TRIBUNNEWSWIKI.COM - Simak inilah daftar nama Korban meninggal saat ledaka tungku smelter PT ITSS Morowali.
Ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Stell (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, merengkut 19 nyawa pekerja.
Dari total tersebut, 11 orang merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 8 orang diantaranya tenaga kerja asing (TKA).
Mengutip TribunPalu, berikut daftar nama pekerja yang meninggal dunia:
Pekerja Indonesia
- Taufik, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Tobing, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Messak, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Dadang Mudasri, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Abdul Mursalim (keluarga eks pimpinan KPK), meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Irwandi, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Zulfikar, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Rifal Saputra, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Wahyudi, meninggal tanggal 24 Desember 2023
Baca: KEBOHONGAN Israel Soal Ledakan Rumah Sakit di Gaza, Malah Tuduh Palestina yang Kirim Roket
Irfan Bukhari asal Silopo, Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, meninggal Senin Tanggal 25 Desember 2023 pukul 16.50 Wita
Amiruddin, warga asal Desa Pamusureng Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, meninggal dunia Rabu Tanggal 27 Desember 2023 pukul 00.05.
Pekerja Asing
- Wang Bing, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Zhang Wei, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Zhang Hong, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Guo Tao, meninggal tanggal 24 Desember 2023
- Wang Ning, meninggal Dunia Senin tanggal 25 Desember 2023 pukul 11.50 Wita
- Lie Hung Chun, meninggal Dunia Senin tanggal 25 Desember 2023 pukul 18.20 Wita
- Wang Bo Huai, meninggal Dunia Senin tanggal 25 Desember 2023 pukul 23.50 Wita
- Wu Cheng Shang, meninggal Dunia Selasa tanggal 26 Desember 2023 pukul 00.16 Wita.
Pekerjaan Pertama
Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menyampaikan satu di antara korban meninggal dunia akibat ledakan smelter di Morowali merupakan keluarganya.
Hal tersebut disampaikan dalam akun media sosial X miliknya.
Ia menyebut anggota keluarga menjadi korban ledakan smelter bernama La Ode Abdul Mursalim.
“Salah seorang keluarga saya, La Ode Abdul Mursalim, meninggal dalam ledakan ini,” ujar Laode.
Menurutnya, pekerjaan di smelter nikel itu merupakan yang pertama bagi Abdul Mursalim setelah lulus.
Laode lantas meminta doa untuk keluarganya tersebut. “Ini pekerjaan pertama dia setelah lulus kuliah,” kata Laode.
Kronologi Ledakan Tungku Smelter PT ITSS IMIP Morowali Sulteng
PT IMIP mengungkapkan penyebab ledakan dan kebakaran tungku smelter PT ITSS di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Minggu (24/12/2023).
PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) adalah salah satu smelter nikel yang beroperasi di wilayah PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
PT IMIP berlokasi di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulteng.
Kejadian ledakan yang berujung pada kebakaran tungku smelter milik PT ITSS terjadi sekitar pukul 05.30 WITA.
Kebakaran di pabrik pengolahan nikel tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.10 WITA.
Sejumlah video yang merekam momen kebakaran itu beredar luas di media sosial (medsos) dengan tagar #imipberduka.
Baca: Kabupaten Morowali Utara
Kepala Divisi Media Relations PT IMIP, Dedy Kurniawan, menyampaikan dugaan penyebab dan kronologi ledakan dalam pernyataannya.
Dugaan sementara menyebut bagian bawah tungku masih mengandung cairan yang memicu ledakan.
“Dari hasil investigasi awal, ledakan diduga terjadi karena adanya cairan pemicu ledakan di bagian bawah tungku,” katanya.
Kejadian tragis itu dimulai dari proses perbaikan dan pemasangan plat pada bagian tungku smelter.
“Ledakan terjadi saat proses perbaikan tersebut,” ungkapnya.
Ledakan awal memicu meledaknya beberapa tabung oksigen di sekitar area kejadian.
“Ada banyak tabung oksigen di lokasi yang digunakan untuk pekerjaan pengelasan dan pemotongan komponen tungku,” tambahnya seperti yang dilaporkan TribunPalu.com.
Jumlah korban kebakaran tungku smelter PT ITSS di PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), dilaporkan mencapai 51 orang.
Data awal dari klinik PT Indonesia Morowali Industrial Park hingga pukul 10.00 WITA menyebutkan jumlah tersebut.
Menurut data dari Klinik IMIP hingga pukul 10.00 WITA, ada 51 korban saat ini.
Dari jumlah tersebut, 12 orang dinyatakan meninggal dunia.
Baca: Teka-teki Pemicu Kebakaran di Museum Nasional, Sempat Ada Suara Ledakan, 4 Ruangan Penting Hangus
Korban yang meninggal terdiri dari 7 tenaga kerja Indonesia dan 5 tenaga kerja asing (TKA).
Sementara itu, 39 korban lainnya mengalami luka-luka, baik berat maupun ringan.
Para korban telah dievakuasi ke klinik PT IMIP untuk mendapat perawatan medis.
Dedy Kurniawan, Kepala Divisi Media Relations PT IMIP, menyebut beberapa korban yang meninggal sudah diidentifikasi.
“Beberapa korban sudah diidentifikasi,” katanya dalam pernyataan tertulis.
“Dan atas permintaan keluarga, jenazah mereka sudah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing hari ini,” tambahnya.
Saat ini, PT IMIP terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani korban dan menyelidiki kejadian tersebut.
Koordinasi melibatkan berbagai aspek, termasuk keamanan, kesehatan karyawan, keamanan klinik medis, keamanan, dan informasi publik.
PT IMIP menyatakan keprihatinan mendalam atas kecelakaan tersebut.
“PT IMIP sebagai pemegang wilayah industri Morowali turut berduka cita yang mendalam atas kejadian ini,” ujarnya.
“Kami berduka bagi keluarga korban yang terkena dampak dari peristiwa ini,” tambahnya.
Sebagai tanggung jawab, PT IMIP akan menanggung semua biaya perawatan bagi korban.
Sebelumnya, TribunnewsSultra.com melaporkan tentang ledakan dan kebakaran tungku smelter PT ITSS.
Baca: Ledakan Tambang Sawahlunto Sumbar, 2 Pekerja Tewas, 8 Orang Tertimbun Masih dalam Pencarian
Pabrik pengolahan nikel tersebut berada di wilayah PT IMIP, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Salah seorang warga sekitar mengonfirmasi peristiwa ini pada Minggu (24/12/2023) pagi.
“Iya, ada ledakan tabung tungku saat pekerjaan dengan oksigen,” ujarnya.
Warga yang tidak disebutkan namanya tidak mengetahui kronologi pasti kejadian tersebut.
Namun, suara ledakan terdengar sebelum kebakaran smelter PT ITSS di PT IMIP Morowali, Provinsi Sulteng.
Korban dari ledakan tungku menyebabkan sejumlah karyawan meninggal dunia dan sebagian lainnya mengalami luka-luka.
“Sudah ada sekitar 12 orang yang meninggal dunia, dan beberapa lainnya luka-luka,” ungkapnya.
(TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWSWIKI)
Baca berita terkait di sini