Kisah Wanita Tinggal Sendirian 500 Hari di Gua & Khatamkan 60 Buku

Seorang wanita asal Spanyol berhasil menghabiskan 500 malam di sebuah gua yang berada 70 meter di bawah permukaan tanah.


zoom-inlihat foto
Atlet-asal-Spanyol-bernama-Beatriz-Flamini.jpg
JORGE GUERRERO / AFP
Atlet asal Spanyol bernama Beatriz Flamini keluar dari sebuah gua di Los Gauchos setelah menghabiskan 500 hari di sana, (14/4/2023).


TRIBUNNEWSIWKI.COM - Beatriz Flamini, seorang atlet perempuan asal Spanyol, memecahkan rekor sebagai orang yang paling lama tinggal sendirian di dalam gua.

Dia berhasil menghabiskan 500 malam di sebuah gua yang berada 70 meter di bawah permukaan tanah.

Flamini akhirnya keluar pada hari Jumat, (14/4/2023), pukul 09.00 waktu setempat, dan segera memeriksakan kesehatannya kepada dokter dan psikolog. Dia kemudian menghadiri konferensi pers selama 50 menit untuk menceritakan pengalamannya yang luar biasa.

"Saya berharap untuk keluar dan mandi," kata dia kepada awak media, dikutip dari The Guardian.

Petualangan Flamini di sebuah gua yang terletak di Granada, Spanyol bagian selatan, itu dimulai tanggal 20 November 2021 atau tiga bulan sebelum Rusia menyerbu Ukraina.

Flamini dikenal sebagai atlet perempuan dan pendaki gunung ekstrem. Dia memutuskan tinggal di gua agar bisa mempelajari bagaimana pikiran dan tubuh manusia bertahan dari kesendirian ekstrem dan kurangnya barang kebutuhan hidup.

Baca: Kiper di Liga Cile Cetak Gol dari Jarak 101 Meter, Pecahkan Rekor Dunia

Kendati tinggal di dalam gua, wanita berusia 50 tahun itu tetap berhubungan dengan pihak luar, yakni tim ilmuwan dari Universitas Almeria, Granada, dan Murcia. Komunikasi itu menggunakan teknologi perpesanan.

Flamini ditanya mengenai cara dia berhasil menjaga pikirannya tetap waras selama sendirian di gua. Menurutnya, dia tetap waras karena memiliki pengalaman panjang dan persiapan mental.

Dia juga mengaku berbicara dengan dirinya sendiri secara pelan-pelan. Lagi pula, kata dia, keheningan di dalam gua harus dihormati. Kuncinya ialah konsistensi.

Baca: Lansia 60 Tahun Pecahkan Rekor Push-up 3.264 Kali dalam Satu Jam

"Setidaknya bagi saya sebagai atlet perempuan ekstrem, yang paling penting adalah menjadi sangat jelas dan konsisten mengenai apa yang Anda pikirkan dan Apa yang anda rasakan dan apa yang Anda katakan," kata dia.

"Benar bahwa ada beberapa momen sulit, tetapi ada pula beberapa momen yang sangat indah, dan saya mengalami keduanya karena saya memenuhi komitmen saya untuk tinggal di dalam gua selama 500 hari."

Dia mengaku menghabiskan waktunya dengan membaca, menulis, dan merajut.

"Saya memasak, saya menggambar. Anda harus fokus. Jika saya terganggu, saya akan memutar pergelangan kaki saya. Saya akan merasa sakit. Upaya saya akan berakhir dan mereka harus mengeluarkan saya. Dan saya tidak menginginkan itu."

Flamini mengaku sudah mengkhatamkan 60 buku selama berada di gua. Dia juga menggunakan dua kamera untuk mendokumentasikan pengalamannya di sana.

Kepada timnya, Flamini mengatakan tak ingin mendengar apa pun yang yang terjadi di luar sana, bahkan meski itu adalah kabar kepergian orang terkasihnya.

"Orang-orang yang memahami saya dan menyayangi saya menghormati hal itu," kata dia. "Tidak ada masalah."

Baca: Menilik Rekor 1.281 Gol Pele, Hampir Setengahnya dari Laga Persahabatan

Dia mengaku agak kesal ketika orang-orang datang menjemputnya keluar dari gua lantaran dia sudah menghabiskan 500 hari di sana.

"Saya sedang tidur, atau setidaknya tertidur, ketika mereka turun untuk menjempur saya. Saya pikir sesuatu telah terjadi. Saya berkata, 'Sudah selesai? Mustahil. Saya belum membaca habis buku saya."

(Tribunnewswiki)

 

 

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved