Tembakkan Ribuan Rudal ke Israel, Hamas Dapat Senjata dari Mana?

Anggota DPR AS mempertanyakan asal-usul senjata yang digunakan oleh Hamas untuk menyerang Israel.


zoom-inlihat foto
AFPMAHMUD-HAMS-ttbv.jpg
AFP/MAHMUD HAMS
Asap membubung di atas gedung-gedung Kota Gaza pada Sabtu (7/10/2023), saat serangan udara Israel menghantam gedung Palestine Tower.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Asal-usul senjata yang digunakan oleh Hamas untuk menyerang Israel secara tiba-tiba pada hari Sabtu, (7/10/2023), dipertanyakan.

Dalam serangan itu Hamas meluncurkan ribuan rudal ke arah musuh bebuyutannya dan membuat gempar warga Israel.

Menurut seorang anggota DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Marjorie Taylor Greene, senjata yang digunakan oleh Hamas itu dibuat oleh AS.

Green kemudian mempertanyakan asal-usul senjata itu hingga jatuh ke tangan Hamas.

Di media sosial Twitter, dia menduga senjata itu berasal dari Afganistan. AS memang meninggalkan banyak amunisi ketika pergi dari negara yang dikuasai Taliban itu.

Green juga menduga barangkali senjata itu berasal dari Ukraina. Hal itu karena AS mengirimkan banyak senjata ke Ukraina untuk melawan serbuan Rusia.

“Kita harus bekerja sama dengan Israel untuk melacak nomor serial senjata AS yang digunakan oleh Hamas untuk melawan Israel. Apakah senjata itu datang dari Afganistan? Atau dari Ukraina? Ada kemungkinan besar jawabannya dari kedua negara itu,” kata Greene di Twitter, (8/10/2023).

Sementara itu, di media sosial beredar video yang diduga berisi pesan tentang militan Hamas yang berterima kasih kepada Ukraina atas senjata yang diberikannya.

Baca: HAMAS Serang Israel, Ketua Fraksi PKS: Indonesia Berdiri Tegak Dukung Perjuangan Bangsa Palestina

Baca: Israel Resmi Umumkan Perang Melawan Hamas

Rusia disebut beri Hamas senjata rampasan

Media Ukraina, Kyiv Independent, menyebut Rusia sengaja memberi Hamas senjata buatan Barat yang dirampas di Ukraina. Pemberian senjata itu bertujuan untuk mencoreng nama Ukraina.

Menurut UHR, Rusia berencana membuat tuduhan palsu bahwa militer Ukraina sengaja menjual senjata yang diberikan AS dan Uni Eropa kepada Hamas. UHR menyebutkanya sebagai bagian dari kampanye hoaks yang dilancarkan Rusia.

Kata UHR, dinas rahasia Rusia ingin memanfaatkan Ruslay Syrovyi sebagai sumber kampanye. Syrovyi adalah seorang letnan Ukraina yang membelot dan kabur ke Moskwa, Rusia.

“Provokasi lain yang dilakukan musuh bertujuan untuk mendiskreditkakan Angkatan Bersenjata Ukraina dan membuat Barat berhenti memasok bantuan militer ke negara kita,” kata HUR.

Sementara itu, Institut Penelitian Perang (ISW) menduga Rusia berusaha memanfaatkan serangan Hamas terhadap Israel untuk mengalihkan perhatian Barat dari Ukraina.

Baca: Bantu Israel Melawan Hamas, AS Kerahkan Kapal Induk Tercanggihnya, Gerald Ford

Baca: PM Benjamin Netanyahu Bersumpah Balas Dendam Lebih Besar ke Hamas Imbas 300 Orang Israel Tewas

Cara Hamas mendapatkan senjata

Dikutip dari Wion News, Hamas mendapatkan senjata dengan sejumlah cara.

Ketika Israel menarik diri dari Gaza pada tahun 2005, Hamas membuat jalur rahasia pengiriman senjata dari Iran dan Suriah. Jalur itu adalah terowongan rahasia di bawah perbatasan Mesir-Gaza.

Pada tahun 2007 Israel mencegat pengiriman roket Fajr-5 yang dikirimkan kepada Hamas lewat Sudan. Namun, adanya penyelundupan dan pasar gelap membuat Hamas tetap bisa mendapatkan senjata.

Banyak senjata Hamas yang dikirimkan lewat laut. Senjata itu dimasukkan dalam kapsul yang disegel dan diturunkan di lepas pantai Gaza.

Metode ini berisiko karena bisa diketahui oleh Angkatan Laut Israel. Namun, metode ini memungkinkan Hamas mengindari pemeriksaan di perbatasan resmi.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved