TRIBUNNEWSWIKI.COM - Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Irjen Pol Suntana resmi naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga alias Komjen.
Dua alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988 itu dilantik menjadi Komjen di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu, 14 Juni 2023.
Adapun pelantikan tersebut dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Ada 11 perwira tinggi Polri yang melaksankan upacara kenaikan pangkat," kata Asisten SM Kapolri, Irjen Dedi prasetyo, Kamis, 15 Juni 2023.
Lantas, seperti apa sosok kedua jenderal bintang 3 ini? Berikut TribunnewsWiki sajikan profilnya.
Profil Rudy Sufahriadi
Komjen Rudy Sufahriadi adalah Pati Polri yang menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.
Sebelum itu, ia terlebih dahulu menduduki posisi sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.
Baca: Profil 3 Jenderal Pangkat Komjen yang Potensi Gantikan Wakapolri Gatot Eddy, Ada Agus hingga Dofiri
Jenderal yang berpengalaman di dalam bidang Brimob ini lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada tanggal 23 Agustus 1965.
Rudy merupakan lulusan Akpol tahun 1988.
Ia memiliki istri yang bernama Ny. Luly Rudy Sufahriadi.
Nama lengkapnya adalah Komjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi.
Karier Irjen Rudy telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya.
Jenderal asal Cimahi ini tercatat pernah menjabat Komandan Peleton Brimob Kie 516 Kelapa Dua (1988), Komandan Kompi Brimob Kie 5994 Kelapa Dua (1992), Kepala Unit Reserse Brimob Direktorat Serse Polda Metro Jaya (1997), Komandan Batalyon A Satuan Brimob Polda Papua (2000), Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Maluku (2001), dan Wakil Kepala Satuan I Gegana Korps Brimob Polri (2004).
Selain itu, ia juga sempat menduduki posisi sebagai Kepala Kepolisian Resor Poso (2005), Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2007), Kepala Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya (2007), Kepala Kepolisian, Resor Metro Jakarta Utara (2009), Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri (2010), dan Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (2010).
Baca: Polisi Resmi Tetapkan Satu Perwira Polisi sebagai Tersangka Kasus Perkosaan Anak di Parimo
Karier Rudy makin cemerlang setelah ia diangkat menjadi Kapolda Sulteng pada tahun 2016.
Pada tahun 2018, ia didapuk menjadi Komandan Korps Brimob Polri.
Setelah itu ia ditunjuk menjadi Asisten Operasi Kapolri pada tahun 2019.
Pada tahun yang sama, ia diamanahkan untuk menjabat sebagai Kapolda Jabar.
Rudy kemudian dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar dan dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri pada tahun 2020.
Pada tahun 2021, ia kembali dipercaya untuk menduduki kursi kepemimpinan Kapolda Sulawesi Tengah.
Sepanjang kariernya, Irjen Rudy telah menangani berbagai kasus besar di tanah air, di antaranya mutilasi 3 siswi Kristen Poso (2005), operasi anti-teror Bareskrim Poso (2005—2007), Operasi Tinombala (2016—2018), dan Operasi Madago Raya (2021).
Baca: Irjen Pol. (Purn.) Jaya Subriyanto
Rudy juga pernah ditembak dari jarak dekat oleh orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor RX King pada tahun 2006.
Peristiwa itu terjadi ketika Rudy selesai melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Raya Poso.
Beruntung, Rudy yang sigap berhasil menghindari tembakan itu.
Irjen Rudy juga pernah dicopot jabatannya sebagai Kapolda Jabar karena tidak melaksanakan perintah untuk menegakkan prokes pandemi Covid-19 pada 2020.
Profil Suntana
Komisaris Jenderal Polisi Suntana merupakan Pati Polri yang menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara.
Suntana lahir di Jakarta pada tanggal 2 Juni 1966.
Ia merupakan lulusan Aakpol tahun 1988.
Nama lengkapnya adalah Komjen Pol. Drs. Suntana, M.Si.
Kariernya sudah malang melintang di dalam Korps Bhayangkara.
Suntana tercatat pernah menjabat sebagai Kapolresta Tasikmalaya (2007), Kapolres Bogor (2008), Wadirintelkam Polda Metro Jaya (2009), Dirpamobvit Polda Metro Jaya (2010), dan Kapolres Metro Jakarta Barat (2012).
Selain itu, Suntana juga perah menduduki posisi sebagai Anjak Madya Bidang Ekonomi Baintelkam Polri (2013), Kabagbinfung Rorenmin Baintelkam Polri (2014), Dirintelkam Polda Metro Jaya (2015), dan Kabidyanmas Baintelkam Polri (2016).
Tak sampai di situ, jenderal asal Jakarta ini juga sempat menjabat sebagai Dirkamneg Baintelkam Polri (2016), Wakapolda Metro Jaya (2016), dan Deputi VI Bidang Intelijen Siber BIN (2017).
Kariernya makin cemerlang setelah ia didapuk menjabat sebagai Kapolda Lampung pada tahun 2018.
Pada tahun yang sama, ia diamanahkan untuk menjabat sebagai Wakabaintelkam Polri.
Setelah itu, ia diangkat menjadi Kapolda Jawa Barat pada tahun 2021.
Pada tahun 2023, Suntana dipromosikan menjadi jenderal bintang tiga dan ditugaskan menjadi Wakil Kepala BSSN.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini