Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - In the Name of God: A Holy Betrayal adalah serial dokumenter yang diangkat dari kisah nyata 4 sekte sesat di Korea Selatan.
In the Name of God: A Holy Betrayal terdiri dari 8 episode.
Adapun durasi seriesnya yaitu 6 jam 29 menit.
Series In the Name of God: A Holy Betrayal berbahasa Korea.
In the Name of God: A Holy Betrayal awalnya dilarang untuk tayang di Netlix.
Hal ini karena seris tersebut kontennya begitu sensitif.
Namun, Netflix berhasil memenangkan izin tayangnya.
In the Name of God: A Holy Betrayal mulai tayang di Netflix pada 3 Maret 2023. (1)
Sinopsis #
Series In the Name of God: A Holy Betrayal diangkat dari kisah nyata 4 sekte sesat di Korea Selatan.
Jeong Myeong-seok adalah pria asal Korea Selatan yang mengaku sebagai utusan Tuhan atau reinkarnasi Yesus.
Ia menjadi pemimpin kultus sesat bernama Jesus Morning Star (JMS).
Pada episode pertama, series ini membahas awal mula Jeong Myeong-seok mengumpulkan ribuan pengikutnya.
Ia menggunakan ramalan dan kekuatan penyembuhannya.
Karena semakin banyak laporan pelanggaran Jeong Myeong-seok yang dipublikasikan, ia melarikan diri.
Jeong Myeong-seok melanjutkan pekerjaannya di luar negeri.
Sementara itu, musuh-musuhnya menghadapi pembalasan yang kejam.
Ia pernah menghadapi hukuman penjara setelah ditangkap di Tiongkok.
Namun, setelah pembebasannya, Jeong Myeong-seok kembali ke kultusnya dan tetap melakukan berbagai pelanggaran pada anggotanya.
Five Oceans dan Park Soon Ja
Tokoh kedua yang diceritakan dalam serial ini adalah Park Soon Ja.
Ia merupakan pendiri perusahaan kerajinan tangan, Five Oceans di Daejeon.
Park Soon Ja meminta pekerjanya membawa anak-anaknya agar dapat diasuh sambil bekerja.
Suatu hari, Park Soon Ja mengubah perusahaannya menjadi perusahaan dagang dan kelompok religius.
Park Soon Ja dianggap sebagai Bunda Suci yang sering meminta dana untuk investasi di Five Oceans.
Ketika semakin banyak orang yang merasa rugi dengan investasi bodong itu, maka polisi memulai penyelidikan.
Kasus ini berlanjut hingga ditemukannya bunuh diri massal yang terdiri dari 31 karyawan pabrik di Gyeonggi-do dan satu pemimpinnya.
Setelah kejadian itu, Park Soon Ja menjadi buron.
Baca: Web Series - Flora (2022)
Kim Ki-Soon dan Baby Garden
Kim Ki-Soon adalah pendiri sekte bernama Baby Garden.
Dulunya, ia merupakan murid seorang pengkhotbah yang memiliki banyak pengikut bernama Lee Kyo-bu.
Kim Ki-Soon mengambil kepemimpinannya setelah dipenjara.
Ia lalu membuat aturan aneh bagi pengikutnya.
Misalnya, pasangan suami istri juga tidak boleh tinggal satu sama lain dan anak-anak tidak boleh memanggil orang tua mereka ibu atau ayah.
Untuk bertahan hidup, Kim Ki-Soon meminta pengikutnya menjual barang-barang dari rumah mereka untuk sekte ini.
Kim Ki-Soon juga menggunakan kekerasan bahkan hingga membunuh tiga pengikutnya, dua di antaranya adalah anak kecil.
Pastor Lee Jae-rock
Tokoh keempat adalah Pastor Lee Jae-rock.
Ia mendapatkan banyak pengikut berkat keahliannya dalam menyembuhkan pasien secara spiritual.
Pastor Lee Jae-rock juga mengklaim dirinya adalah Kedatangan Kedua Kristus.
Agar lebih meyakinkan, Pastor Lee Jae-rock sering menggunakan teknik pencahayaan yang seolah Tuhan turun untuk menemuinya.
Sekte yang dipimpin Pastor Lee Jae-rock semakin meresahkan di Koera Selatan, hingga terjadi pemboikotan besar-besaran atas semua produk yang dijualnya.
Termasuk Air Manius Muan yang diberkati oleh Pastor Lee Jae-rock.
Bahkan, ia juga mematok harga jutaan won para orang yang ingin berfoto dengannya.
Tak hanya kejahatan finansial, Pastor Lee Jae-rock juga melakukan pelecehan seksual pada pengikutnya. (2)
Trailer #
Berikut trailer In the Name of God: A Holy Betrayal (2023)
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Judul Series | In the Name of God: A Holy Betrayal |
|---|
| Jenis | Dokumenter |
|---|
| Jumlah | 8 episode |
|---|
| Asal | Korea Selatan |
|---|
Sumber :
1. www.imdb.com
2. www.tribunnews.com