"Ini di Singapura. Tahan dulu, Mbak. Ini fotonya lagi dipermasalahkan dua tokoh. Masalah fotonya katanya editan, sama ijazahnya palsu. Enggak apa-apa besok teman-teman media seperti biasa jam 07.00 di Balai Kota, entar saya bawain ijazah saya ya. Dicek saja, asli atau palsu," kata Gibran, dikutip Kompas.com dari Youtube Najwa Shihab, Senin (20/11/2023).
"Kalau enggak percaya, saya pesanin tiket ke Singapura deh, datangin ke sekolah. Dipermasalahkan soalnya," sambung Gibran.
Dalam kesempatan yang sama, Gibran pun mengenang perjalanan 13 tahun lalu dirinya ketika ditanya Najwa Shihab.
"Tiga belas tahun yang lalu ya, enggak nyangka sih Mbak sampai di titik ini. Awal-awal dulu diundang ke Mata Najwa kan saya belum jadi apa-apa. Sekarang bisa duduk bareng orang-orang hebat, Prof Mahfud, Gus Muhaimin. Luar biasa sekali," ujar Gibran.
Bukan kali pertama
Perdebatan mengenai ijazah pendidikan yang diperoleh Gibran sebenarnya bukan kali pertama terjadi.
Pada 2022, Gibran juga pernah mempublikasikan momen dirinya menjalani wisuda ketika Tifa mempermasalahkan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo yang merupakan ayahnya.
Saat itu Gibran meminta Tifa untuk menganalisis foto wisuda dirinya yang sempat dipermasalahkan karena dianggap beli dari luar negeri.
"Coba fotonya biar dianalisa oleh @DokterTifa. Siapa tau ini hasil editan," tulis Gibran.
Tifa pun menjawab pertanyaan Gibran kalau foto wisudanya sesuai. Namun, pemilik akun tersebut justru meminta Gibran mencarikan foto Jokowi diwisuda dan memintanya mengunggah di media sosial.
(TRIBUNNEWSWIKI)
Baca berita terkait Gibran Rakabuming di sini