Etilen Oksida

Etilen oksida ialah zat berbahaya dan beracun yang dapat meningkatkan risiko bahaya kesehatan seperti kanker serta masalah sistem saraf.


zoom-inlihat foto
44-Etilen-Oksida.jpg
Wikipedia
Ilustrasi Etilen Oksida

Etilen oksida ialah zat berbahaya dan beracun yang dapat meningkatkan risiko bahaya kesehatan seperti kanker serta masalah sistem saraf.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Etilen oksida merupakan zat berbahaya dan beracun yang dapat meningkatkan risiko bahaya kesehatan seperti kanker serta masalah sistem saraf.

Zat tersebut ialah gas buatan manusia.

Etilen oksida memiliki ciri tidak berwarna, mudah terbakar, serta pada suhu kamar dapat menghasilkan bau yang manis.

Sehingga, zat tersebuty berbahaya bagi kesehatan.

Baca: Kanker Lidah

  • Pengertian #


Etilen oksida adalah zat berbahaya yang kerap digunakan dalam produksi etilen glikol, seperti obat-obatan, busa poliuretan, perekat, deterjen, tekstil, anti beku, dan pelarut.

Sedangkan di dunia medis, etilen glikol atau turunan etilen oksida yang diproduksi dari fasilitas sterilisasi untuk mensterilkan peralatan medis, peralatan bedah, dan produk medis lainnya.

Namun, jika terjadi kesalahan dalam proses sterilisasi, penyimpanan, pemindahan, dan penanganan etilen oksida dapat mengakibatkan tempat kerja jadi beracun.

Baca: Kanker Payudara

  • Dampak #


Etilen oksida dapat meningkatkan risiko bahaya kesehatan, seperti kanker payudara, masalah pada sistem saraf, kesulitan bernapas, dan penglihatan kabur.

Bahkan, menelan gas tersebut dapat menyebabkan nyeri dan sakit perut.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) yang merupakan bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan etilen oksida sebagai zat yang dapat memicu penyakit kanker.

Baca: Covid-19 Varian Arcturus

Paparan jangka pendek berisiko meningkatkan penyakit kanker stadium rendah.

Tak hanya itu, etilen oksida juga berbahaya bagi sistem reproduksi dan janin. (1)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)



Nama Etilen Oksida
Dampak Menyebabkan kanker
   


Sumber :


1. www.halodoc.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved