TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tak sedikit jenderal TNI-Polri menjadi pendukung Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo mengaku berterima kasih mendapatkan dukungan dari banyak purnawirawan jenderal TNI dan Polri.
Dia juga mengingatkan anggota Relawan Gapura Nusantara memahami kesepakatan bangsa dan negara menjaga kerukunan.
“Banyak jenderal yang mendukung, tentu saya merasa bangga menyampaikan terima kasih atas dukungannya,” kata Ganjar, dilansir Kompas.
Berikut adalah sebagian deret jenderal TNI yang menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo.
1. Eks KSAL, Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh
2. Eks KSAU, Marsekal (Purn) Agus Supriatna
3. Mayjen TNI (Purn) Tulus
4. Eks Sekjen Kementerian Pertahanan, Laksdya TNI (Purn) Agus Setiadji
5. Eks Kepala BNPB, Letjen TNI (Purn) Ganip Warsito
Baca: PROFIL Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke-5 Indonesia yang Ngaku Sebagai Perempuan Terkuat di Dunia
Baca: Perindo, Hanura, dan PPP Resmi Dukung Ganjar, Bagaimana dengan PSI?
6. Laksda Gofar Suwarno
7. Marsdya TNI (Purn) Eris Heryanto
8. Marsdya TNI (Purn) Dede Rusamsi
9. Laksdya (Purn) Mudjito
10. Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin
11. Letjen TNI (Purn) Yoedhi Swastono
12. Laskdya TNI (Purn) Desi A. Mamahit
13. Laksda Surya Wiranto
14. Laksma TNI (Purn) Chrisna M Paat
15. Laksda TNI (Purn) Sambudiyono
16. Laksda TNI (Purn) Iskandar Sitompul
17. Laksma TNI (Purn) Dwi Nugroho
18. Marsma TNI (Purn) Badarmanto
19. Mayjen TNI Mar (Purn) Chaidier P
20. Marsda TNI (Purn) Sunarbowo
21. Mayjen TNI Mar (Purn) IK Suardana
22. Laksda TNI (Purn) FX Agus Susilo
23. Laksma TNI (Purn) J. Judiono
24. Laksma TNI (Purn) Widen
25. Brigjen TNI Pol (Purn) Bambang W Peters
Sementara, deret purnawirawan jenderal polisi yang bergabung mendukung Ganjar dalam organisasi ini antara lain:
1. Irjen Pol (Purn) Sambudiyono
2. Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing
3. Komjen Pol (Purn) M. Nurdin
4. Irjen Pol (Purn) Fakhrizal
Sebelumnya telah diberitakan, sejumlah purnawirawan TNI-Polri merapat memberikan dukungan ke Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (Capres) yang diusung PDI-P dan PPP.
Para jenderal itu tergabung dalam organisasi Relawan Ganjar Punya Rakyat (Gapura) Nusantara. Deklarasi dibacakan hari ini di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ketua Pembina Relawan Gapura, Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh menilai Ganjar menjadi sosok pilihan karena dinilai bisa melanjutkan kepemimpinan Joko Widodo.
“Kita optimis Ganjar Pranowo menang Pilpres 2024,” ujar Bernard, Sabtu (10/6/2023).
Adapun Bernard merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) periode 2002-2005.
Kompas.com telah mengkonfirmasi Ketua Umum Relawan Gapura Nusantara, Laksdya TNI (Purn) Agus Setiadji.
“Itu baru pengurus inti ya, purnawirawan yang lain banyak sekali,” kata Agus saat dihubungi.
Bernard mengatakan, pihaknya telah mendiskusikan secara mendalam sebelum akhirnya memilih mendukung Ganjar sebagai bakal Capres 2024.
Ia dinilai bisa meneruskan kepemimpinan Presiden Joko Widodo baik di bidang pembangunan, menangani radikalisme, terorisme dan intoleransi.
