Politik

AHY Masuk Dalam Bursa Cawapres Ganjar Pranowo, Pengamat Sebut Iman Demokrat Bisa Goyah

Ketum Partai Demokrat, AHY, masuk dalam bursa cawapres Ganjar Pranowo. Padahal, ia digadang-gadang akan mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.


zoom-inlihat foto
Ketua-Umum-Partai-Demokrat-77.jpg
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Partai Umum (ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk dalam kandidat calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Namun, pengamat politik Arifki Chaniago menilai munculnya nama AHY justru ujian bagi Partai Demokrat.

Partai Demokrat, lanjut pria yang juga merupakan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic ini bisa saja goyah setelah tidak adanya kepastian posisi AHY sebagai cawapres dari bakal capres yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem), Anies Baswedan.

“Iman politik Partai Demokrat bisa saja goyah jika AHY gagal menjadi cawapres Anies Baswedan. Potensi tersebut dibaca oleh PDIP dengan terang benderangnya AHY disebut sebagai salah satu figur cawapres Ganjar,” kata Arifki dalam keterangannya, Kamis (8/6/2023).

Baca: AHY Masuk Bursa Cawapres Ganjar Pranowo, Demokrat Beri Tanggapan

“Meskipun nama AHY tidak satu-satunya disebut oleh PDIP, tentu Partai Demokrat merasa daya tawar politiknya tinggi dengan adanya koalisi lain yang tertarik dengan AHY,” bebernya.

Arifki menjelaskan secara elektoral Partai Demokrat diuntungkan jika berada dalam barisan pendukung Anies Baswedan.

Sayangnya, Partai Demokrat enggan memberikan dukungan terhadap Anies sebagai capres jika tidak ada garansi AHY sebagai cawapres.

Menurutnya Partai Demokrat tidak hanya menginginkan suara partai naik, tetapi juga hendak mengantarkan pangeran Cikeas sebagai orang nomor dua di republik ini.

Baca: Puan Ungkap Kandidat Cawapres Ganjar, Dari AHY Hingga Mahfud MD

“Partai Demokrat sudah menjadi partai oposisi selama pemerintahan Jokowi. Makanya, pada Pilpres 2024 Demokrat tidak ingin lagi menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan berusaha mendapatkan peluang sebesar-besarnya. Baik untuk partainya atau pun AHY," jelas dia.

Arifki juga menambahkan Partai Demokrat bisa saja melakukan manuver politik guna memastikan kursi cawapres untuk AHY dengan mulai mendekat ke partai lain yang berani memberikan garansi kursi cawapres.

Terlebih koalisi Perubahan untuk Persatuan tidak dapat berbuat banyak jika Partai Demokrat keluar dari koalisi.

Namun jika itu terjadi, dapat dipastikan Anies kehilangan tiket untuk bisa maju sebagai cawapres.

Baca: PDIP Tanggapi Jika Kaesang Gabung ke Partai Lain: Ya Monggo

“Anies tentu butuh tiket dari Demokrat untuk maju sebagai capres. Namun, untuk bisa bersaing dengan Prabowo dan Ganjar sepertinya Anies butuh cawapres yang lebih kuat."

“Negosiasi tiket Anies dan kepastian cawapres bakal terus rumit jika ketidakpastian itu digoda oleh partai di luar koalisi perubahan dan persatuan”, tuturnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Gending Sriwijaya (2013)

    Gending Sriwijaya adalah sebuah film drama laga kolosal
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved