Gelar Latihan Militer, Tiongkok Lakukan Simulasi Serangan ke Taiwan

Latihan ini berlangsung selama 3 hari dari hari Jumat pekan lalu hingga Senin pekan ini


zoom-inlihat foto
latihan-militer-Tiongkok.jpg
NOEL CELIS / AFP
Orang-orang berjalan di depan layar besar yang menampilkan berita tentang latihan militer Tiongkok di dekat Taiwan, (4/8/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Tiongkok menggelar simulasi serangan ke Taiwan pada hari kedua latihan militer di sekitar pulau itu, (9/4/2023).

Latihan itu berlangsung selama 3 hari dari hari Jumat pekan lalu hingga Senin pekan ini. Latihan tersebut dimulai sehari setelah Presiden Taiwan Tsai Ing-wen kembali dari lawatan singkat ke Amerika Serikat (AS).

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Taiwan melaporkan ada beberapa serangan. Selain itu, Taiwan juga memantau pasukan rudal Tiongkok.

TV pemerintah Tiongkok mengatakan latihan di sekitar Taiwan masih dilanjutkan.

"Di bawah komando gabungan dari pusat komando operasi medan tempur, beberapa jenis satuan menjalankan simulai serangan gabungan secara presisi dengan target pentingnya adalah Pulau Taiwan dan area perairan di sekitarnya, dan terus mempertahankan posisi serangan di sekitar pulau itu," demikian kata TV pemerintah dikutip dari Reuters.

Komando Medan Tempur Timur juga mengunggah animasi tentang simulasi serangan di akun WeChat miliknya, Animasi itu memperlihatkan rudal-rudal yang ditembakkan dari darat, laut, dan udara ke wilayah Taiwan. Dua di antaranya meledak ketika mengenai target.

Baca: Taiwan Tegaskan Akhiri Hubungan Diplomatik dengan Honduras

Narasumber yang mengetahui situasi keamanan di kawasan itu mengklaim Tiongkok sudah pernah menggelar simulasi serangan terhadap "target militer asing" di lepas pantai barat daya Taiwan.

"Taiwan bukan hanya target mereka," kata narasumber itu secara anonim. "Serangan itu sangat provokatif."

Kemenhan Taiwan mengaku melihat 70 pesawat Tiongkok, termasuk jet tempur Su-30 dan pesawat pengebom H-6, pada hari Minggu. Ada pula 11 kapal yang dikerahkan.

Baca: Kembali Jadi Presiden, Xi Jinping Bersumpah Satukan Lagi Taiwan dengan Tiongkok

Kementerian itu mengatakan menaruh perhatian khusus kepada Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok yang bertugas menangani sistem rudal darat Tiongkok.

Taiwan menegaskan bahwa pasukannya tidak "akan membuat konflik meningkat ataupun memicu sengketa". Pasukannya akan merespons latihan militer itu "sepantasnya".

Dilaporkan ada 20 kapal militer di dekat garis median (perbatasan antara Tiongkok dan Taiwan) di Selat Taiwan. Setengahnya dari Taiwan dan setengahnya lagi dari Tiongkok. Namun, kapal-kapal itu tidak melakukan aksi provokatif.

Shandong, kapal induk Tiongkok, saat ini berjarak lebih dari 400 mil laut dari pantai selatan Taiwan. Kapal itu menggelar latihan militer.

Zhao Xiaozhua yang berasal dari Akademi Ilmu Militer Tiongkok berujar bahwa momen itu adalah pertama kalinya Tiongkok secara terang-terangan berbicara tentang simulasi serangan ke Taiwan.

Baca: Pakar: Invasi Tiongkok ke Taiwan Akan Gagal jika AS Bantu Taiwan

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Taiwan di sini.

 

 

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved