Cak Imin Kembali Sindir Menag Yaqut, Disebut Banyak Tingkah : Biarkan Saja

Cak Imin tidak memusingkan polah Menag Yaqut karena menurutnya, mayoritas ulama tetap satu barisan dalam barisan politik.


zoom-inlihat foto
z-z-z-TribunnewscomIlham-Rian-Pratama.jpg
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Kemnaker


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bakal calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyinggung kembali Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang disebutnya banyak tingkah.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Silaturahim Kebangsaan 1.000 Kiai dan Bu Nyai di Ponpes Al Falahiyyah, Mlangi, Sleman, Yogyakarta, Rabu (11/10/2023).

"Wong NU terkenale opo (Orang NU terkenalnya apa)? Gegeran akhire ger-geran (Ribut-ribut ujung-ujungnya lucu-lucuan). Gus Yahya ngono, Gus Yaqut petingkalan, biarin (Gus Yahya begitu, Gus Yaqut banyak tingkah, biarin). Barno, barno biasa latihan jadi pimpinan ora usah direken (Latihan jadi pimpinan, enggak usah digubris)" kata Cak Imin di Mlangi, Rabul, dikutip dari Kompas.com.

Cak Imin mengatakan, berbeda-beda pendapat dan pilihan merupakan hal wajar.

Maka dia tidak memusingkan polah Menag Yaqut karena menurutnya, mayoritas ulama tetap satu barisan dalam barisan politik.

"Insya Allah ijtima' ulama, mayoritas ulama, kebanyakan ulama, tetap satu barisan dalam politik ahlussunah wal jamaah," ucap dia.

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin
Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA A)

Muhaimin menyebutkan, ia telah mendapatkan pesan dari pengasuh Pondok Pesantren Daruttauhid Muhammad Thoifur Mawardi di Kedungsari, Purworejo.

Kiai Thoifur mengingatkan tiga hal penting kepadanya, yakni salah satunya tidak perlu menyerang balik jika diserang orang.

"Jawab dengan kita puja dengan baik. Kedua, kalau kamu niat mengabdi untuk Allah serahkan semua kerja keras kepada gusti Allah," ujar Cak Imin.

Baca: Abdul Muhaimin Iskandar

Hubungan antara PKB dengan Yaqut Cholil Qoumas memanas setelah Yaqut membuat pernyataan "Jangan pilih pemimpin karena muka ganteng dan bicaranya manis" saat menghadiri acara doa bersama umat Buddha "Wahana Nagara Rahaja" di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah pada Jumat (29/9/2023).

Yaqut meminta masyarakat agar melihat lebih dahulu track record-nya sebelum memilih pemimpin.

Namun demikian, Yaqut tak menyebut secara khusus sosok yang dimaksud dalam pernyataannya itu.

Lantaran hal itu, Cak Imin menyebut omongan Yaqut seperti seorang buzzer.

PKB pun mengatakan akan mendisiplinkan Yaqut.

Pria yang karib disapa Gus Men ini sebelumnya dipercaya menjabat posisi Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan DPP PKB Periode 2019-2024.

Menanggapi ancaman sanksi PKB, Menag Yaqut memastikan tak akan mencabut pernyataan tersebut.

Menurutnya, publik harus memilih pemimpin dengan cara yang rasional, bukan sekadar melihat penampilan fisik.

Maka, Yaqut menegaskan bahwa track record calon pemimpin penting untuk diperhatikan.

"Ya untuk apa mencabut omongan saya yang menyarankan kepada publik agar melihat track record calon pemimpin agar jangan hanya terpesona dengan (wajah ganteng dan) janji-janji dengan mulut manis. Mencabut (pernyataan) itu saya tidak mau," kata Yaqut, beberapa waktu lalu.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved