TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang balita di Amerika Serikat (AS) menimbulkan kegemparan karena berhasil menerobos masuk ke dalam area Gedung Putih dengan melewati pagar.
Balita itu masuk melalui celah di antara jeruji besi pagar itu pada hari Selasa pagi, (18/4/2023). Aksi penerobosan itu langsung membuat staf keamanan mencegat balita tersebut.
Akses ke area publik di kompleks tersebut sempat dibatasi untuk sementara waktu lantaran staf keamanan sedang mengembalikan balita itu kepada orang tuanya di Pennsylvania Avenua.
Juru bicara Dinas Rahasia AS, Anthony Guglielmi, mengatakan para staf "bertemu dengan pengunjung cilik yang penasaran di pagar utara Gedung Putih".
"Sistem keamanan Gedung Putih langsung memberi tahu staf Dinas Keamanan, dan balita itu segera bertemu kembali dengan dengan orang tuanya," kata Guglielmi dalam pernyataannya, dikutip dari Al Jazeera.
Baca: Gedung Putih Sebut Dokumen Rahasia Kembali Ditemukan di Rumah Biden
Pada tahun 2022 National Park Service, lembaga di AS yang mengelola monumen dan taman nasional, membangun pagar baru setinggi hampir 4 meter di depan Gedung Putih. Pagar itu menggantikan pagar sebelumnya yang memiliki tinggi dua meter.
Menurut lembaga itu, pagar baru memiliki teknologi pendeteksi penerobosan dan susah dipanjat. Di samping itu, pagar yang baru memang dirancang untuk memitigasi ancaman keamanan.
Baca: Catatan Miring Akhir Jabatan Trump: Langgar Tradisi Gedung Putih, Tak Dapat Penghormatan Ala Militer
Meski lebih tinggi, pagar baru itu memiliki jarak antarjeruji besi yang lebih lebar, yakni 14 cm. Jarak itu cukup besar untuk dilalui seorang bayi.
Balita yang berhasil menerobos masuk itu dianggap sebagai orang pertama yang berhasil masuk ke Gedung Putih lewat pagar baru.Anak-anak yang lebih tua daripada balita tak bisa masuk lewat sela-sela jeruji.
Sebelum pagar itu diganti, sudah ada beberapa orang yang berhasil menerobos dengan melompati pagar.
Dinas Rahasia belum buka suara mengenai insiden balita yang menerobos itu. Staf sudah menanyai orang tahu balita itu sebelum mengizinkan mereka melanjutkan perjalanan.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Gedung Putih di sini.