TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang ibu di Paraguay tega menjual putrinya sendiri seharga Rp180.000 agar bisa membeli narkoba.
Aurelia Salinas, nama ibu itu, membiarkan pengedar narkoba mengambil putrinya, Luz Maida, yang masih berusia 3 tahun demi mendapatkan imbalan 100.000 guarani atau sekitar Rp182.000.
Peristiwa itu terjadi di Pedro Juan Caballero, Paraguay.
Salinas diduga menukar anaknya dengan kokain. Semenjak itu, Luz Maida tidak pernah terlihat lagi.
Baca: Hud Filbert Diduga Beli Narkoba ke Sosok Follower, Kini Polisi Buru Pelaku
Baca: Hasnaeni Moein si Wanita Emas Laporkan Ketua KPU Atas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Tiba-tiba jasad Luz Maida ditemukan pada 22 April, terbungkus kemeja di atas tempat tidur di sebuah rumah kosong.
Rekaman CCTV menunjukkan Luz Maida dibawa pergi dari rumahnya oleh penjual narkoba. Dia ditukar dengan kokain oleh ibunya.
Pedagang narkoba tersebut terlihat membawa Luz Maida dengan satu tangan dan menamparnya dengan tangan lainnya karena anak itu mencoba melawan.
Penduduk setempat yang marah dilaporkan mencoba untuk menghukum ibunya, Aurelia Salinas, 42, saat dia ditangkap.
Awalnya Salinas justru memberi tahu polisi bahwa Luz Maida telah menghilang saat dia sedang tidur.
Namun, kemudian ia mengakui adanya pertukaran tersebut setelah polisi menemukan rekaman CCTV.
Pacarnya kemudian mengakui adanya pembunuhan tersebut, seperti dikabarkan oleh media setempat.
Hasil autopsi kemudian mengungkapkan bahwa Luz Maida juga telah mengalami pelecehan seksual.
Salinas, pacarnya, dan seorang remaja berusia 17 tahun yang diduga juga terkait dengan kejahatan tersebut ditangkap.
Menurut polisi, Salinas berada di bawah pengaruh obat-obatan dan tampak tidak peduli saat polisi mencari gadis itu.
Dilansir dari Mirror, lebih dari 300 penduduk setempat menghadiri pemakaman Luz dan beberapa tetangga kemudian membakar rumah tempat jenazahnya ditemukan.
Penyelidik mengatakan keluarga itu memiliki "sejarah tragedi."
Salinas memiliki tujuh anak lainnya, termasuk seorang gadis berusia 12 tahun yang diduga dibiarkan dilecehkan secara seksual oleh seorang pria berusia 30 tahun.
Kedua kasus tersebut saat ini sedang diselidiki.
(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)