“Melihat rekam jejak dari tokoh-tokoh dan bisa menjadi leader disebut yang paling memenuhi syarat adalah Bapak Ganjar Pranowo,” kata Bernard dalam sambutannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023), seperti dikutip dari Kompas.
Menurut Bernard, jumlah anggota Relawan Gapura Nusantara mencapai 1.200 orang. Mereka tersebar di Bali, Bandung, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Lampung, dan lainnya.
Bernard mengaku semakin yakin bahwa Ganjar merupakan bakal capres yang cocok dan akan duduk sebagai Presiden RI ke-8 karena kader PDI-P tersebut tidak mau mengkorupsi waktu.
Ganjar diketahui hanya melakukan safari politik ketika hari libur atau tanggal merah.
“Kita optimis Ganjar Pranowo menang Pilpres 2024,” ujar Bernard.
Baca: Viral Megawati Ngaku Berjuluk Perempuan Terkuat di Dunia, Mega: Apa yang Kurang Saya ?
Baca: AHY Masuk Radar Cawapres Ganjar, PDI-P : Upaya Merajut Kebersamaan
Bakal calon presiden (capres) Pemilu 2024 Ganjar Pranowo semakin di atas angin. Pasalnya, dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah itu maju ke panggung pemilu presiden (pilpres) kian bertambah.
Setelah PDI Perjuangan resmi mengumumkan Ganjar sebagai bakal capres yang akan mereka usung, satu per satu partai poilik ikut menyatakan dukungan.
Setidaknya, hingga kini lima partai politik telah resmi mendukung Ganjar. Kelimanya, sebagian merupakan partai politik Parlemen, sebagian lagi non Parlemen. Siapa saja?
1. PDI-P
PDI-P mendeklarasikan Ganjar sebagai capres tepat pada 21 April 2023. Namanya diumumkan langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
“Pada jam 13.45, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai, untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” kata Megawati di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).
Menyambut tugas barunya itu, Ganjar, yang juga hadir dalam momen deklarasi tersebut menyatakan akan berjuang sebaik-baiknya pada Pilpres 2024.
“Dengan mengucap Bismillahhirrahmanirrahim, insya Allah kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ganjar bilang, ini bukan pertama kali dirinya mendapat tugas dari partai. Dia pernah ditugaskan untuk ikut serta membentuk Badan Penanggulangan Bencana dan Departemen Otonomi Daerah.
Selanjutnya, dia pernah ditugaskan sebagai anggota DPR RI dua periode. Lalu, sebagai Gubernur Jawa Tengah sejak 2013 hingga saat ini.
Meski menjadi bakal capres merupakan tugas berat, Ganjar berjanji akan berupaya semaksimal mungkin.
“Dan hari ini Ibu (Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P) memberikan amanah kepada saya yang jauh lebih berat. Mudah-mudahan saya mampu, insya Allah saya akan terus berjuang dengan baik untuk itu, sebagai calon presiden Republik Indonesia,” ucapnya.
2. PPP
Pencapresan Ganjar juga mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dukungan itu diputuskan lewat musyawarah dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP yang digelar selama tiga hari di Yogyakarta, 23-25 April 2023.
“Setelah melalui musyawarah dan diskusi yang mendalam, dengan mengucap bismillahhirrahmanirrahim, Partai Persatuan Pembangunan memutuskan Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden Republik Indonesia pada Pilpres tahun 2024 yang akan datang” kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Mardiono di Yogyakarta, Rabu (26/4/2023).
PPP menyatakan, ada sejumlah alasan yang mendasari partainya pada akhirnya mendukung Ganjar. Pertama, PPP ingin melanjutkan dukungan politik terhadap mantan anggota DPR RI itu.
"Dukungan serupa telah pernah diberikan oleh PPP, yakni pada Pilkada Jateng 2018. PPP telah mengantarkan beliau menjadi Gubernur Jateng yang berpasangan dengan kader PPP Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin)," ujar Mardiono.
Kedua, PPP ingin menitipkan politik amar ma'ruf nahi munkar kepada Ganjar untuk diimplementasikan dalam tatanan politik pemerintahan pada masa mendatang, melalui prinsip-prinsip politik religius.
"Sebab, PPP yakin seyakin-yakinnya bahwa dengan kultur yang berasal dari keluarga NU, beliau pasti memiliki visi yang hampir sama dengan PPP," kata Mardiono.
Alasan ketiga, PPP memandang bahwa kapasitas, integritas, dan akseptabilitas Ganjar sangat layak menduduki posisi sebagai pemimpin bangsa. PPP juga melihat popularitas dan elektabiltas Ganjar sebagai politisi selalu di urutan atas.
Keempat, Mardiono menyebut bahwa secara historis, Ganjar tidak dapat dipisahkan dari PPP. Mertua Ganjar, Amhad Musadik, pernah menjabat sebagai Ketua DPC PPP pada 1973-1991.
Selain itu, pernah juga selama 5 periode menjabat anggota DPRD kabupaten dan satu periode anggota MPR RI dari PPP.
"Hingga saat ini rumah mertua Beliau juga masih digunakan sebagai kantor DPC PPP di Kabupaten Purbalingga," ujar Mardiono.
Alasan lainnya, berdasarkan mandat yang diberikan forum Rapimnas V, PPP berusaha melakukan komunikasi dan langkah-langkah maksimal, mendorong agar kader PPP dapat dipasangkan sebagai bakal calon presiden pendamping Ganjar.
"Ini saya tekankan karena ini amanat dari konstitusi PPP. Keinginan ini bukan harapan berlebihan, mengingat Hamzah Haz pernah jadi Wapres mendampingi Megawati (Soekarnoputri)," tutur Mardiono.
3. PSI
Setengah tahun sebelum PDI-P mengumumkan Ganjar sebagai bakal capres, tepatnya awal Oktober 2022, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah lebih dulu menyatakan dukungan buat orang nomor satu di Jawa Tengah itu.
Menurut PSI, nama Ganjar terpilih melalui forum Rembuk Rakyat yang diselenggarakan PSI sejak akhir Februari 2022. Forum tersebut memfasilitasi pertemuan dewan pimpinan pusat dan pengurus daerah PSI dengan para tokoh di daerah guna menjaring kandidat capres yang berkomitmen melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Dari hasil Rembuk Rakyat itu, kami mengumumkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia akan mencalonkan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PSI di tahun 2024," kata Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, dalam konferensi pers, Senin (3/10/2022).
PSI menyebut, ada 9 nama kandidat capres yang muncul dari hasil Rembuk Rakyat, di antaranya, nama Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Dari sejumlah nama, Ganjar dinilai sebagai sosok terbaik karena punya visi kebangsaan yang sama dengan yang selama ini diperjuangkan oleh PSI.
"Selain itu PSI juga melihat Mas Ganjar sebagai sosok paling pas untuk melanjutkan kerja-kerja yang selama ini sudah dilakukan Pak Jokowi dalam memajukan Indonesia," ujar Grace.
PSI juga menilai bahwa Ganjar merupakan politisi yang merakyat serta mengerti aspirasi dan pola komunikasi kaum muda, terbukti dari cara dia mengoptimalkan penggunaan media sosial.
"Meskipun memang Mas Ganjar bukan kader PSI, tetapi PSI berkomitmen mendukung kandidat terbaik," tutur Grace.
4. Hanura
Sementara, sehari setelah PDI-P mendeklarasikan Ganjar sebagai bakal capres atau 22 April 2023, Partai Hanura menyatakan dukungan. Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa OSO, menilai, keputusan PDI-P menunjuk Ganjar sebagai capres sudah tepat.
"Saya sepakat, kita, saya, partai saya, Partai Hanura Republik Indonesia dengan seluruh perangkatnya, dengan zoom tadi malam, pada jam 5 sore, kita memutuskan bersama seluruh cabang-cabang yang ada di Indonesia ini, DPD-DPD di seluruh Indonesia menyatakan sepakat untuk mendukung Ganjar Pranowo," kata OSO di kediamannya, Setiabudi, Jakarta, Sabtu (22/4/2023).
Menurut OSO, Ganjar adalah sosok yang berpihak kepada daerah. Dia berpendapat, jika daerah makmur, maka negara akan semakin makmur.
"Saya melihat adalah kepentingan bangsa lebih diutamakan dalam meneruskan pola sistem yang betul-betul berpihak kepada daerah, karena tagline partai saya adalah berpihak kepada daerah. Sebab daerah makmur, baru ada Indonesia makmur, bukan Jakarta makmur artinya Indonesia makmur," ujarnya.
OSO pun menyebut, peluang Ganjar menjadi Presiden Indonesia selanjutnya sangat besar. Sebab, menurutnya, Ganjar punya latar belakang nasionalis dan memiliki banyak suara di Pulau Jawa.
"Ya maaf ya. Satu, dia orang Jawa. Kedua, memang suara itu adanya di Jawa ya. Tapi kalau kita bicara soal begini kan enggak baik, tapi itulah situasinya. Kan dia punya kans yang paling menjanjikan karena nasionalis," kata OSO.
OSO menambahkan, jajaran partainya di daerah akan melakukan sosialisasi untuk mendukung Ganjar sebagai capres. Dia bahkan membuka peluang partainya untuk membentuk tim pemenangan Ganjar pada pilpres mendatang.
"Itu bisa saja karena tanpa dibikin pun kita sudah koordinasi dengan seluruh DPD dari kemarin. Kan mereka serempak menyambut itu dan bukan saya yang minta dan mereka serempak menyambut itu dan bukan saya yang minta," tutur OSO.
5. Perindo
Terbaru, giliran Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyatakan dukungan buat Ganjar. Perindo resmi mendukung Ganjar usai menandatangani kerja sama politik dengan PDI-P pada Jumat (9/6/2023).
Perjanjian politik tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
"Kerja sama politik ini adalah kerja sama dalam kaitannya pilpres. Untuk mengusung Bapak Ganjar Pranowo memenangkan sebagai Presiden Republik Indonesia 2024," kata Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Jumat (9/6/2023).
Menurut Hary Tanoe, ada tiga alasan yang mendasari Perindo mendukung Ganjar. Pertama, Perindo menilai, PDI-P merupakan partai yang saat ini paling siap menghadapi kontestasi pemilu.
Dia memastikan, kerja sama politik antara Perindo dan PDI-P mencakup semua kontestasi Pemilu 2024, baik pemilihan presiden maupun pemilihan anggota legislatif.
"Ada yang tanya sama saya, kenapa kok milih PDI-P? Yang pertama, alasannya adalah karena PDI-P adalah partai yang sudah siap, telah memenuhi presidential threshold 20 persen," ujar Hary Tanoe.
Alasan kedua, Hary Tanoe menyebut, Perindo dan PDI-P sama-sama menjunjung tinggi ideologi Pancasila dalam berpolitik.
Ketiga, Perindo mendukung Ganjar karena politisi PDI-P tersebut sangat diterima masyarakat. Selain itu, Ganjar sudah sepakat untuk melanjutkan pembangunan yang selama ini sudah dijalankan dengan baik oleh Presiden Jokowi.
"Membangun suatu bangsa perlu kesinambungan, tidak boleh memulai dari nol lagi. Dan itulah yang nanti akan dijalankan oleh Bapak Ganjar Pranowo. Sekiranya beliau bisa menjadi Presiden RI tahun 2024," kata Hary Tanoe.
(TRIBUNNEWSWIKI)