Ash Wednesday (Rabu Abu)

Ash Wednesday atau Rabu Abu adalah hari suci umat Kristiani yang menandai awal Prapaskah


zoom-inlihat foto
Rabu-Abu-112.jpg
AFP/LUIS ROBAYO
Umat Katolik berdoa selama perayaan Rabu Abu, hari pertama Prapaskah, di Cali, Kolombia, pada 2 Maret 2022.

Ash Wednesday atau Rabu Abu adalah hari suci umat Kristiani yang menandai awal Prapaskah




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ash Wednesday atau Rabu Abu adalah hari suci umat Kristiani yang menandai awal Prapaskah.

Bagi umat Kristiani, Rabu Abu bertujuan untuk memusatkan hati kepada pertobatan dan doa.

Bentuknya adalah pengakuan pribadi dan komunal.

Rabu Abu jatuh pada 46 hari sebelum Minggu Paskah, yang diawali dengan Masa Prapaskah.

Masa Prapaskah sendiri merupakan masa 40 hari (tidak termasuk hari Minggu) yang ditandai dengan pertobatan, puasa, refleksi, dan perayaan Paskah.

Periode 40 hari melambangkan masa pencobaan Kristus di padang gurun, tempat dia berpuasa dan Setan menguji keimanannya.

Dalam masa Prapaskah, umat Kristiani diminta untuk menyisihkan waktu setiap tahun untuk puasa serupa, serta memfokuskan kehidupan, pelayanan, pengorbanan, dan kebangkitan Kristus. (1)

Baca: Hari Raya Saraswati

  • Makna Ash Wednesday #


Ash Wednesday atau Rabu Abu melambangkan dua hal yaitu pertobatan dan kematian.

Ash Wednesday mengajak umat Kristiani untuk menerima abu yang menandakan penyesalan atas dosa-dosa.

Selain itu, mereka juga akan menggunakan masa Prapaskah untuk memperbaiki kesalahannya, menyucikan hatinya, mengendalikan keinginannya, dan bertumbuh dalam kekudusan sehingga mereka dapat menyiapkan diri untuk merayakan Paskah dengan penuh dengan sukacita. (1)

 

Abu dikenakan di dahi seorang Kristen pada hari Rabu Abu.
Abu dikenakan di dahi seorang Kristen pada hari Rabu Abu. (Wikimedia Commons)

 

Baca: Hari Raya Pagerwesi

 

  • Kegiatan #


Selama Misa (untuk umat Katolik) atau kebaktian (untuk Protestan), pendeta biasanya akan membagikan khotbah pertobatan dan refleksi.

Suasananya khusyuk karena banyak kebaktian akan memiliki waktu hening yang lama dan jemaah sering meninggalkan kebaktian dalam keheningan.

Biasanya, ada perikop Kitab Suci, yang biasanya berpusat pada pengakuan, dibacakan dengan lantang tentang pemimpin dan jemaat.

Peserta akan mengalami pengakuan komunal dan saat-saat di mana mereka diminta untuk mengaku dosa dalam hati dan berdoa.

Setelah semua ini, jemaah akan diundang untuk menerima abu di dahi mereka.

Pendeta akan mencelupkan jarinya ke dalam abu.

Sang Pendeta lalu menyebarkannya dengan pola salib di dahi.

Setelah itu sang pendeta berkata, "Dari debu kamu datang dan dari debu kamu akan kembali". (1)

Baca: Telur Paskah

  • Alasan Penggunaan Abu #


Abu merupakan tanda yang tidak menyenangkan.

Umat Kristiani menggunakannya pada Ash Wednesday untuk mengingatkan diri sendiri akan kematian yang pasti akan datang.

Hal ini karena mati adalah hal yang pasti meski belum tahu akan datang lebih cepat ataupun lebih lama. (1)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)

 



Nama Hari Suci Ash Wednesday (Rabu Abu)
Pelaksanaan 46 hari sebelum Minggu Paskah
   


Sumber :


1. palu.tribunnews.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved