TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Yoga Pratama saat ini sedang menjadi perhatian masyarakat Indonesia.
Hal ini lantaran pria satu ini nyinyir soal aksi bela Palestina.
Yoga Pratama juga mengan sempat unggah postingan mengancam lempar bom ke massa bela Palestina, kini membuat ibunya ikut menangis minta maaf.
Pemuda itu diketahui bernama lengkap Muhammad Yoga Pratama Putra.
Ia sempat memicu kecaman publik setelah mengunggah postingan melalui Instagramnya yang bernama @yoga_nakagawa.
Akibat perbuatannya itu, Yoga Pratama lantas diamankan oleh Polsek Karawang.
Dalam unggahan itu, pemuda asal Klari, Kabupaten Karawang tersebut mengunggah postingan nyinyir tentang massa bela Palestina yang tengah menggelar aksi.
Baca: KENA Mental, Israel Ngemis ke Meta dan TikTok untuk Hapus 8000 Akun Pendukung Hamas
Entah apa maksudnya, Yoga mendadak mengurai rencana untuk menjatuhkan bom ke massa bela Palestina di Karawang.
"Enak dijatohin bom kayaknya nih," kata Yoga sembari membagikan foto peserta massa Aksi Bela Palestina.
Pasca-unggahan tersebut dibagikan Yoga, sosoknya dicari-cari netizen.
Akun Instagram Yoga pun sempat ramai digeruduk netizen.
Hingga tak sampai satu hari viral, Yoga pun diciduk Polres Karawang.
Permintaan Maaf
Sadar perbuatannya salah, Yoga pun meminta maaf.
Dalam sepucuk surat berisi permintaan maaf dan tanda tangan di atas materai, Yoga megnurai kekhilafannya.
Di depan kamera, Yoga pun menunjukkan perasaan bersalahnya.
Yoga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang tersinggung atas unggahannya.
"Saya Muhammad Yoga Pratama Putra, dengan ini saya menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, terutama Karawang yang ikut serta dalam Aksi Bela Palestina," ungkap Yoga dilansir TribunnewsBogor.com dari Facebook Karawang Info, Senin (27/11/2023).
Dalam permintaan maafnya itu, Yoga pun menyadari perbuatannya yang telah memancing keributan.
Selanjutnya, Yoga berjanji akan lebih bijak dalam bermain media sosial.
"Saya menyesali atas perbuatan saya dengan postingan yang tidak enak dan mengandung unsur SARA. Saya sangat menyesal telah melakukan ini. Saya harap saya akan bijak dalam bersosmed di kemudian hari. Maafin saya semuanya," pungkas Yoga.
Tak cuma Yoga, sang ibu juga mengurai klarifikasi dalam video tersebut.
Sembari terisak, ibunda Yoga meminta maaf atas kesalahannya anaknya.
Tampak menyesal, ibunda Yoga mengakui bahwa putranya telah keterlaluan.
Karenanya ibunda pelaku akan mengajari Yoga hal-hal kebaikan lainnya.
"Saya sebagai orangtua, saya akan lebih bijak mendidik anak saya. Maafin anak saya atas perkataannya, mudah-mudahan tidak terulang lagi. Maafin anak saya," imbuh ibunda Yoga yang mengenakan jilbab hitam.
Untuk diketahui, Yoga adalah pemuda kelahiran 26 Juli.
Saat ini, Yoga diduga berstatus seorang mahasiswa di perguruan tinggi wilayah Karawang.
Kasus Sebelumnya, Lukman Doloksaribu Ditangkap Setelah Minta Israel Habisi Warga Indonesia di Palestina
Sebelumnya, kasus serupa juga viral di media sosial.
Lukman Doloksaribu bikin publik geram, sebab dirinya menghina Islam, Palestina dan Nabi Muhammad.
Dalam video yang beredar, pria berusia 57 tahun itu meminta agar Israel membunuh semua warga Indonesia yang berada di sana.
Selain itu, pria yang mengenakan kaus berwarna kuning itu juga meminta supaya warga Palestina mengakhiri hidup sendiri sebelum dibunuh Israel.
Video tersebut direkam dan diunggah sendiri oleh Lukman Doloksaribu di akun media sosialnya.
Seiring berjalannya waktu, video Lukman Doloksaribu pun ikut viral dan ramai di media sosial.
"Hai kaum Palestina, lebih kau mati bunuh diri daripada Israel bunuh kamu, ya.
Sedikit-sedikit kamu agama.
Hei, Israel. Bantai semua itu baik orang Indonesia yang ada di sana.
Bunuh semua itu, ya," katanya, dilihat TribunTrends.com, Senin (27/11/2023).
Tak berhenti disini, pria lanjut usia ini juga memprovokasi agar Kota Jakarta diledakkan karena menurutnya warga Indonesia banyak komentar mengenai konflik kemanusiaan di Palestina.
Selain itu, pria ini juga melakukan penistaan agama Islam.
"Termasuk pengikut nabi muhammad yang mendapatkan wahyu dari gua hira tapi yang didapat setan, goblok semua."
Setelah ramai dan viral, Polda Sumut bergerak cepat dengan menangkap Lukman.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pria ini bernama Lukman Doloksaribu (57) berdomisili di Kelurahan Klasaman, Kecamatan Klaurung, Kota Sorong, Papua Barat.
Pria ini ditangkap di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, kemarin.
"Yang bersangkutan kita amankan di wilayah Toba, Sumatera Utara.
Saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polda Sumut," kata Hadi, Senin (27/11/2023).
Terpisah, Kasi Humas Polres Toba AKP Bungaran Samosir menyebutkan, pria tersebut berdomisili di Sorong, Papua, Barat, dan ditangkap di wilayah hukum Toba.
“Pria tersangka itu berdomisili di Sorong, Papua Barat.
Dia sedang berada di rumah keluarganya di Toba ini dan pada saat itulah personel menangkapnya.
LP-nya di Sorong, Papua Barat,” ujar AKP Bungaran Samosir, Senin (27/11/2023).
“Setelah ditangkap, pria tersebut dibawa ke Mapoldasu untuk menjalani proses hukum.
Sekarang, sudah di Poldasu,” tuturnya.
(TRIBUNNEWSWIKI)
Artikel ini telah tayang di Tribun Trends dengan judul SOSOK Yoga Pratama, Pemuda Ancam Lempar Bom ke Massa Bela Palestina, Buat Ibu Ikut Nangis Minta Maaf
Baca berita terkait di sini