Regional

Viral Badan Bayi Melepuh Usai Diberi Obat Racikan Bidan di Lampung, Dinkes Buka Suara

Seorang bidan di Lampung bernama Citra Baiduri tidak diberi sanksi usai memberikan obat racikan yang menyebabkan badan bayi melepuh.


zoom-inlihat foto
2121-Bidan-Lampung.jpg
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Seorang bidan di Lampung bernama Citra Baiduri tidak diberi sanksi usai memberikan obat racikan yang menyebabkan badan bayi melepuh.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bidan di Lampung bernama Citra Baiduri mendapat sorotan publik karena memberi obat racikan kepada bayi berumur enam bulan yang menyebabkan badannya melepuh.

Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung justru tidak menjatuhkan sanksi terhadap sang bidan.

Dinkes hanya memberikan teguran tertulis kepada praktik mandiri bidan (PMB) Citra Baiduri.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Desti Megaputri juga mengatakan seluruh nakes akan diberikan surat edaran (SE) agar menaati semua aturan yang berlaku.

"Selain mendapatkan teguran tertulis dari kami, kepada para tenaga kesehatan (nakes)
akan diberikan surat edaran (SE) agar mentaati semua aturan yang berlaku," kata Plt Kadiskes Bandar Lampung Desti Megaputri seperti dikutip dari Tribun Lampung, Senin (5/6/2023).

Dia menuturkan Citra Baiduri diharapkan lebih berhati-hati lagi dalam bekerja.

Baca: Viral Suami Bunuh Istri di Tulangbawang Lampung, Pelaku Sakit Hati karena Korban Nikah Siri

"Kami akan bekerja sama dengan IBI Bandar Lampung untuk melakukan pembinaan kepada sekitar 150an bidan secara menyuruh dengan seluruh praktik mandiri bidan (pmb)," imbuhnya.

Diskes Bandar Lampung turun ke lokasi praktik bersama dengan IBI Bandar Lampung mengecek kondisi bidan Citra tersebut.

"Kami ke depan Diskes Bandar Lampung bersama dengan IBI akan mengingatkan kembali cara bekerja," beber Desti.

Pihak Dinkes juga melalukan pembinaan kepada PMB jika memang dibutuhkan.

Saat ditanya apakah ada sanksinya kepada bidan Citra tersebut, Desti mengatakan, tidak ada sanksinya.

Baca: Viral Video Warga di Bengkalis Riau Berebut Daging Ilegal di Tempat Sampah

"Saya tidak bisa judge bidan itu benar atau salah, secara klinis menurut dokter apa yang dilakukan bidan itu sudah benar," terangnya.

Desti mengatakan, setiap orang punya alergi dan mungkin waktu itu belum muncul, sekarang muncul.

"Kalau urutannya dari kejadian yang saya pelajari, dokter bilang kalau itu tandanya diobati seperti itu dan anak itu kata dokter ada alergi," ujar dia.

Dia menambahkan bidan Citra Baiduri telah melakukan terapi kepada bayi RAP itu sudah benar, tetapi bayi tersebut ada alergi.

Baca: Pelatih Silat di Klaten Inisial ZR Tendang Siswa hingga Tewas, Tapi Tersangka Tak Kunjung Ditahan

"Kami akan memberikan pembinaan mulai dari memberikan aturan hingga tata cara praktik atau dari segi keprofesian bidan," kata dia.

Pihaknya pun melihat perizinan sang bidan memang sudah lengkap dan kejadian tersebut tidak bisa disalahkan.

"Jadi ke depan akan antisipasi kepada seluruh pmb dilakukan pembinaan agar kejadian yang tidak diinginkan tak terjadi," beber Desti.

Dia menambahkan bidan Citra Baiduri memiliki izin dan termasuk persyaratannya juga lengkap.

Badan bayi melepuh

Bayi berinisial RAP berumur enam bulan mengalami badan melepuh diduga pasca diberikan obat racikan salah satu bidan jaga di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

Erma Yanti (31) ibu dari bayi RAP mengatakan, bayinya berumur enam bulan sebelum melepuh memang sakit panas.

Baca: VIRAL Pasangan Remaja Pria Digerebek Warga saat Berduaan di Tempat Gelap, Pakai Hijab Ngaku Wanita

"Kalau saya mendatangi tempat bidan di dekat rumah karena itu ingin anak saya sembuh. Tapi kenapa pasca saya berobat ke bidan tersebut dan diberikan obat racikan kenapa badan anak saya melepuh," kata Erma Yanti (31) warga Kemiling ibu bayi RAP.

Dia mengungkapkan anaknya tersebut awalnya sakit panas dan juga dirasakan muntah-muntah.

"Anak saya itu seperti sakit campak dan alergi, makanya saya bawa ke bidan di daerah Kemiling," kata Erma Yanti.

Bayi RAP ini sakitnya sejak dua hari yang lalu dan anaknya ini sampai sekarang rewel.

"Jadi anak saya ini sakitnya seperti ruam, karena badan dan kulitnya anak kami ini sensitif," kata Erma.

Erma mengatakan, bayinya tersebut kulitnya merah.

"Kami ingin berobat agar sembuh tetapi kenapa makin parah," kata Erma.

"Obat racikan tersebut bisa digunakan dicampur dengan air dan setelah itu diminumkan kepada anak saya," kata Erma.

Bidan jaga tersebut mendiagnosa anaknya tersebut sakit campak.

"Anak saya didiagnosa dari bidan jaga itu sakit campak," imbuhnya.

Anaknya selain panas badannya, terdapat juga bibirnya pecah-pecah.

"Badan anak saya melepuh semua kayak ada airnya, seperti terkena kayak air panas."

"Sudah dibawa ke dokter di daerah Telukbetung Selatan, didiagnosa alergi antibiotika,"

Lantaran itulah, Erma menduga adanya kesalahan dalam pemberian obat. 

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved