Ganjar Disebut Bisa Menang 1 Putaran jika Elektabilitasnya di Atas 50 Persen, Cawapres Berperan

Pengamat politik Fadhli Harahab mengatakan target ini sangat mungkin dicapai oleh Ganjar.


zoom-inlihat foto
ISTANA-KEiPRESIDENANAGUS-SUPARTO.jpg
ISTANA KEPRESIDENAN/AGUS SUPARTO
Dari kiri ke kanan, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani, Presiden Joko widodo, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri, Bakal Calon Presiden dari PDI-P, Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDI-P Prananda Prabowo berfoto bersama seusai pengumuman bakal capres PDI-P yang dilaksanakan di Istana Batutulis, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bakal calon presiden (bacapres) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, disebut bisa menang satu putaran jika elektabilitasnya di atas 50 persen.

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (SUDRA), Fadhli Harahab, mengatakan target itu sangat mungkin dicapai oleh Ganjar.

Menurut Fadhli, hal itu karena hingga kini belum ada bacapres yang sangat unggul. Di samping itu, kenaikan elektabilitas juga bergantung pada sosok bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar.

"Potensi kenaikan, tergantung siapa cawapres yang akan diusung dan gagasan besar apa yang akan diperjuangkan. Perlu digarisbawahi, gagasan itu perlu disosialisasikan secara massif," kata Fadhli hari Selasa, (4/7/2023), dikutip dari Tribunnews.

Fadhli juga berujar bahwa sebagian besar swing voters yang belum memutuskan pilihan mereka tergolong ke dalam pemilih rasional dan generasi milenial. Akan tetapi, demi mendapat perhatian swing voters, Ganjar tidak cukup hanya "blusukan".

"Strategi dengan terjun langsung dan memberi solusi konkret, saya kira paling ampuh untuk menggaet massa mengambang. Jadi tidak sekedar blusukan, salaman, pidato, lambai tangan, terus pulang. Kasih solusi atas persoalan mereka. Selesai itu," kata dia menjelaskan.

Baca: Relawan Ganjar Bantah Kontrak Politik Ganjar dengan PDIP hingga Isu Jokowi Dukung Prabowo

Baca: Melihat Kekayaan Ganjar, Anies, & Prabowo yang Jadi Bakal Capres, Harta Menhan Jauh di Atas

Menurut Fadhli, Ganjar juga perlu memahami masalah dihadapi masyarakat. Komunikasi yang bagus serta efektif turut diperlukan sehingga Ganjar bisa dekat dengan masyarakat dari beraga, sektor.

"GP (Ganjar Pranowo) harus merasa seperti petani, ke pedagang harus jadi pedagang. Ke pengusaha harus merasa jadi pengusaha, ke buruh juga seperti itu, ke milenial juga harus merasa seperti mereka. Sehingga terjalin kedekatan dan timbul kepercayaan, untuk dapat menyelesaikan persoalan mereka."

Dukungan kepada Ganjar pada kontestasi tahun depan makin kuat. Berdasarkan hasil survei Populi Center, elektabilitas Ganjar mencapai 35,8 persen. Adapun menurut Algoritma Research & Consulting, elektabilitasnya 29,3 persen, sedangkan SMRC 37,9 persen.

Pada acara peringatan bulan Bung Karno beberapa waktu lalu Ganjar mengimbau para kader partai berlambang banteng itu, dari seluruh tingkatan, untuk berjuang memenangkan PDIP dalam pesta demokrasi 2024.

Baca: Lewat Pantun, Sekjen PDIP Hasto Sebut Ridwan Kamil Jadi Bakal Cawapres Ganjar

Baca: PREDIKSI Ganjar Pranowo: Calon yang akan Maju Pilpres 2024 Cuma 2 Orang, Sosok Ini akan Tersingkir ?

Ganjar berujar bahwa mimpi Bung Karno harus diwujudkan. Selain itu, program Presiden Jokowi harus diteruskan.

Dia mengklaim Jokowi sudah berhasul mewujudkan mimpi Bung Karno dengan membangun beberapa infrastruktur yang hebat hingga memindahkan ibu kota negara.

"Pak Jokowi mewujudkan itu. Infrastruktur yang hebat, IKN yang tidak hanya memindahkan tempat dan ibu kota tapi membuka mindset, mengubah mindset sebagai negara maju. Termasuk hilirisasi industri yang akhirnya kita diperhitungkan dunia," kata Ganjar.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved