Kronologi Teknisi Tewas Terjepit Lift di Kantor Gubernur Jateng

Seorang teknisi diduga tewas karena terjepit lift di Gedung E, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Senin (9/5/2023).


zoom-inlihat foto
Seorang-teknisi-lift-tewas-saat-melakukan-perawatan-lift-di-Kantor-Gubernur-Jateng.jpg
Tangkapan layar akun YouTube Kompas TV
Garis polisi terpasang menyusul tewasnya seorang teknisi lift atas nama Andrianus Ariwibowo (36) dalam kecelakaan kerja saat melakukan perawatan lift di Gedung E Kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (9/5/2023).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang teknisi bernama Andrianus Ariwibowo (36), diduga tewas karena kecelakaan kerja saat melakukan perawatan lift di Gedung E, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (9/5/2023) sore.

Korban tewas saat sedang menyelamatkan rekan kerjanya yang terjebak di dalam lift.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Donny Lumbantoruan mengatakan, bahwa korban AR terjepit saat lift yang sedang dirawat itu bergerak naik dari lantai 3 ke lantai 4.

Kejadian naas tersebut bermula ketia dua orang teknisi dari CV Parisa Abadi Cerah melakukan perawatan berkala terhadap dua lift yang berada di Gedung E Kantor Gubernur Jateng.

Kedua teknisi itu dibantu oleh seorang tenaga harian lepas di kantor gubernur Jateng.

Baca: Penampakan Tempat Asiah Terjatuh dari Lift Bandara Kualanamu, Ternyata Ada Celah 60 cm

Baca: Ambruknya Atap Margo City Mall Akibat Lift Barang Jatuh dari Lantai 3, 11 Orang Alami Luka-luka

Menurut rekan korban, kejadian bermula saat perbaikan lift di lantai 3, Gedung E Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Korban berada diantara pintu utama dan sangkar lift, tiba-tiba lift bergerak keatas sehingga tubuh korban terjepit dan terseret hingga di lantai 4. 

"Liftnya belum sampai level, dia mungkin terbentur pak, terjepit diantara pintu sangkarnya," kata Harista, saksi, rekan korban.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan mengatakan diduga ada kesalahpahaman komunikasi, lift yang masih dalam perbaikan, justru digunakan oleh orang selain teknisi.

"Terjadi trouble pada saat perawatan lift di Gedung E ini. Perawatan ini rutin dilakukan perbulan, dan ternyata berdasarkan keterangan dari saksi, ketika terjadi trouble mungkin terjadi miskomunikasi, " jelas Donny. 

"Masih didalami apa yang sedang dilakukan korban pada saat kejadian," lanjutnya.

Donny juga mengatakan, korban diduga mengalami luka parah pada bagian dada dan kepala.

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Polrestabes Semarang masih terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja yang menimpa teknisi tersebut. Sejumlah saksi juga telah diperiksa polisi.

Saat ini, lift di gedung E yang berada di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah itu dipasang garis polisi dan ditutup dengan meja guna penyelidikan dan perbaikan.

Baca: Kejatuhan Forklift di Tempat Kerja, Seorang Tukang Bangunan Kehilangan Separuh Badannya

Baca: Gerindra Jadi Parpol Pertama yang Terangan-terangan Ogah Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Mendapat perhatian dari Ganjar Pranowo

Kasus teknisi yang tewas di Kantor Gubernur Jawa Tengah itu mendapatkan perhatian dari Ganjar Pranowo, selaku Gubernur Jawa Tengah.

Ia menyebutkan hal ini telah diurus oleh Wakil Gubernur dan asurasinya sudah diruus oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Tentu saja ini soal keselamatan kerja menjadi catatan ya, sehingga SOP-SOP itu betul-betul musti diawasi, ujar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dikutip dari Kompas TV.

"Jadi saya minta semuanya untuk mengurus dan masuk langsung diberikan pak Wagub dan sudah kemarin mendampingi dari BPJS Ketenagakerjaan langsung meng-cover." tambahnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved