Jusuf Wanandi : Pertemuan Gibran dan Prabowo Hanya Omong Kosong

Jusuf Wanandi berpandangan, jika Gibran bukan anak dari Jokowi, maka tidak akan ada tokoh yang mendatanginya.


zoom-inlihat foto
2323-Gibran-dan-Prabowo.jpg
instagram @prabowo
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jusuf Wanandi menilai pertemuan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, serta sejumlah relawan baru-baru ini, hanya omong kosong.

Relawan Jokowi-Gibran memberikan dukungan usai Prabowo dan Gibran Rakabuming menggelar pertemuan empat mata di Angkringan Omah Semar, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (19/05/2023) malam.

“Acoording to me it is a nonsense (Menurut saya ini adalah omong kosong), ya omong kosong aja itu, kan lagi perkibulan aja yang disisakan di sana,” kata Jusuf dalam acara ROSI Kompas TV yang tayang pada Kamis (25/5/2023).

Jusuf mengatakan, pertemuan itu tidak menampilkan hal yang sebenarnya.

Kemudian tidak akan terlalu berdampak atau memiliki manfaat politik.

“Ndak ada yang benar itu kalau menurut saya. Jadi itu hanya kelihatan dari luar, bukan hal sebenarnya,” ujar Jusuf.

Selain itu, Jusuf menilai alasan sejumlah tokoh politik, termasuk Prabowo, mendatangi Gibran lantaran statusnya sebagai anak dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Dirinya berpandangan, jika Gibran bukan anak dari Jokowi, maka tidak akan ada tokoh yang mendatanginya.

“Tetapi karena dia anaknya Pak Jokowi, itu makanya dengan sendirinya mempunyai beberapa sifat-sifat atau pun beberapa tanda-tanda bahwa bisa memberi pengaruh terhadap Bapaknya. Saya rasa itu hal yang wajar,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, saat memperlihatkan kaus Relawan Gibran didampingi, Perwakilan Koordinator Relawan Gibran, Kuat Hermawan Santosa.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, saat memperlihatkan kaus Relawan Gibran didampingi, Perwakilan Koordinator Relawan Gibran, Kuat Hermawan Santosa. (KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati)

Jusuf menilai, ada potensi Gibran dimanfaatkan secara politik melalui pertemuan-pertemuannya dengan sejumlah tokoh.

“Ya tentu saja bisa (dimanfaatkan secara politik). Tapi saya ndak tahu ya hubungan keluarga dan sebagainya itu,” kata Jusuf.

Diberitakan, Gibran mengatakan kehadirannya di Angkringan Omah Semar, Solo, pada Jumat (19/5/2023), hanya sebagai Wali Kota Solo yang menjamu Menteri Pertahanan.

Gibran menepis adanya pembicaran mengenai pencalonan presiden dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Kemarin hanya makan malam saja. Kalau urusan pencapresan kan saya minggir ya," kata Gibran Rakabuming Raka, di Benteng Vastenberg Solo, Sabtu (20/5/2023).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved