TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beredar video viral kebun edelweis rawa remuk dilindas motor trail.
Video yang beredar memperlihatkan kondisi hancurnya kebun bunga edelweis rawa yang langka itu.
Kejadian itu berlangsung di lokasi wisata Ranca Upas Ciwidey, Bandung.
Ajang trail tersebut adalah kegiatan off road menggunakan motor trail bertema "CAMPING ADVENTURE EXPLORE" (GAS DUDULURAN SILATURAHMI HMI MAPAG MUNGGAHAN).
Video yang telah dilihat 815,9 ribu kali tersebut itu dibagikan ulang dan mendapat lebih dari 2,4 ribu komentar di Twitter,
Baca: 5 Fakta Menarik Bunga Edelweis yang Tak Boleh Dipetik hingga Disebut Bunga Abadi
Baca: Bunga Edelweis (Leontopodium Alpinum)
Di Twitter, video viral seorang pria yang tampak kesal atas kelakuan para pengguna trail tersebut diunggah oleh akun dengan nama Volcano Vlogy, @lokalpendaki.
Akun tersebut juga menuliskan dukungan untuk pria yang kesal kepada para perusak kebun Edelweis Rawa yang langka itu.
"Hajar saja pak......mewakili pecinta alam, pecinta lingkungan. Tuman," tulisnya, Selasa (7/3/2023).
Peristiwa ini juga diunggah oleh akun Tiktok @mang_uprit_mangprang79.
Melalui media sosial tersebut, sambil memegang tanaman bunga dan golok di pinggangnya, pria tersebut memperlihatkan salah satu bagian di Ranca Upas yang rusak gara-gara event motor trail.
Salah satunya ialah bunga edelweis rawa yang dikembangbiakkan oleh pria tersebut juga menjadi korban yang dari ajang tersebut.
Pria berbaju hitam tersebut pun meluapkan kekecewaannya kepada pengendara trail dan panitia dari Perhutani yang sembarangan dalam menyelenggarakan event trail itu.
"Khususnya pihak perhutani yang memberikan izin, lihat ini dampaknya seperti ini hancur, lihat sama mata anda hancur ga? Lihat nih hancur!" ujarnya marah.
Menurut Uprit, bunga edelweis rawa di sekitar wisata Ranca Upas hancur tidak bersisa setelah dilindas motor trail.
"Dampak dari acara tersebut rawa yang menjadi tempat tumbuhnya bunga Edelweis ini hancur. Menghijaukan kembali lokasi ini pun butuh waktu yang lama," tambah dia dalam video yang viral tersebut.
Bunga Edelweis rawa tersebut disebutkan hanya bisa tumbuh di beberapa daerah saja di Indonesia.
Satu diantaranya di Ranca Upas dan Ciharus Kamojang Garut.
Uprit pun juga mengecam aksi ajang trail lantaran telah merusak lingkungan.
"Anda (penyelenggara) pure-nya hanya ke bisnis tidak peduli ke lingkungan, paham gak kalian?" katanya.
Video viral tersebut juga merekam tampak Bunga Edelweis rawa hancur tak bersisa.
Terlihat juga kejadian trail lindah kebun Bunga Edelweis di Ranca Upas tersebut hanya menyisakan lumpur dan sisa-sisa batang bunga.
Uprit yang menjadi salah satu warga yang turut membudidayakan Edelweis di kawasan itu marah besar.
Ini karena butuh waktu yang lama untuk kembali membudidayakan kembali.
Kawasan yang dilalui event motor trail tersebut padahal sudah terpasang plang yang bertuliskan larangan memetik dan merusak bunga rawa edelweis.
Namun, para pengendara trail dalam acara tersebut tak mengindahkannya dan tetap melewatinya.
"Saya coba tanam lagi dan sebelum kejadian, plang ini sudah berdiri, mestinya juga sudah paham, kamu ga cinta lingkungan!" katanya.
Rusaknya kebun rdelweis rawa di Ranca Upas tersebut juga dibenarkan oleh Kapolsek Ciwidey, Iptu Anjar.
Bahkan Iptu Anjar juga mengkonfirmasi soal adanya pembakaran motor saat event tersebut berjalan.
Baca: Inilah Motor Trail yang Pernah Hadir di Indonesia Sebelum Honda CRF150L
Baca: Taman Bunga Setiya Aji Flower Farm
Pembakaran motor tersebut diduga terjadi di salah satu lokasi wisata yakni Kampung Cai Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Peristiwa tersbut adalah buntut dari sebuah event yang digelar di Kampung Cai Ranca Upas.
"Betul, itu kejadiannya Minggu tanggal 6 Maret 2023 sekitar pukul 10.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB," kata Anjar dikutip dari Kompas.com.
Kegiatan tersebut diikuti 3.000 peserta. Kemudian terjadi kesalahpahaman.
Menurut keterangan saksi, awalnya para peserta off road wajib membayar tiket pendaftaran Rp200.000, dengan rincian tiket masuk Kampung Cai Ranca Upas, makan, minum, dan hadiah untuk para peserta.
"Tetapi pada pelaksanaanya, peserta dimintai kembali tiket masuk, makan dan minum, serta hadiah tidak dibagikan (ditunda)," kata dia.
Lantaran kecewa dengan panitia, para peserta melampiaskan kekesalannya dengan merusak dan membakar tiga unit hadiah berupa sepeda motor.
"Ya peserta membakar tiga unit sepeda motor bekas yang tadinya akan dijadikan hadiah oleh panitia," tutur dia.
Menurut informasi yang didapat, para peserta mengeluhkan, jalur yang digunakan untuk bermain motor trail tidak layak, terlalu sempit, dan tidak ada jalur alternatif.
Kemudian, peserta juga mengeluhkan tidak ada petugas evakuasi di jalur sehingga sempat terjadi kepadatan.
Terakhir, peserta mengeluhkan tak ada panitia yang menyediakan makan dan minum untuk peserta.
"Sampai saat ini peserta trail sudah dievakuasi dan panitia sedang dimintai keterangan," ujar dia.
Tak hanya itu saja, pihaknya juga sudah meminta keterangan dari panitia.
Hingga diketahui hanya 750 orang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut..
"Diduga tidak adanya survey terlebih dahulu oleh IMI ( Ikatan Motor Indonesia) terkait kelayakan jalur yang digunakan," kata dia.
Ia mengklaim pihaknya sudah mengamankan S, penanggung jawab kegiatan.
"Ya sudah diamankan penanggung jawabnya, warga Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali," terang dia.
(Serambi/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)
Sebagian artikel ini telah tayang di Serambi News dengan judul Viral Wisata Ranca Upas Bandung Hancur Usai Dilewati Ajang Trail, Kebun Edelweis Hancur Dilindas