Viral Aksi Seorang Remaja Ludahi Spanduk Megawati, Orangtua Kini Minta Maaf

Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan seorang remaja asal Desa Boto, Kecamatan Bancak, Ungaran meludahi spanduk Megawati Soekarnoputri.


zoom-inlihat foto
Viral-aksi-remaja-ludahi-spanduk-Megawati-Soekarnoputri.jpg
Instagram @unikinfo_id
Kolase video viral remaja meludahi spanduk Megawati Soekarnoputri di Desa Boto, Kecamatan Bancak, Ungaran dan permintaan maaf dari pihak orangtua.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Baru-baru ini viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan seorang remaja meludahi spanduk Megawati Soekarnoputri.

Dalam video viral tersebut, seorang remaja terekam kamera dengan sengaja meludahi potret Megawati yang tercetak dalam spanduk.

Usai melakukan aksi tersebut, remaja itu terlihat tertawa terpingkal-pingkal.

Diketahui, seorang remaja perempuan tersebut berasal dari Desa Boto, Kecamatan Bancak, Ungaran.

Baca: Dari Megawati Hingga Jokowi Bakal Pidato Saat Peringatan Bulan Bung Karno di Stadion GBK

Baca: Ngaku Sibuk, Megawati Atur Waktu Bertemu Parpol Lain dengan PDIP: Gitu Kan Saya yang Pusing

Diketahui, spanduk yang diludahi tersebut merupakan spanduk milik Kepala Desa Boto Kecamatan Bancak, Sjaichul Hadi.

Tak hanya potret Megawati, dalam spanduk tersebut turut tercetak wajah Wakil Ketua DPR RI yakni Puan Maharani.

Video yang diunggah dan tersebar luas di sejumlah sosial media itu pun menarik perhatian masyarakat.

Para pendukung PDIP pun menuntut permintaan maaf terkait aksi seorang remaja yang viral tersebut.

Terkait hal tersebut, seorang perempuan yang mengaku sebagai orangtua dari remaja perempuan itu pun membuat video permintaan maaf yang salah satunya diunggah oleh akun instagram @unikinfo_id pada Selesa (9/5/2023) malam.

Dalam video tersebut, perempuan berhijab itu menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah pihak, seperti Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Soekarno, Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, dan Kades Boto, Sjaichul Hadi.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya selaku orangtua mewakili semua yang hadir di sini ingin menyampaikan permohonan minta maaf," ungkap seorang ibu dengan suara yang serak.

"Kepada yang pertama Almarhum Bapak Ir Soekarno, yang kedua ibu Hj Diah Permata Megawati Setiawati atau Megawati Soekarnoputri, ketiga ibu Puan Maharani, keempat Bapak Kades Sjaichul Hadi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya pun mengakui perbuatan anak tersebut tidak layak dilakukan dan dilihat. Tindakan tersebut pun diakuinya telah melanggar etika.

Baca: Kesal dengan Kasus Ferdy Sambo dan Achiruddin, Megawati Minta Semua Polisi Insaf: Arogan Banget, Ya

Baca: Puan Maharani Ngaku Tak Pernah Minta Jabatan ke Megawati, Sebut Capres PDI-P Tak Harus Dirinya

Selain itu, sang ibu mengaku menyesal dan mewakili anaknya berjanji tidak akan mengulangi kembali.

"Atas kejadian beredarnya video yang tidak layak dilakukan dan dilihat, karena tindakan tersebut menyangkut etika norma kesopanan. Dari lubuk hati yang paling dalam kami menyesal dengan adanya kejadian tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya," ungkap sang ibu.

"Dan saya selaku orangtua akan lebih waspada lagi dalam mendidik anak," jelasnya.

"Sekiranya permohonan minta maaf dari kami semoga diterima bapak dan ibu, dan memberikan kesempatan buat kami semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya lirih.

Bersamaan dengan video permintaan maaf dan klarifikasi itu, dirinya memohon kepada seluruh pihak untuk tidak lagi mengunggah video putrinya.

"Kami berharap dan memohon kepada siapapun jangan menyebarkan lagi terkait video tersebut, karena kami sangat menyesalinya, terima kasih, Wasalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh" ujarnya memohon.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul VIRAL Aksi Remaja Ludahi Spanduk Megawati, Tertawa Terpingkal Usai Ludahi Gambar Mantan Presiden





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved