Tentara Israel Bunuh 3 Warga Palestina yang Lepaskan Tembakan

Tiga pria Palestina dibunuh tentara Israel setelah melepaskan tembakan.


zoom-inlihat foto
Warga-Palestina-melempar.jpg
JAAFAR ASHTIYEH / AFP
Warga Palestina melempar batu ke arah kendaraan militer Israel saat ada operasi militer untuk menangkap orang-orang yang berasal dari kamp Balata di dekat Kota Nablus, Tepi Barat, (17/8/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Israel mengklaim telah menembak mati tiga pria Palestina yang melepaskan tembakan ke arah tentara Israel di Tepi Barat.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, tiga orang itu tewas pada hari Minggu, (12/3/2023). Mereka ditembak di dekat Kota Nablus. Ketiganya ialah Jihad Mohammed al-Shami (24 tahun), Uday Othman al-Shami (22 tahun), dan Mohammed Raed Dabeek (18 tahun).

Israel menyebut tiga pria itu melepaskan tembakan ke arah tentara yang berada di dekat persimpangan Jit, Nablus bagian barat. Tentara Israel kemudian membalasnya dengan "peluru asli".

"Tiga pria bersenjata dibekuk saat baku tembak dan satu lagi pria bersenjata menyerahkan diri kepada pasukan," demikian pernyataan militer Israel dikutip dari Al Jazeera. Tidak ada tentara Israel yang dilaporkan terluka dalam insiden ini.

Tentara Israel kemudian menyita tiga senapan M-16 dan satu pistol yang digunakan oleh warga Palestina itu.

Brigade Martir Al-Aqsa mengklaim tiga pria itu adalah anggotanya.

Baca: Tentara Israel Serbu Kota Nablus, Tewaskan Setidaknya 10 Warga Palestina

Ketegangan terus berlanjut

Ketegangan antara pasukan Israel dan warga Palestina meningkat sejak setahun lalu.

Pasukan Israel telah menangkap ribuan warga Palestina di Tepi Barat. Dilaporkan ada lebih dari 200 warga Palestina yang dibunuh oleh tentara Israel. Di sisi lain, ada lebih dari warga Israel dan warga asing yang tewas karena serangan warga Palestina.

Baca: Sebut Pemerintah Israel Fasis, Politikus Inggris Kim Johnson Minta Maaf

Pada hari Jumat lalu seorang pemukim Israel menembak mati pria Palestina di dekat permukiman ilegal di Tepi barat.

Sehari sebelumnya, seorang pria anggota Hamas melepaskan tembakan di Tel Aviv dan melukai tiga orang. Pria itu kemudian dibunuh oleh polisi dan warga yang sedang lewat.

Hamas mengatakan serangan itu adalah pembalasan atas serbuan Israel yang menewaskan tiga pejuang Palestina di Tepi Barat.

Tahun ini serbuan Israel disebut makin mematikan lantaran Israel kini dipegang oleh pemerintahan sayap kanan ekstrem. Pemerintahan itu mendukung para pemukim Israel di Tepi Barat.

Permukiman itu sebenarnya dilarang menurut hukum internasional. Diperkirakan terdapat 600.000 hingga 750.000 pemukim Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Baca: Tegas, AS dan Israel Bertekad Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir

Ketika berkunjung ke Israel pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Llyod Austin mengungkapkan keprihatinannya atas kekerasan yang dilakukan para pemukim Yahudi terhadap warga Palestina.

Lloyd menegaskan bahwa AS tetapi memegang teguh komitmennya mengenai keamanan Israel. Namun, AS memperingatkan Israel untuk tidak memicu hal-hal yang mengganggu keamanan.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Israel di sini.

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved