat ‘a kasihan a’ tengah menjadi sorotan publik.

Ia menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial karena ucapan pengemis wanita tersebut.

Satu di antaranya foto dan video itu diunggah @sigma_shitposting, penonton video tersebut mencapai puluhan juta.

Sebenarnya ia hanya mengucapkan 'a kasian a'.

KISAH Sedih Pengemis 'A Kasian A' Viral, Punya Gangguan Mental dan Hidup di Rumah Penuh Perabot Tua
Baliah pengemis viral Gunung Salak Bogor yang viral karena jargon 'a kasihan a'. (TRIBUN NETWORK)

Baca: Baliah Pengemis Viral Gunung Salak Ternyata Korban KDRT, Kerap Disiksa Suami Hanya karena Hal Sepele

Tapi kalimat itu diucapkan dengan nada menarik.

Bahkan saking berbedanya, ucapan a kasian a ini banyak dijadikan back sound postingan netizen di TikTok.

Diketahui, Bailah sendiri adalah warga Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Ia tinggal di belakang kantor Desa Ciasihan.

Kades Ciasihan, Lilih, mengakui bahwa Baliah merupakan warganya dan kerap meminta-minta di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Lilih mengklaim pihaknya sudah sering mengarahkan Baliah agar beralih mencari profesi lain.

Akan tetapi, dengan keterbelakangan mental yang dialami oleh Baliah membuat arahan yang diberikan selalu dihiraukan.

Baca: Pantas Warga Sidoarjo Diminta Bayar Rp11 Juta untuk Pindahkan Tiang Listrik, PLN Jelaskan Sebabnya

"Iya warga saya, cuma dia agak kurang, jadi susah dikasih tahunya, ngemis lagi ngemis lagi," kata Lilih saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Sabtu (13/1/2023).

Kades wanita itu pun mengakui bahwa Baliah masuk dalam kategori tidak mampu.

Di samping itu, Lilih juga mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan.

Ia menyebut bahwa Baliah masih memiliki kerabat yang terbilang mampu dari segi ekonomi.

"Di lain pihak saudaranya juga pada kaya, cuma susah dibilanginnya mau gitu aja. Suaminya kalau kerja bisa, cuma engga bisa bicara aja," ungkapnya.

Meski begitu, kata dia, pemerintah sudah menuntaskan kewajibannya untuk memperhatikan masyarakat tidak mampu melalui program-program bantuan.

Di sisi lain, Lilih juga mengakui bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah belum mampu untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

"Untuk sementara ini dari pemerintahan dapat juga bantuan baik beras ataupun KKS. Tapi kami pun engga bisa mencukupi," pungkasnya.

Baca: AWK Ditangkap Polisi, Kakak Pelaku Tak Sangka Adiknya Ancam Tembak Anies Baswedan: Dia Jarang Main

Penghasilan jutaan rupiah

Ternyata sosok pengemis Gunung Salak bernama Baliah yang sedang viral itu diduga merupakan orang kaya.

Bahkan penghasilannya mencapai jutaan rupiah setiap bulan.

Tak hanya itu, pengemis yang tenar dengan jargon 'A Kasian A' ini juga memiliki barang mewah.

Sejumlah netizen sudah memberi beberapa informasi tetapi belum terkonfirmasi kebenarannya.

Akun TikTok pelican misalnya.

Ia menulis bahwa pengemis a kasian a ini sebenarnya adalah orang kaya.

"Si ibu itu kaya katanya," tulis pelican di komentar postingan TikTok.

Berbeda, akun Seltya mengaku sebagai tetangga pengemis a kasian a.

"Itu tetangga saya," katanya.

Ia menerangkan alamat rumah Baliah ini di kawasan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Baca: Sosok Mbah Oman Abdurohman, Kakek yang Jadi Korban Salah Tangkap, Dapat Uang Ganti Rugi Rp222 Juta

"Di sini rumahnya Ciasihan, bukan Telaga Batu," katanya.

Ia bahkan memposting video pengemis a kasian a ketika sedang tidak minta uang di kawasan Curug Bogor.

Dalam video tampak wanita tua tersebut mengenakan kerudung corak ungu.

Ia tampak duduk di teras sebuah rumah.

Yang paling menyita perhatian adalah pengemis viral Gunung Salak ini menggunakan jam tangan.

"Yg punya sond nih, libur dinas," tulis dalam keterangan postingan TikTok.

Kata Seltya, pengemis a kasian a mendapat uang sebanyak Rp 100 ribu per harinya.

Namun uang itu tak semua dibawa pulang.

Ia harus mengeluarkan uang untuk biaya ojek.

"Ojek 2 balik Rp 70 ribu. Jadi dia dapet Rp 30 ribu," katanya.

Baca: Meninggal di Solo, Inilah Perjalanan Hidup Dokter Lo Siaw Ging, Dermawan & Berjasa saat Kerusuhan 98

Suka berbagi

Meskisering mengemis, Baliah ternyata tidak pernah merepotkan tetangga-tetangganya jika tidak memiliki uang untuk makan.

Baliah lebih memilih mengemis di kawasan wisata pada akhir pekan dan jika kepepet ia berkeliling permukiman hingga area pasar.

"Engga pernah, misal minta karena belum makan gitu ya, belum pernah itu mah," ujar Agus, ketua RT tempat Baliah tinggal di wilayah Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/1/2024).

Walaupun Baliah dan keluarga sendiri merupakan keluarga yang serba kekurangan, namun ia tidak lupa berbagi.

Bagaimana tidak, Baliah sendiri gangguan mental sehingga sulit berkomunikasi layaknya manusia normal.

Sementara itu, sang suami yang diketahui bernama Ropik memiliki kekurangan yakni tidak bisa berbicara alias tunarungu.

Di samping itu, ia memiliki seorang anak laki-laki yang duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar yang harus dipenuhi kebutuhannya olehnya sebagai tulang punggung keluarga.

Agus menyebut bahwa jika Baliah mendapat makanan lebih kerap dibagikan kepada tetangganya.

"Kalo pulang-pulang kadang ada yang ngasih kerupuk dibawa dibagi-bagi kesini," ungkapnya.

Kebaikan Baliah juga diakui oleh para tetannganya. Meski Baliah mengemis untuk memenuhi kebutuhannya akan tetapi ia tidak lupa untuk berbagi dengan tetangganya.

"Suka ngasih ke anak-anak gitu Rp 2 ribu, kalau belanja ke pasar beli buah banyak bagi-bagi ke tetangga, baik orangnya mah," ungkap salah satu tetangga Baliah saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com.

(tribunnewswiki.com/tribun network)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved