PLN Mengajar, Hadirkan Edukasi Manfaat dan Bahaya Listrik untuk Siswa SMP Negeri 3 Surakarta

PLN memberikan edukasi seputar manfaat dan bahaya listrik untuk puluhan siswa perwakilan sekolah tersebut, dari kelas 7 hingga 9


zoom-inlihat foto
Sosialisasi-Manfaat-Bahaya-Listrik-dan-Pengamanan-Instalasi.jpg
Tribunnewswiki.com
Para Siswa Berfoto bersama usia Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Program tahunan berupa PLN Mengajar kembali hadir di Kota Solo.

Kali ini, program bertajuk Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi bersama SUTT Banyudono - Jajar, PLN UPT Salatiga ULTG Salatiga & Surakarta, di SMP Negeri 3 Surakarta, pada 22 Agustus 2023.

Dalam kesempatan ini, PLN memberikan edukasi seputar manfaat dan bahaya listrik untuk puluhan siswa perwakilan sekolah tersebut, dari kelas 7 hingga 9. 

Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023
Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023 (Tribunnewswiki.com)

Ingatkan Bahaya Bermain di Dekat Jaringan Listrik

Pemateri pertama yakni Yodisefa selaku Team Leader K3L ULTG Surakarta, mengungkapkan pesan kepada siswa agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Pasalnya, bermain layang-layang di dekat jaringan listrik berpotensi akan membahayakan diri mereka sendiri dan masyarakat.

Apalagi, layang-layang yang tersangkut bisa mengganggu pasokan listrik ke masyarakat dan menyebabkan listrik padam. Yodisefa menjelaskan, belakangan mulai marak anak-anak bermain layang-layang. Dirinya pun mengimbau agar mereka bermain layang-layang di ruang terbuka dan jauh dari jaringan listrik.

"Untuk teman-teman yang biasa main layangan, sebaiknya cari lokasi yang aman. Hindari tempat seperti jaringan listrik," ujarnya. 

Yodisefa, Team Leader K3L ULTG Surakarta, dalam Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023
Yodisefa, Team Leader K3L ULTG Surakarta, dalam Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023 (Tribunnewswiki.com)

Jika melihat Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) tercantum poin berupa larangan mendirikan bangunan dan menanam tanaman yang memasuki ruang bebas minimum serta bermain layang-layang, balon udara, drone, dan atau sejenisnya di sekitar jaringan transmisi tenaga listrik.

Termasuk kegiatan membakar benda apapun secara sengaja atau tidak disengaja di bawah ruang bebas. Menimbun atau menguruk tanah di bawah ruang bebas juga dapat mengakibatkan perubahan jarak minimum antara konduktor jaringan transmisi tenaga listrik dan tanah.

"Kalau ada aktivitas di sekitar jaringan listrik selain petugas, lebih baik segera laporkan saja," kata Yodisefa.

Penggunaan Energi dengan Bijak

Pada materi berikutnya, Aji Wijaya selaku Team Leader K3L UP3 Surakarta mengajak para siswa agar mengenali dan lebih bijak dalam penggunaan energi listrik. 

Bijak adalah dengan memanfaatkan energi listrik sesuai dengan kebutuhan. Kemudian, energi yang digunakan dengan bijak akan mendatangkan lebih banyak manfaat. Dirinya memberi contoh tentang aktivitas seharian yang menggambarkan bijak menggunakan energi listrik. 

"Saat teman-teman tidak sedang menonton televisi sebaiknya matikan saja. Atau nyalakan lampu sesuai kebutuhan di malam hari, sedangkan pada siang hari buka jendela dan gunakan sinar matahari agar dapat menerangi rumah," katanya. 

Kemudian, beberapa kebiasaan yang perlu dilakukan, salah satunya adalah agar menghindari bahaya listrik. Misalnya tidak menggunakan stop kontak secara menumpuk, memegang aliran listrik saat tubuh sedang basah, dan penggunaan kabel yang sudah terkelupas.

“Menghindari potensi bahaya kelistrikan dapat menghindari teman-teman semua dari bahaya. Misalnya kebakaran bahkan hingga timbul korban jiwa,’’ ujar Aji.

Sementara itu, Manager ULTG Salatiga Sumadi berharap sosialisasi tersebut untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus tambahan ilmu seputar listrik. Siswa yang mengikuti edukasi tersebut, nanti dapat berperan untuk menyebarkan pengetahuan yang sama kepada orang-orang di sekitarnya.

"Harapan kami, sosialisasi ini efeknya untuk jangka panjang. Kami ingin menanamkan sejak dini. Sehingga 5 hingga 10 tahun mendatang sudah ada generasi yang aware terhadap listrik di sekitarnya. Nah, tugas para wakil-wakil dari masing-masing kelas mempresentasikan kepada teman-temannya," katanya. 

Penyerahan Plakat Seusai Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023
Penyerahan Plakat Seusai Sosialisasi Manfaat Bahaya Listrik dan Pengamanan Instalasi di SMPN Negeri 3 Surakarta, Selasa 22 Agustus 2023 (Istimewa)

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Surakarta, Dra. Suparyanti, M.Si berpesan agar para siswa meresapi ilmu yang didapatkan dan membagikannya agar memberi manfaat. 

"Tugas kalian sebagai duta terpilih, kalian punya kewajiban sosialisasi kepada teman-teman yang lain. Ilmu yang baru pasti akan sangat bermanfaat. Ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran Kurikulum Merdeka. Sehingga sumber-sumber pembelajaran tidak hanya dari pihak sekolah saja, namun juga dari eksternal," ujarnya.

Dalam edukasi tersebut, diselingi dengan tanya jawab. Kemudian, para siswa juga mendapatkan buku seputar edukasi manfaat dan bahaya listrik. Acara diakhiri penyerahan plakat dan souvenir pihak PLN dengan sekolah.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved