TRIBUNNEWSWIKI.COM - Momen yang mengharukan terjadi pada prosesi wisuda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang dilaksanakan di Gedung Edutorium K.H Ahmad Dahlan UMS, Sabtu (18/3/2023).
Suasana haru itu terjadi tatkala Mohammad Sobari hadiri wisuda di UMS untuk menggantikan anaknya, Rafly Febriansyah yang telah meninggal dunia.
Rafly Febriansyah merupakan calon wisudawan dari Program Studi Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) yang harusnya diwisuda pada Sabtu (19/3/23).
Tetapi ia meninggal sebelum wisuda itu digelar.
Baca: Mahasiswa KKN Univet Bantara Sukoharjo Memanfaatkan Buah Mengkudu Jadi Bahan Bermanfaat di Grobogan
Ketika Rafly Febriansyah dipanggil, Mohammad Sobari pun maju untuk menggantikan putranya tersebut.
Momen tersebut membuat banyak orang tak kuasa menahan tangisnya, tak terkecuali rektor UMS, Sofyan Anif.
Rektor UMS, Sofyan Anif mengungkapkan rasa bela sungkawanya atas meninggalnya wisudawan dari Program Studi Ilmu Quran dan Tafsir (IQT).
Sofyan Anif mengatakan, "begitu cintanya kepada UMS, orang tua almarhum yaitu Bapak Mohammad Sobari pada kesempatan pagi ini hadir di tengah-tengah kita, selain untuk menyaksikan wisuda, sekaligus ingin mengambil ijazah.
Baca: Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Baca: Tangis Ayah Brigadir J Pecah saat Hadiri Acara Wisuda Anaknya
Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi alumni yang selalu dinanti, dan menanamkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah, yaitu untuk terus berbuat baik.
Diketahui pada periode kali ini, UMS meluluskan sebanyak 2.339 mahasiswa dari program sarjana dan pascasarjana.
Dalam pelaksanaannya, wisuda digelar selama dua hari, pada 18 dan 19 Maret 2023.
Pada hari pertama, Wakil Rektor I Harun Joko Prayitno menyampaikan pesannya mengenai tujuan memiliki ilmu.
"Kepada para wisudawan, saya pesankan, I AM. Jadi hakikat ilmu harap diamalkan, dan hakikat amal itu apabila memberi manfaat, Ilmu Amal Manfaat," ujarnya.
Baca: VIRAL Perayaan Wisuda Bak Pernikahan Adat Jawa, Ada Prosesi Sungkeman & Lagu Kebo Giro
Harun juga mengatakan, kita semua belajar hakikatnya agar memiliki manfaat, dan melalui ilmu dapat memartabatkan kehidupan.
Harun juga melaporkan bahwa wisuda pada periode ini, sebanyak 1.054 atau setara dengan 45 persen mahasiswa UMS lulus cumlaude.
Dia juga menyebutkan salah satu mahasiswa dari program pascasarjana Eko Purnomo lulus dengan IPK sempurna yaitu 4.00.
Selain itu, Harun melaporkan pula bahwa, Kampus Mencerahkan, Unggul, Mendunia ini telah mewisuda sebanyak 157.741 dalam gedung megah ini sejak diresmikannya Edutorium UMS.
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
Baca informasi seputar wisuda mahasiswa di sini