TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala desa (Kades) di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, bernama Mulyono (50) menghembuskan napas terakhir saat bernyanyi bersama seorang biduan, Minggu (21/5/2023) malam.
Kejadian tersebut terekam kamera warga hingga viral di grup WhatsApp.
Kejadian bermula saat Mulyono tengah mengisi acara penyambutan kepulangan warganya yang lolos audisi dangdut di Jakarta.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ambulu, Edy Purnomo, membenarkan kejadian tersebut.
Dia menyebut kejadian nahas itu terjadi saat acara tasyakuran di Perumahan Bumi Ambulu Permai.
"Penyambutan warga yang lolos audisi nyanyi dangdut di MNC TV atau apa."
"Lalu disambut dengan nyanyi-nyanyi, tetapi masih mau nyanyi sama biduan tiba-tiba ambruk," ujarnya, Senin (22/5/2023), dilansir TribunJember.com.
Baca: Viral Kisah Wanita & Pria Sudah Cerai 44 Tahun Lalu Tapi Akhrinya Rujuk Kembali
Edy mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Usai ambruk, Mulyono langsung dibawa ke Klinik Harapan Ambulu oleh warga yang berada di lokasi kejadian.
Sayangnya karena keterbatasan fasilitas di klinik tidak mampu menangani kondisi Mulyono.
Hingga akhirnya, ia dilarikan ke Rumah Sakit Kaliwates, hingga dinyatakan meninggal dunia pada Senin (22/5/2023).
Dari hasil pemeriksaan, kata Edy, Mulyono diketahui menderita penyakit darah tinggi.
Baca: Viral Pengantin Nikah Pakai Mahar Tiket Coldplay, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Diduga, darah tingginya itu kambuh saat ia hendak bernyanyi dengan seorang biduan.
"Baru mau buka mulut, tiba-tiba ambruk dan tidak ada napasnya," sebutnya.
Terpisah, Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto, mengatakan Mulyono diduga kecapekan karena mengikuti sejumlah kegiatan di desanya.
Sejak Minggu siang, Mulyono mengikuti kegiatan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).
Kemudian, dia juga sempat menghadiri kegiatan lain sebelum akhirnya ke Kabupaten Banyuwangi untuk mengunjungi rumah keluarganya.
Baca: Viral Video Ayah Menangis di Pinggir Jalan Usai Dibentak Anaknya yang Wisuda, Ini Kronologinya
Namun, sepulang dari Banyuwangi, ia tak langsung beristirahat.
Dia malah mengikuti kegiatan penyambutan warganya yang lolos audisi dangdut di Jakarta.
"Kemungkinan Pak Kades capek, ketika diminta menyanyi beliau langsung drop dan meninggal dunia pagi ini," ujar Suhartanto, Senin, dikutip dari Kompas.com.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)