Bobby Nasution Minta Polisi Tembak Mati Begal, KontraS Mengecam: Begal Juga Warga Negara

KontraS tak setuju dengan pernyaataan yang dilontarkan oleh Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang meminta aparat tegas menindak begal wa


zoom-inlihat foto
Walikota-Medan-Bobby-Nasution-2.jpg
Tribun Medan/HO
Walikota Medan, Bobby Nasution


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengecam pernyaataan yang dilontarkan oleh Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang meminta aparat tegas menindak begal walaupun ditembak mati.

KontraS menilai bahwa pernyataan Bobby tersebut arogan.

KontraS juga mendesak Bobby untuk minta maaf atas pernyataan tersebut.

Pernyataan Bobby yang meminta polisi menembak mati begal itu dinilai KontraS abai terhadap hak asasi manusia (HAM).

Menurut KontraS, hal yang diucapkan Bobby itu seolah-olah mendukung kepolisian untuk melakukan tindakan sewenang-wenang.

KontraS menegaskan bahwa Bobby adalah seorang kepala daerah yang memimpin warga sipil dan sudah seharusnya berperan dalam melindungi dan mengayomi.

Sudah sepantasnya Bobby dapat mendukung penegakan hukum sesuai perundang-undangan dan prinsip HAM.

Baca: Komunitas LGBT se-ASEAN Akan Gelar Kumpul Bareng di Jakarta, Polda Metro: Belum Ada yang Ajukan Izin

"Wali Kota Medan seharusnya mendukung penegakan hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip HAM bukannya secara serampangan mengeluarkan pernyaatan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM," bunyi rilis pers KontraS, dikutip pada Rabu, 12 Juli 2023.

KontraS menjelaskan ada standar tertulis dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009, mengatur tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.

Pernyataan Bobby untuk tembak mati begal dinilainya berpotensi menimpulkan pelanggaran HAM.

"Perlu digarisbawahi bahwa para 'begal' juga merupakan warga negara yang memiliki hak untuk memperoleh proses hukum secara adil dan oleh Perkap Nomor 8 Tahun 2009 secara tegas diatur bahwa anggota Polri harus menjamin hak setiap orang untuk diadili melalui proses peradilan yang bebas dan tidak memihak," kata KontraS.

Diketahui, Wali Kota Medan Bobby Nasution geram dengan kejahatan begal yang kerap terjadi di wilayahnya.

Baca: Tiru Kata-kata Jokowi, Anies Baswedan soal Renovasi JIS: Saya Enggak Cawe-cawe

Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu meminta aparat penegak hukum bertindak tegas.

"Kejahatan begal dan geng motor saat ini sudah sangat mengkhawatirkan masyarakat dan harus ditindak tegas, apalagi para pelaku yang sudah melakukan aksi tersebut berulang kali," tulis Bobby di akun Instagram pribadinya, Jumat (7/7/2023).

Bobby bahkan tak segan meminta aparat kepolisian bila perlu para begal tersebut ditembak mati.

"Saya harap pihak kepolisian lebih tegas untuk menindak para pelaku di lapangan, walaupun harus ditembak mati," kata dia.

(tribunnewswiki.com/tribunnews.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved