Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jambore menurut kamus bahasa Inggris berasal dari kata “ Jamboree”.
Hal tersebut mengandung arti kira-kira sebuah perayaan atau pesta besar yang melibatkan massa yang banyak dan riuh.
Pernyataan tersebut tepat disematkan pada jambore pramuka, lantaran biasanya pesertanya sangat banyak. (1)
Jambore merupakan Pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat ranting sampai tingkat nasional, pun di tingkat dunia yakni Jambore Dunia ( World Scout Jamboree).
Baca: Hari Pramuka Diperingati Setiap 14 Agustus, Berikut Link Download Twibbon Hari Pramuka 2022
Baca: Pulau Pramuka
Jambore Dunia pertama kali diselenggarakan pada tahun 1920 di Inggris.
Lalu setiap 4 tahun sekali kegiatan Jambore diselenggarakan dengan diikuti oleh pramuka-pramuka tingkat penggalang dari seluruh dunia.(2)
Jenis #
Jambore ini dikelompokan berdasarkan tingkatannya dan menurut pelaksanaannya.
Berikut adalah jenis-jenis Jambore, antara lain (3):
1. Jambore nasional, yaitu perkemahan besar penggalang yang diselenggarakan pada di tingkat nasional.
2. Jambore daerah, yaitu perkemahan besar penggalang yang diselenggarakan di tingkat daerah.
3. Jambore cabang, yaitu perkemahan besar penggalang yang diselenggarakan di tingkat cabang.
4. Jambore ranting (kecamatan), yaitu perkemahan besar penggalang yang diselenggarakan di tingkat kecamatan.
Selain empat jenis di atas, terdapat pula kegiatan Jambore Pramuka untuk skala internasional.
Pertemuan besar para Pramuka sedunia disebut Jambore Pramuka Dunia atau World Scout Jamboree.
Jambore Pramuka Dunia diselenggarakan setiap empat tahun sekali.
Sejarah #
Jambore Pramuka Dunia berkaitan dengan sejarah berdirinya gerakan kepanduan dunia, seperti dilansir dari situs World Organization of the Scout Movement.
Bermula dari pendiri kepanduan dunia yaitu Robert Baden-Powell, yang dikenal sebagai Bapak Pandu Dunia, membayangkan sebuah acara khusus yang terbuka untuk gerakan Pramuka dari semua negara di dunia. (3)
Hal Inilah yang menjadi latar belakang dicetuskannya Jambore Pramuka Dunia.
Baca: Hari Pramuka Diperingati Setiap 14 Agustus, Inilah Sosok Bapak Pramuka Indonesia
Baca: 40 Ucapan Selamat Hari Pramuka 14 Agustus 2020 Langsung Kirim WhatsApp, Instagram, Twitter, & FB
Perayaan Jambore Pramuka Dunia pertama kali diselenggarakan di Olympia London di Inggris pada tahun 1920.
Acara Jambore dihadiri oleh 8.000 gerakan Pramuka dari 34 negara di dunia.
Baden-Powell memakai kata jambore dengan maksud kata tersebut berkaitan dengan kata Corroboree.
Corroboree merupakan istilah suku Aborigin Australia untuk setiap hal yang dianggap perkumpulan yang berisik yang dilakukan pada malam hari.
Sejak saat itulah Jambore Pramuka Dunia senantiasa diadakan setiap empat tahun sekali.
Penyelenggaraan acara Jambore Pramuka Dunia setiap empat tahun sekalinya tersebut diselenggarakan di berbagai negara dunia secara bergiliran.
Daftar Penyelenggaraan Jambore Dunia #
Inilah daftar penyelenggaran Jambore Dunia yang pernah dilaksanakan (2)
- Jambore Dunia I diselenggarakan pada tahun 1920 di Olympia, Kensington, London, Inggris
- Jambore Dunia II diselenggarakan pada tahun 1924 di Ermelunden, Denmark
- Jambore Dunia III diselenggarakan pada tahun 1929 di Birkenhead, Inggris dengan mengusung tema Coming of Age
- Jambore Dunia IV diselenggarakan pada tahun 1933 di Gödöllő, Hungaria
- Jambore Dunia V diselenggarakan pada tahun 1937 di Vogelenzang, Bloemendaal, Belanda
- Jambore Dunia VI diselenggarakan pada tahun 1947 di Moisson, Prancis dengan mengusung tema Jamboree of Peace
- Jambore Dunia VII diselenggarakan pada tahun 1951 di Bad Ischl, Austria dengan tema Jamboree of Simplicity
- Jambore Dunia VIII diselenggarkan pada tahun 1955 di Niagara-on-the-Lake, Kanada dengan tema New Horizons
- Jambore Dunia IX diselenggarakan pada tahun 1957 di Sutton Park, Inggris mengusung tema 50th Anniversary of Scouting
- Jambore Dunia X diselenggarakan pada tahun 1959 di Los Baños, Laguna, Filipina dengan tema Building Tomorrow Today
- Jambore Dunia XI diselenggarakan pada tahun 1963 di Marathon, Greece dengan tema Higher and Wider
- Jambore Dunia XII diselenggarakan pada tahun 1967 di Farragut State Park, Amerika Serikat mengusung tema For Friendship
- Jambore Dunia XIII diselenggarakan pada tahun 1971 di Fujinomiya, Jepang bertemakan For Understanding
- Jambore Dunia XIV diselenggarakan pada tahun 1975 di Lillehammer, Norwegia bertemakan Five Fingers, One Hand
- Jambore Dunia XV seharusnya diselenggarakan pada tahun 1979 di Neyshâbûr, Iran namun dibatalkan
- Jambore Dunia XV pengganti diselenggarakan pada tahun 1983 di Calgary, Kanada dengan tema The Spirit Lives On
- Jambore Dunia XVI diselenggarakan antara tahun 1987 dan 1988 di Sydney, Australia mengusung tema Bringing the World Together
- Jambore Dunia XVII diselenggarakan pada tahun 1991 di Gunung Seorak, Korea Selatan dengan tema Many Lands, One World
- Jambore Dunia XVIII diselenggarakan pada tahun 1995 di Flevoland, Belanda mengusung tema Future is Now
- Jambore Dunia XIX tercatat diselenggarakan pada tahun 1998-1999 di Picarquín, Chili bertemakan Building Peace Together
- Jambore Dunia XX tercatat diselenggarakan pada tahun 2002-2003 di Sattahip, Thailand mengusung tema Share our World, Share our Cultures
- Jambore Dunia XXI diselenggarakan pada tahun 2007 di Hylands Park, Inggris dengan tema One World, One Promise Scouting Centenary
- Jambore Dunia XXII diselenggarakan pada tahun 2011 di Rinkaby, Swedia dengan tema Simply Scouting
- Jambore Dunia XXIII diselenggarakan pada tahun 2015 di Kirarahama, Jepang dengan tema A Spirit of Unity
- Jambore Dunia XXIV diselenggarakan pada tahun 2019 di The Summit Bechtel Family National Scout Reserve, West Virginia, Amerika Serikat bertema Unlock a New World
- Jambore Dunia ke-25 diselenggarakan pada tahun 2023 di Korea, tepatnya di Saemangeum mulai 1 Agustus sampai dengan 12 Agustus 2023 dengan pesertanya adalah pramuka usia 13 sampai dengan 18 tahun dan didampingi oleh pembina atau pramuka penegak/pandega sebagai staf.
Kabar Terbaru #
Sekitar 36.000 peserta Jambore Pramuka Dunia 2023 di Korea Selatan dijadwalkan mulai dievakuasi dari lokasi perkemahan pada hari ini, Selasa (8/8/2023) pukul 10.00 waktu setempat (08.00 WIB).
Wakil Menteri untuk Manajemen Bencana dan Keselamatan Korea Selatan, Kim Sung-ho, pada Senin (7/8/2023) mengatakan, puluhan ribu peserta jambore dari 156 negara harus dievakuasi karena ancaman Topan Khanun.
“Pemerintah akan mengerahkan sekitar 1.000 bus untuk merelokasi para anggota pramuka dan perkemahan akan ditutup setelah semua peserta dievakuasi,” katanya, dikutip dari AFP.
Badan cuaca Korea Selatan telah mengeluarkan peringatan, bahwa Topan Khanun diperkirakan akan membawa hujan lebat dan angin kencang di seluruh semenanjung Korea, termasuk angin dengan kecepatan maksimum hingga 44 meter per detik.
Kecepatan angin itu cukup kuat untuk menggelincirkan kereta yang sedang melaju.
Kantor Kepresidenan Korea Selatan di Seoul telah menyarankan agar puluhan ribu anak muda peserta jambore tersebut dapat direlokasi ke Seoul selama sisa masa tinggal mereka.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk mengamankan akomodasi para peserta dan memastikan bahwa program ini akan terus berlanjut selama lima hari yang tersisa," kata Kim Sung-ho.
Pihak penyelenggara Jambore Pramuka Dunia sebelumnya bersikeras acara tersebut akan tetap berlangsung. (4)
Namun, pada Senin (7/8/2023), Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia mengatakan, Otoritas Seoul telah memberi tahu mereka bahwa pemulangan lebih awal akan direncanakan untuk semua peserta karena dampak yang diperkirakan dari Topan Khanun.
"Kami mendesak Pemerintah untuk mempercepat rencana keberangkatan dan menyediakan semua sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk para peserta selama mereka tinggal dan sampai mereka kembali ke negara asal mereka," kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.
Seoul membuat keputusan untuk mengevakuasi dan menutup perkemahan dengan mempertimbangkan topan yang semakin mendekat,
"Di samping itu, kami mempertimbangkan adanya kekhawatiran dan permintaan dari badan pramuka dunia dan negara-negara yang berpartisipasi," ungkap Menteri Gender Kim Hyun-sook kepada para wartawan.
Pembubaran lebih awal dari perkemahan, kata dia, bukan berarti akhir dari acara tersebut.
Dia menambahkan, jambore tersebut hanya pindah lokasi karena bencana alam namun akan tetap berlangsung.
Pemerintah telah menjanjikan jadwal tur budaya, sementara konser K-Pop dijadwalkan pada Jumat (10/8/2023), sebelum acara secara resmi ditutup pada tanggal 12 Agustus.
(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)
Sumber :
1. www.cnnindonesia.com
2. www.walangapraga.or.id
3. kumparan.com
4. www.kompas.com