Akan Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Ini Respons Ketua KPU yang Bikin Orang Bertanya-tanya

Ketua KPU, Hasyim Asyari memberikan respons terkait Roy Suryo yang mengancam akan melaporkannya ke polisi.


zoom-inlihat foto
Tribunnewscom-Danang-Triatmojos.jpg
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Ketua KPU RI Hasyim Asyari


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari memberikan respons terkait Roy Suryo yang mengancam akan melaporkannya ke polisi.

Namun, respons Hasyim Asyari ini justru membuat sebagian orang bertanya-tanya.

Roy Suryo sebelumnya mengancam Hasyim Asyari selaku Ketua KPU akan dilaporkan ke polisi karena menyebutnya sebagai 'tukang fitnah'.

Saat ditanya soal ancaman Roy Suryo tersebut, sang Ketua KPU justru meminta wartawan untuk bertanya kepada yang bersangkutan pernah terkena pidana apa sebelumnya.

"Tanya aja dia (Roy Suryo) habis kena pidana apa," kata Hasyim di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Desember 2023, dikutip dari Tribunnews.com.

Sementara itu, Roy Suryo sendiri sempat tersandung kasus meme sebuah stupa Candi Borobudur yang menyerupai Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kasus itu, Roy Suryo telah bebas setelah menjalani hukuman 9 bulan penjara.

Baca: Cak Imin Tak Paham SGIE Pertanyaan Gibran, Anies Baswedan Beri Respons yang Buat Orang Tersenyum

Adapun mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu resmi bebas pada Mei 2023 lalu.

Diberitakan sebelumnya, Roy Suryo tak terima disebut tukang fitnah oleh Hasyim Asy'ari.

Atas hal itu, Roy Suryo berencana menyeret pimpinan tertinggi di KPU itu ke jalur hukum.

Menurut Roy Suryo, ucapan Ketua KPU tersebut terindikasi pencemaran nama baik terhadapnya.

Roy mempertanyakan apa yang menjadi dasar atau latar belakang Hasyim menyebutnya sebagai tukang fitnah.

Saat ini, ia dan tim hukumnya sedang mengkaji langkah-langkah apa yang akan ditempuh untuk menindaklanjuti perkataan Ketua KPU tersebut.

"Kajian tim hukum saya, perkataan dari Ketua KPU Hasyim Asy'ari dimaksud terindikasi terjadinya pencemaran nama baik atau fitnah terhadap diri saya, yg dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai peraturan perundang-undangan yg berlaku," kata Roy Suryo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/12/2023).

Baca: Dilaporkan ke Bareskrim, Anies Baswedan Minta Satu Hal ke Polisi, Responsnya Buat Orang Tersenyum

Roy Suryo menjelaskan bahwa kata 'tukang' bermakna seorang ahli atau seseorang yang memiliki kebiasaan dan diakui tentang sesuatu.

"Salah satu definisi dari KBBI arti TUKANG adalah Orang yg pekerjaannya melakukan Sesuatu secara Tetap, misalnya Tukang Kayu / Tukang Mebel Atau bisa juga terdapat arti lain: yaitu Orang yg biasa melakukan Sesuatu yg kurang baik, misalnya (Tukang) Mabuk, Serobot, Copet, Tadah, Catut," kata Roy.

"Apakah Ketua KPU punya bukti bahwa saya sudah dikenal sebagai sering memfitnah dengan memberi sebutan tukang fitnah tersebut? Itu yang akan ditindaklanjuti oleh tim hukum selanjutnya," tandasnya.

Ketua KPU sebut Roy Suryo tukang fitnah

Ketua KPU Hasyim Asyari menyebut Roy Suryo tukang fitnah karena telah menuding KPU memberikan perlakuan istimewa kepada Gibran Rakabuming Raka saat debat cawapres pada Jumat (22/12/2023).

Roy Suryo mengkritik penggunaan tiga mic sekaligus yakni Clip-on, Hand-held dan Head-set Gibran saat menyampaikan visi dan misi.

Ia mempertanyakan mengapa mic milik Gibran berbeda dengan cawapres yang lain dalam debat itu.

Kritik tersebut dilontarkan Roy Suryo melalui akun X miliknya, @KRMTRoySuryo1.

Baca: Lukas Enembe Meninggal, Presiden GIDI Sampaikan Pesan Penting Untuk Rakyat Papua

"Kemarin sudah saya duga, untuk menghindari cheating (kercurangan), sebaiknya next KPU adil," tulis Roy Suryo dalam akun media sosialnya X/Twitter, dikutip Sabtu (23/12/2023).

"Kenapa si nomor 2 ini sampai gunakan tiga mic sekaligus? Apa gunanya juga ada earphone? Siapa yang bisa feeding (membisiki) ke telinganya ? Mengapa 2 calon yg lain beda? AMBYAR," ungkapnya.

Roy Suryo melontarkan kritikan tersebut untuk mencegah kecurangan dalam debat selanjutnya.

Di cuitan lainnya, ia menyarankan KPU untuk menyediakan satu mic saja bagi kontestan debat selanjutnya.

"Ada yang komplain, katanya semua pakai 3 mic? Silakan cermati jam-menit twit saya tersebut (20.03). Artinya saat sesi 1 (baca visi-misi) masih seperti itu, terus ada break dan sesi 2 dan seterusnya baru Gus Imin pakai," tulisnya.

"Next sebaiknya semua 1 mic saja dan tanpa model headset," ujarnya.

Menanggapi tudingan Roy, Ketua KPU Hasyim Asy'ari menegaskan, semua cawapres mendapatkan alat yang sama ketika menjalani debat.

Baca: Pantas Hamish Daud Tak Bayar Gaji Karyawan, Terkuak Kondisi Ekonominya, Suami Raisa Ngeluh Hal Ini

"Semua cawapres pakai alat yang sama. Semua cawapres pakai 3 mikrofon antisipasi ada mikrofon yang mati," kata Hasyim dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/12/2023)

Hasyim menegaskan, Gibran tidak menggunakan ear feeder atau sebuah alat pengumpan yang ditempel di telinga.

Ia mengatakan, alat yang berada di telinga cawapres nomor urut 2 itu adalah mikrofon yang dicantolkan.

"Bukan ear feeder, itu mirofon yang ditempel di pipi dan dicantolkan di kuping," ucap Hasyim.

"Semua cawapres bisa ditanya, dan juga stasiun TV penyelenggara debat, dan juga tim paslon yang berada di holding-room saat pemasangan mikrofon, bisa ditanya," kata Ketua KPU itu.

Hasyim pun memastikan debat perdana cawapres yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta berlangsung dengan adil dan spontan.

Ia juga menegaskan, KPU sebagai penyelenggara, mengetahui dan siap mempertanggungjawabkan bahwa mikrofon tersebut tidak dilengkapi headset.

Baca: Pantas Gibran Skakmat Cak Imin dengan Pertanyaan SGIE, Terkuak Sosok di Baliknya, Disebut Tiru Ayah

Lagi pula, kata dia, tidak mungkin para cawapres berdebat sembari mendengar contekan lewat headset.

"Debat (berlangsung) spontan. Tidak mungkin didikte, dengerin bisikan atau baca contekan," ujarnya.

Dengan semua bantahan tersebut, Hasyim menyimpulkan bahwa Roy sudah memfitnah KPU memberikan fasilitas headset kepada Gibran agar mendapatkan contekan saat debat cawapres.

"Roy Suryo memang tukang fitnah," kata Hasyim menegaskan.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved