TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Mesut Ozil saat ini sedang menjadi perhatian banyak pecinta sepak bola.
Hal ini lantaran mantan pemain Timnas Jerman ini mengumumkan soal pensiunnya dari dunia sepakbola di usia 34 tahun.
Lantas siapa sosok Mesut Ozil sebenarnya ?
Berikut Tribunnewswiki rangkum tentang profil Mesut Ozil yang perlu kamu ketahui.
Mesut Ozil merupakan pesepak bola muslim yang lahir di Gelsenkirchen, Jerman.
Dia lahir pada 15 Oktober 1988.
Mesut Ozil merupakan anak dari pasangan Mustafa Ozil dan Gulizar Ozil.
Baca: Sosok Neymar, Pemain Sepak Bola Brasil yang Berfoto dengan Lisa BLACKPINK
Baca: El Clasico, Real Madrid Perkasa Atasi Barcelona, Telikung Atletico Madrid dari Puncak Klasemen
Ia merupakan anak keempat sekaligus anak terakhir di keluarganya.
Sebagai informasi, orang tua Mesut Ozil adalah pendatang dari Turki.
Mereka pindah ke Jerman untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Di Jerman, mereka tinggal di pusat industri Ruhr.
Mesut Ozil lahir di keluarga yang sederhana.
Pada saat kelahirannya, sedang terjadi penurunan industri Jerman, kala itu sekitar 70% imigran menjadi pengangguran.
Orang tua Mesut Ozil berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain demi mencukupi kehidupan.
Lahir dalam kondisi demikian, Mesut Ozil bertekad untuk sukses.
Kecintaan Mesut Ozil pada sepak bola dimulai dari taman bermain favorit yang ada di dekat rumahnya.
Di tempat ini pula ia sering melihat kakaknya bermain bola.
Ia belajar banyak tentang sepak bola dari kakaknya yang bernama Mutlu.
Di kemudian hari, Mesut Ozil mendaftarkan diri di sekolah sepak bola.
Mesut Ozil memulai karier dengan bermain di beberapa klub.
Kemudian, ia bermain bersama Rot-Weiss Essen selama lima tahun.
Selanjutnya ia pindah ke The Youth Department of FC Schalke 04 pada tahun 2005.
Di sini ia bermain dengan menggunakan jersey bernomor punggung 17.
Baca: Pemain Piala Dunia 2022 Qatar - Sebastian Sosa
Baca: Arsenal Football Club (FC)
Kesempatan ini juga menjadi awal Mesut Ozil bermain sebagai playmaker dan gelandang serang.
Mesut Ozil pindah ke Werder Bremen pada 31 Januari 2008.
Kala itu Mesut Ozil diboyong dengan biaya sekitar 4,3 juta euro atau sekitar Rp 67 miliar.
Pada musim perdana, Mesut Ozil berhasil mencetak tiga gol dan 15 assist.
Sumbangan ini turut membawa dampak yang signifikan terhadap tim.
Di musim kedua, Ozil berhasil mencetak 9 gol dan 17 assist dalam 31 penampilannya.
Mesut Ozil juga berkesempatan bermain di Piala Dunia FIFA 2010.
Karena penampilan yang mengesankan, ia diincar oleh berbagai tim Eropa.
Kala itu Barcelona, Arsenal, dan Manchester United, digadang-gadang sedang berebut Mesut Ozil.
Pada tanggal 17 Agustus 2010, Mesut Ozil diboyong Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 15 juta Euro atau sekitar Rp 233 miliar.
Selama membela Real Madrid, nomor punggung jersey Mesut Ozil sering berubah.
Tiga tahun berlaga bersama Real Madrid, Mesut Ozil pindah ke Arsenal dengan mahar sebesar 15 juta Euro atau sekitar Rp 233 miliar.
Transfer ini membuat Mesut Ozil disebut sebagai pemain sepak bola Jerman termahal sepanjang sejarah.
Ozil menggunakna jersey bernomor punggung 11 dan bertugas sebagai pengatur serangan Arsenal.
Debutnya bersama arsenal dimulai dengan melawan Sunderland.
Ia turut menyumbangkan assist pada pertandingan yang memenangkan Arsenal 3-1 tersebut.
Tiga hari kemudian. Mesut Ozil mengawali debutnya di Liga Champions bersama Arsenal.
Mesut Ozil berhasil mencetak gol pertamanya untuk Arsenal pada pertandingan melawan Napoli di Liga Champions.
Mesut Ozil Umumkan Pensiun dari Sepak Bola
Gelandang pemenang Piala Dunia sepak bola Jerman Mesut Ozil telah mengumumkan pengunduran dirinya pada usia 34 tahun.
Mantan pesepakbola Real Madrid dan Arsenal itu adalah anggota tim pemenang Piala Dunia Jerman di Brasil 2014.
Dia pensiun dari skuad nasional pada 2018 di tengah debat politik di Jerman tentang masuknya migran dan pengungsi dan setelah reaksi keras atas foto yang diambil dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan, mengatakan dia menghadapi "rasisme dan rasa tidak hormat" atas keturunan Turki-nya.
“Saya mengumumkan pengunduran diri saya segera dari sepak bola profesional. Saya memiliki hak istimewa untuk menjadi pemain sepak bola profesional selama hampir 17 tahun sekarang dan saya merasa sangat berterima kasih atas kesempatan itu, ”kata Ozil dalam sebuah pernyataan di akun media sosialnya, Rabu.
"Tetapi dalam beberapa minggu dan bulan terakhir, setelah menderita beberapa cedera, semakin jelas bahwa sudah waktunya untuk meninggalkan panggung besar sepak bola."
Ozil berterima kasih kepada para penggemarnya yang telah "menunjukkan begitu banyak cinta padanya tidak peduli keadaan dan klub mana yang saya wakili".
Dia mengatakan dia mengalami serangan "rasis" setelah tersingkirnya Jerman di putaran pertama Piala Dunia 2018, seperti dilansir dari Al Jazeera.
"Saya orang Jerman saat kami menang, tapi saya seorang imigran saat kami kalah," kata Ozil saat kepergiannya dari timnas Jerman.
Sepak Terjang Mesut Ozil di Dunia Sepak Bola
Ozil memulai karirnya di Jerman dengan klub kampung halamannya Schalke sebelum masa kerja yang bagus di Werder Bremen membuatnya mendapat tempat di tim nasional Jerman.
Penampilan menonjol untuk Jerman di Piala Dunia 2010 diikuti dengan kepindahan ke Real Madrid. Dia kemudian menjalani tugas delapan tahun bersama Arsenal.
Ozil pindah ke klub Turki Fenerbahce pada 2021 setelah hubungannya dengan Arsenal putus. Dia dikeluarkan dari skuad Arsenal selama berbulan-bulan sebelum kepergiannya menyusul keretakan dengan manajer Mikel Arteta.
Klub juga menjauhkan diri dari Ozil karena memposting dukungannya untuk Muslim di provinsi Xinjiang China, komentar yang menyebabkan pertandingan Arsenal ditarik dari televisi China.
Ozil mengantongi gelar La Liga Spanyol 2012 bersama Real Madrid dan empat Piala FA bersama Arsenal pada 2014, 2015, 2017, dan 2020.
Dia bergabung dengan Basaksehir pada 2022. Pemain internasional Jerman kelahiran Turki itu telah mencetak 23 gol dalam 92 penampilan untuk Jerman.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)