Cara Mudah Cek Penerima Bansos Beras 10 Kg yang Mulai Disalurkan Hari Ini

Bansos beras 10 kg tahap 2 akan disalurkan mulai hari ini, Senin, (11/9/2023).


zoom-inlihat foto
Laman-cek-bansos.jpg
Tangkapan layar http://cekbansos.kemensos.go.id
Laman untuk mengecek bantuan sosial beras.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bantuan sosial (bansos) berupa beras sebanyak 10 kg disalurkan oleh pemerintah mulai hari ini, Senin, (11/9/2023), melalui Badan Pangan Nasional.

Penyaluran bansos beras merupakan bentuk intevensi pemerintah agar harga beras bisa kembali stabil.

"Mulai Senin depan Bulog akan mendistribusikan bantuan pangan beras kepada 21,353 juta KPM selama tiga bulan ke depan," kata Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, pada Kamis, (7/9/2023), dikutip dari laman Badan Pangan.

Pada tahap kedua ini, bansos beras bakal disalurkan kepada 21,353 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Menurut Arief, dalam penyaluran itu dilakukan pengecekan supaya tepat sasaran.

"Data penerima bantuan pangan beras agar benar-benar dilakukan cross check, sehingga bisa tepat sasaran. Khusus distribusi ke daerah 3TP (tertinggal, terluar, terdepan, dan Pprbatasan) diperlukan efektivitas pengiriman," kata dia.

Baca: Cara Mencairkan Bansos PKH Tahap 3, Ibu Hamil Bisa Dapat Bansos Rp 750 Ribu

Anda dapat mengecek apakah terdaftar menjadi penerima bansos beras lewat laman http://cekbansos.kemensos.go.id.

Beriku cara mengeceknya.

1. Buka laman http://cekbansos.kemensos.go.id

2. Masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan

3. Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai KTP

4. Ketikkan 8 huruf kode (dipisahkan spasi) yang tertera dalam kotak kode

5. Jika huruf kode kurang jelas, klik icon refresh untuk mendapatkan huruf kode baru

6. Klik tombol CARI DATA

Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama Penerima Manfaat (PM) sesuai dengan wilayah yang Anda masukkan

Baca: Kabar Gembira Kini Anak Usia Dini Bisa Dapatkan Bansos Uang Rp 750 Ribu Per Bulan, Begini Caranya

Bantuan ayam dan telur

Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan ayam dan telur untuk 1,4 juta keluarga dengan risiko stunting. Bantuan ini disalurkan lewat ID Food.

"Kalau bulog 21 juta dan ini (ID Food) 1,4 juta. Karena beras lebih masif. Jadi mudah-mudahan bisa menjawab kenapa harganya hari ini disesuaikan," kata Arief dikutip dari Tribunnews.

Sementara itu, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero), Frans Marganda Tambunan, mengatakan pihaknya akan menyalurkan bantuan sosial ayam dan telur secara bersamaan di tujuh provinsi di Indonesia.

"Hari Senin serentak dengan beras kami mulai distribusi tahap kedua di 7 provinsi, yaitu Sumut, Banten, Jateng, Jabar, Jatim, NTT, dan Sulbar," kata Frans.

"Jumlah KRS 1,4 juta keluarga yang nanti serentak distribusi mulai dengan beras di hari Senin sampai 3 bulan ke depan."

Baca: Deretan Bansos yang Akan Cair Tahun Ini

Menurut Frans, program bantuan ayam dan telur ini turut membantu peternak mandiri.

"Karena setiap tahun meraka bisa alami penurunan harga 3-4 kali setahun. Harapan kami dengan program ini mereka dapat kepastian offtaker di mana BUMN hadir sebagai penyerap dan itu kami gunakan untuk bantuan penyaluran program bantuan pangan."

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang bansos di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved