Bantah Dibekingi Presiden, Kaesang Minta Cak Imin Tak Takut kepada PSI: Hanya Dibekingi Erina

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep meminta Cak Imin tak perlu takut kepada PSI.


zoom-inlihat foto
Kaesang-dan-Cak-Imin.jpg
Tribunnews
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (kiri) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep meminta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tidak takut kepada Kaesang dan PSI.

Pernyataan itu adalah tanggapan Kaesang atas pernyataaan Cak Imin yang menyebut PSI wajib diwaspadai.

Menurut Cak Imin, di belakang Kaesang ada ayahnya, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dan ini tentu menjadi kewaspadaan kita semua, partai-partai ini. Di mana di belakang Mas Kaesang ada presiden yang tentu di satu sisi kita ikut bahagia karena politik nasional semakin ramai, dinamis dan ya kita berdoa," kata Cak Imin, Senin, (26/9/2023).

Kaesang pun heran atas pernyataan bakal cawapres Anies Baswedan itu. Dia mengklaim PSI hanya partai gurem dan tidak mendapat bekingan dari siapa pun, termasuk dari Jokowi.

"Tentang Cak Imin ya. Apa yang diwaspadain itu apa? Maksudnya PSI diwaspadai? Atau gimana? Berarti parpol lain harus waspada dengan PSI. Tanyalah ke Cak Imin kenapa waspada ke kita. Kok malah tanyanya ini ke kami," kata Kaesang saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa, (26/9/2023), dikutip dari Tribunnews.

Kaesang juga penasaran akan alasan Cak Imin mewaspadai partai berlambang mawar itu. Menurutnya, PSI hanya meraup suara sangat kecil pada Pemilu 2019.

"Karena mau bagaimanapun kan kita lihat kemarin di 2019, dapet berapa kemarin? 1,89 persen. Masa waspada dengan 1,89 persen," kata dia.

Menurut putra bungsu Jokowi itu, dia memang punya bekingan, yakni istrinya, Erina Gudono.

"Sekarang bekingan saya cuma istri saya."

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dalam sesi jumpa pers di The Ballroom Jakarta Theater, Senin, (25/9/2023).
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dalam sesi jumpa pers di The Ballroom Jakarta Theater, Senin, (25/9/2023). (Tribunnews)

Mengaku diserang

Kaesang mengaku dihujat oleh sejumlah pihak lantaran memilih bergabung dengan PSI.

"Baru saja saya terima KTA PSI, langsung diserang, dihujat, dihina," kata Kaesang saat acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin malam, (25/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Kaesang sendiri baru resmi menjadi anggota PSI dan menerima kartu tanda anggota (KTA) secara simbolis pada hari Sabtu, (23/9/2023), di kediaman Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah.

Menurut Kaesang, dihujat di media sosial adalah hal yang biasa saja baginya. Dia mengklaim hujatan yang diarahkan kepadanya masih dalam dosis rendah.

Kaesang menganggap hujatan itu tidak sebanding dengan orang yang dikata-katai PKI hingga plonga-plongo.

Dia tidak mengungkapkan siapa sosok itu. Akan tetapi, sosok itu kemungkinan besar adalah ayahnya,  Jokowi.

"Enggak sebanding yang dituduh PKI, antek-Cina, anti-Islam, planga-plongo, ijazah palsu," katanya.

Akan tetapi, Kaesang mengaku bingung karena istrinya, Erina Gudono, turut dihujat meski tidak ikut terjun ke dalam dunia politik.

"Tapi yang aneh itu dan saya bingung kok ya istri saya tercinta kok ikut-ikutan diserang. Wong dia enggak ikut-ikutan kecuali beri restu dan dukungan buat saya," ujarnya.

Disebut sudah didesain

Pengamat politik Ujang Komarudin meyakini terpilihnya Kaesang sebagai Ketua Umum PSI adalah skema yang sudah didesain atau dirancang.

Ujang juga menyebut PSI adalah partai Jokowi dan selalu menuruti kehendak Jokowi.

"Malam ini Kaesang jadi Ketum PSI, gantikan Giring Ganesha, ya itu skema yang sudah didesain dan direncanakan. Saya sudah prediksi seperti itu, itu kan keinginan Jokowi kita tahu kan PSI partainya Jokowi," kata Ujang yang menjadi akademisi di Universitas Al Azhar Indonesia.

"Manut tegak lurus sama Jokowi, jadi kalau Kaesang ketumnya tidak aneh karena memang partainya Jokowi."

Kaesang sendiri menjadi Ketua Umum PSI dalam waktu yang sangat cepat. Dia baru resmi bergabung pada hari Sabtu, (23/9/2023).

Dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin malam, (25/9/2023), dia sudah ditunjuk menjadi ketua umum.

Menurut Ujang, keputusan Kaesang bergabung dengan PSI, bukan PDIP seperti keluarganya, memunculkan pertanyaan mengenai hubungan Jokowi dengan Megawati dan PDIP. Hal itu karena PDIP memiliki aturan bahwa anggota keluarga inti kader PDIP tidak boleh aktif di partai lain.

Kaesang sendiri mengaku sudah meminta izin dari Jokowi ketika akan bergabung dengan PSI.

"Melihat bahwa Jokowi sedang bermain api dengan Megawati Soekarnoputri (Ketum PDIP), juga sedang bermain-main dengan PDIP ya apa pun itu jadi keputusannya Jokowi," kata Ujang.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Kaesang Pangarep di sini.





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved