Demokrat Gabung dengan KIM, SBY Akan Turun Gunung untuk Dukung Prabowo

Merapatnya partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini ke kubu Prabowo disambut baik oleh anggota koalisi.


zoom-inlihat foto
sby-tahun-2019.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan paparan saat Refleksi Pergantian Tahun Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (11/12/2019) malam.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Demokrat akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai bakal capres.

Merapatnya partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu ke kubu Prabowo disambut baik oleh anggota koalisi.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Tinggi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung ke rumah Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, hari ini.

"SBY sudah di Hambalang,” kata Zulkifli Hasan, Minggu sore, (17/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Zulkifli mengucapkan selamat datang kepada Demokrat yang menjadi anggota terbaru koalisi Prabowo.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga menyebut SBY telah nyaman dengan Prabowo. Hal itu diucapkan Viva ketika menjawab pertanyaan tentang alasan Demokrat bergabung dengan KIM.

“Pak SBY menyatakan bahwa ke Pak Prabowo nyaman, sama-sama sebagai saudara dari keluarga besar di Tidar, dan selama ini pernah menyatakan dukungan dan bekerja sama di Pilpres sebelumnya,” kata Viva di Hambalang pada hari yang sama.

“Pak SBY sendiri menyatakan akan ikut turun gunung untuk mau memperjuangkan Pak Prabowo menjadi presiden."

Baca: Kubu AHY Tolak CLBK dengan Anies, PKB Bersyukur Demokrat Sudah Move On

Baca: Beda dengan Koalisi Prabowo, Koalisi Anies Tak Ganti Nama setelah Demokrat Hengkang

Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menyampaikan pidato saat malam kontemplasi di kediamannya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019).
Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menyampaikan pidato saat malam kontemplasi di kediamannya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Di Hambalang turut hadir pula Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gelora Anis Matta, Ketua Umum Prima Agus Jabo, Ketua Umum PSI Giring Ganesha, dan Ketua Umum Garuda Ahmad Ridha Sabana untuk menyambut kedatangan Demokrat.

“Di dalam ini ada pertemuan silaturahmi anggota Koalisi Indonesia Maju di Hambalang di rumah kediaman Pak Prabowo, calon presiden kita,” ujar Viva

“Hadir para ketua umum partai politik pendukung Koalisi Indonesia Maju, yaitu dari PAN, Golkar, Gerindra, PBB, Gelora, Prima, PSI, dan Garuda. Seluruh ketua umum hadir kecuali Bang Yusril lagi ada acara di luar negeri."

Dari pihak Demokrat, yang hadir selain SBY ialah AHY dan Wakil Ketua Umum Demokrat Eddie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.

“Acara pada hari ini adalah menerima secara resmi pernyataan dukungan dari Partai Demokrat untuk Pak Prabowo menjadi calon presiden RI di Pilpres 2024,” kata Viva.

“Suasana kebatinannya sungguh luar biasa, akrab, solid, penuh dengan kekeluargaan, dan ini menjadi tanda-tanda yang baik bahwa Koalisi besar ini akan berpotensi untuk dapat memenangkan Pilpres 2024."

Baca: Dituding Khianati Demokrat & AHY, Anies Masih Berharap Demokrat Kembali ke Koalisinya

Baca: PKS Ingin Demokrat Kembali ke Koalisi Anies, PKB Sambut Baik, Bagaimana dengan Nasdem?

Demokrat bergabung dengan koalisi Prabowo setelah partai itu keluar dari Koalisi Perubahan untuk Perbaikan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres.

Partai berlambang bintang Mercy itu marah besar karena Anies tidak menunjuk AHY, tetapi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal cawapresnya.

Menurut Demokrat, tindakan Anies itu adalah bentuk pengkhianatan karena sebelumnya Anies sudah pernah meminta AHY bersedia menjadi pendampingnya.

Adapun KPP kini beranggotakan PKS, Partai Nasdem, dan PKB.

Selain KIM dan KPP, ada satu lagi poros koalisi pendukung Ganjar Pranowo yang beranggotakan PDIP, Partai PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura.

Baca: Bercerai dengan Nasdem, Demokrat Kini Didekati PDIP, Komunikasi Politik Diintensifkan

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved