TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Mahfud MD kian santer diberitakan bakal menjadi calon wakil presiden alias cawapres Ganjar Pranowo di pemilu 2024.
Bahkan Mahfud MD dinilai layak menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asip Irama.
Sebab, Asip menilai Mahfud MD merupakan figur yang memiliki rekam jejak bersih dan disukai banyak kalangan dari beragam latar belakang.
"Dari sekian nama yang digadang mendampingi Ganjar, nama Pak Mahfud MD yang kami nilai paling layak dan kompeten," kata Asip dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).
Menurutnya, rekam jejak Mahfud pada semua cabang kekuasaan baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif, dianggap menjadi modal utama mendampingi Ganjar.
Baca: Cak Imin Dipanggil KPK, Mahfud MD: Bukan Politisasi Hukum
Baca: Mahfud MD Digugat PERKOMHAN Rp 1 Miliar Usai Komentari Soal Keputusan Penundaan Pemilu
Diketahui, Mahfud pernah menjadi Menteri Pertahanan di era Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Kemudian, pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan sebagai anggota DPR RI.
"Tak hanya lengkap, integritas Pak Mahfud juga teruji karena tak pernah tersangkut kasus hukum apapun," ujar Asip.
Asip menjelaskan Mahfud belakangan menjadi trend preferensi politik masyarakat dari beragam usia generasi.
Bagi kalangan milenial, Mahfud dianggap sebagai sosok jujur gawang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia menyebut komunikasi politik, isu, dan kinerja Mahfud selama menjabat menteri banyak disukai generasi muda, milenial, dan gen Z.
"Populasi pemilih milenial dan gen Z memang sangat dominan. Pak Mahfud, meski secara usia tak lagi muda, tetapi dobrakan dan komunikasi politiknya sejauh ini menjadi magnet politik. Apalagi, dalam komunikasi virtual medsos, sosok Mahfud yang selalu dibicarakan sebagai ‘hero’ dalam setiap kasus hukum," ungkap Asip.
"Sama seperti Ganjar, Pak Mahfud juga aktif di sosial media. Koherensi politik keduanya bakal mampu menjadi harmoni bagi perbincangan publik tidak hanya di dunia nyata, tetapi juga dunia maya," katanya menambahkan.
Tak hanya itu, Asip menilai Mahfud juga akan mampu menambal suara elektoral Ganjar yang bolong di beberapa wilayah, seperti di Jawa Timur.
Dia menuturkan Mahfud diprediksi akan banyak meraup kantung suara Nahdlatul Ulama (NU).
Kedekatannya dengan keluarga besar Gus Dur dan sejumlah kiai khos akan menjadi daya tarik kelompok nahdliyyin untuk melabuhkan suara politiknya.
Selain karena daerah asal, Asip menerangkan Jawa Timur akan menjadi wilayah pendongkrak suara Ganjar andai Mahfud duduk di posisi wakilnya.
"Suara nahdliyyin tidak selamanya mesti PKB. Pak Mahfud akan menjadi dermaga berlabuh bagi publik NU yang tidak sejalan secara politik dengan PKB Muhaimin Iskandar," tuturnya.
(TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWSWIKI)