Relawan Ganjar Tak Sudi Dukung Ganjar jika Dia Mengalah Jadi Cawapres Prabowo

Relawan Ganjar tak rela jika Ganjar memilih menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.


zoom-inlihat foto
Ganjar-dann-Prabowo.jpg
Tribunnews
Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ganjarist, kelompok relawan pendukung bakal capres Ganjar Pranowo, mengaku akan mencabut dukungan kepada Ganjar apabila dia memilih menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Ketua Umum Ganjarist Kris Tjantra meyakini Ganjar akan tetap tetap diusung oleh PDIP sebagai capres, bukan cawapres.

Selain itu, Kris mengklaim saat ini elektabilitas Ganjar di atas Prabowo dan Anies Baswedan. Oleh sebab itu, Kris mengatakan adanya pilihan menjadikan Ganjar sebagai cawapres Prabowo adalah kabar bohong atau hoaks belaka.

"Mohon maaf itu tidak mungkin karena partai pengusung PDIP adalah partai pemenang," ujar Kris, Jumat, (22/9/2023), dikutip dari Warta Kota Live.

Menurut Kris, Ganjarist adalah mantan pendukung Joko Widodo atau Jokowi ketika dia maju kembali sebagai calon presiden. Oleh karena itu, Kris mengklaim para loyalis Ganjar sudah mengetahui rekam jejak Prabowo dan berseberangan dengan Prabowo.

Baca: Soal Wacana Duet Prabowo-Ganjar, PDIP Sebut Mungkin, Gerindra Anggap Hampir Mustahil

Kris menyebut loyalis Ganjar akan menolak jika Ganjar menjadi pendamping Prabowo.

Mengenai bakal cawapres Ganjar, Kris mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada Ganjar

"Siapa pun cawapresnya harus satu visi dengan Ganjar Pranowo," kata Kris.

"Kami juga optimis bahwa cawapres yang bakal dampingi Ganjar adalah orang yang sudah memiliki jejak rekam yang baik dan teruji integritasnya."

PDIP singgung peluang Ganjar jadi cawapres

Ketua DPP PDIP Puan Maharani buka suara tentang peluang Ganjar mengalah dan memilih menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo dalam Pilpres 2024.

Menurut Puan, pihaknya masih melakukan kalkulasi politik terlebih dulu.

Puan menyebut peluang Ganjar mendampingi Prabowo akan tampak dalam satu bulan ke depan.

"Kita lihat lagi nanti gimana dinamikanya satu bulan ini, apakah kemudian bisa terjadi atau tidak terjadi kan semua partai punya kalkulasinya," ujar Puan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, (21/9/2023), dikutip dari Tribunnews.

Akan tetapi, putri Ketua Umum PDIP itu enggan mengungkapkan apakah partainya ikhlas apabila Ganjar nanti turun posisi menjadi bakal cawapres.

Baca: PDIP Bicarakan Peluang Ganjar Mengalah & Pilih Jadi Pendamping Prabowo: Kita Lihat Nanti

Puan kembali berujar bahwa pihaknya masih melihat dinamika politik satu bulan ke depan.

"Kan saya belum jawab. Masih mau dilihat dulu iya atau enggak," ujarnya.

Puan menyebut PDIP hingga saat ini masih menjalin komunikasi dengan parta-partai yang tergabung dalam 

Lebih lanjut, Puan menambahkan pihaknya masih sering berkomunikasi dengan parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo sebagai bakal capres.

"Jadi, komunikasi ke semua partai tetap dilakukan. Ini, kan, perwakilan dari Partai Golkar dan Pak Dasco dari Partai Gerindra. Jadi komunikasi informal selalu tetap dilakukan," kata dia.

Di samping itu, Puan mengatakan tidak menutup komunikasi dengan Prabowo.

"Saya sering ketemu Mas Prabowo. Kemarin ketemu sama Mas Prabowo," kata dia.

Baca: Rekam Jejak Mahfud MD Dinilai Bersih & Disukai Semua Kalangan, Dampingi Ganjar Kalahkan Anies ?

Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. (Serambi)

Ganjar: Semua peluang bisa terjadi

Ganjar menganggap masih ada peluang dia berpasangan dengan Prabowo dalam kontestasi politik tahun depan.

"Kalau politik itu, sebelum nanti ditetapkan di KPU, semua peluang bisa terjadi," kata Ganjar singkat saat ditemui di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (20/9/2023).

Akan tetapi, Ganjar menolak berkomentar lebih lanjut tentang kemungkinan dia berpasangan dengan Prabowo pada Pilpres 2024.

Ganjar juga menyinggung nama kandidat bakal cawapres pendampingnya. Dia tak sepakat bahwa kandidat bakal cawapres sudah mengerucut pada satu nama, yakni Menko Polhukam Mahfud MD.

"Sampai hari ini belum (nama cawapres), masih semua digodok. Ini ada Pak Sekjen (nunjuk Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto), ini ada Pak Sekjen PPP (nunjuk Sekjen PPP Arwani Thomafi). Beliau-beliau ini yang hari ini intens. Saya juga ikut komunikasi. Jadi, kami semua berembug dan tentu kami sedang berbincang masalah ini. Sabar,"  kata dia.

Baca: Ganjar Pranowo Tepis Tudingan Mahasiswi Soal Presiden Boneka : Presiden adalah Presiden

Tanggapan Gerindra

Ketua DPP Partai Gerindra Sumatra Barat, Andre Rosiade, menganggap wacana Ganjar mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2024 amat sulit terwujud.

Menurut Andre, hal itu karena Ganjar sudah dideklarasikan sebagai bakal capres oleh PDIP dan Prabowo juga sudah dideklarasikan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Mau dua poros, tiga poros, yang penting Indonesia rukun, para elite bersatu, itu modal kita membuat Indonesia bersatu," kata Andre dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Jumat, (22/9/2023), 

"Tapi sangat rumit dan sangat sulit, nyaris mustahil karena Mas Ganjar calon presiden, Pak Prabowo calon presiden."

Senada dengan Andre, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani beberapa waktu lalu menyebut wacana duet Prabowo Subianto dan Ganjar sulit diwujudkan.

Akan tetapi, wacana itu boleh-boleh saja sebagai pemikiran.

"Sebagai sebuah pemikiran boleh-boleh saja. Tetapi akan ada problem yang rumit terhadap persoalan itu," kata Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, (24/7/2023).

Baca: Ridwan Kamil Dicoret PDIP, Ganjar Bongkar Ciri-Ciri Cawapres Pendampingnya

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.

 





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved