Golkar Wacanakan Ridwan Kamil Jadi Cagub, PDIP Ngotot Masukkan Dia dalam Bursa Cawapres Ganjar

PDIP menegaskan tetap mempertimbangkan Ridwan Kamil sebagai pendamping Ganjar.


zoom-inlihat foto
Ganjar-Pranowo-Ridwan-Kamil.jpg
Tribunnews
Bakal capres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo (kiri), dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersikeras mempertimbangkan eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

Padahal, sebelumnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung sudah menegaskan bahwa Ridwan Kamil tak akan dijadikan sebagai bakal cawapres yang mendampingi bakal capres mana pun.

Golkar mengaku sudah mempunyai rencana sendiri untuk Ridwan Kamil, yakni menyiapkannya maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta atau Jawa Barat lagi.

Ketua DPP PDIP Said Abdulah kemudian menanggapi penyataan Golkar itu dan mengatakan pihaknya tetap mempertimbangkan Ridwan Kamil sebagai pendamping Ganjar.

"Saya tegaskan bahwa masuknya nama Ridwan Kamil dalam pertimbangan kami karena faktor rekam jejak, prestasi, kepemimpinan dan elektabilitasnya," ujar Said kepada awak media, Rabu, (13/9/2023), dikutip dari Tribunnews.

Said tak mempermasalahkan apakah partai berlambang pohon beringin itu akan mendukung duet Ganjar-Ridwan Kamil jika hal itu benar-benar terwujud. 

"Namun, menjadi hak Pak Ridwan Kamil untuk menentukan langkah politiknya."

Baca: Bukan Dijadikan Cawapres Ganjar, Ridwan Kamil Disiapkan Maju dalam Pilgub Jakarta & Jabar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (28/10/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (28/10/2022). (KOMPAS.COM/Humas Pemkot Solo)

Kata Said, penentuan sosok cawapres Ganjar masih dibicarakan oleh para ketua umum partai politik pengusungnya.

"Masih ada rentang waktu satu bulan sampai penutupan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden," ujarnya.

Golkar tak larang Ridwan jadi cawapres

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan Ridwan Kamil sudah bertemu empat mata dengan Airlangga.

“Sudah bicara dengan Pak Airlangga, saya yakin pasti sudah. Saya tidak tahu kapan bertemunya, tapi sudah ada pertemuan,” kata Agung dikutip Kamis, (7/9/2023), dikutip dari Kompas.com.

Agung percaya bahwa Ridwan Kamil akan tetap di partai berlambang pohon beringin itu kendati menjajaki kemungkinan menjadi pendamping Ganjar.

Kata Agung, Golkar juga tidak bisa melarang dia menjadi bakal cawapres.

“Karena Partai Golkar akan selalu membantu pemerintah yang sah, siapa pun itu,” ujar Agung.

Baca: Golkar Bantah Usulkan Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar, Ada Rencana Lain untuk Dia

Agung menekankan bahwa Golkar sudah resmi masuk ke dalam KIM yang mengusung Prabowo sebagai bakal capres.

Menurut Agung, Golkar kini berkomitmen mendukung Airlangga menjadi bakal pendamping Prabowo.

Dia mengatakan komitmen itu tak akan berubah seandainya kelak Ridwan Kamil dipinang menjadi pendamping Ganjar.

“Pokoknya, Pak Ridwan Kamil kalau pun terpilih, kan, masih berandai-andai, belum final ya."

“Andaikan pada waktunya ditetapkan tidak akan Partai Golkar, tidak ada rencana keluar dari koalisi (pengusung Prabowo),” kata dia.

Ridwan Kamil dijadikan cagub

Ahmad Doli Kurnia mengatakan Ridwan Kamil disiapkan menjadi calon gubernur.

"Kami juga sudah punya planning buat RK (Ridwan Kamil). Kami waktu itu sudah memutuskan untuk mendorong RK menjadi cagub. Nanti tinggal pilih dua, antara di Jabar lagi atau di DKI Jakarta," kata Ahmad di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, dikutip dari Kompas.com.

Ahmad mengatakan keputusan tentang pilpres tahun depan adalah kewenangan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Baca: Tak Kaget dengan Isu Duet Ganjar-Ridwan Kamil, Pengamat Singgung Kunjungan Jokowi & RK ke Tiongkok

Kemudian, Ahmad berkata bahwa pihaknya masih menjunjung komitmen untuk mengusulkan Airlangga sebagai pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Keputusan untuk mendukung Airlangga maju dalam Pilpres 2024 adalah hasil musyawarah nasional (munas), rapat pimpinan nasional (rapimnas), dan rapat kerja nasional (rakernas) partai.

"Belum ada (mengusulkan Ridwan Kamil menjadi cawapres Prabowo), sampai sekarang kami masih putuskan Pak Airlangga Hartarto," kata dia.

Sementara itu, beberapa waktu lalu terjadi pertemuan antara Ridwan Kamil dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurut Ahmad, DPP Golkar tidak mempermasalahkan pertemuan keduanya. Di samping itu, pertemuan tersebut sudah diinformasikan kepada Airlangga.

Dia menyebut partai berlambang pohon beringin itu adalah partai yang inklusif dan terbuka untuk menggelar dialog dengan partai mana pun. Menurutnya, pertemuan Ridwan Kamil dengan Megawati adalah hal wajar.

Baca: Respon Airlangga Soal Peluang Ridwan Kamil jadi Cawapres Ganjar Pranowo: Tanya Langsung Ke Dia Saja

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved