TRIBUNNEWSWIKI.COM - Shou Zi Chew selaku CEO TikTok akan memberikan kesaksian dalam rapat yang digelar oleh Komite Energy dan Perdagangan, sebuah komite di dalam DPR Amerika Serikat (AS).
Menurut juru bicara komite itu, Shou akan memberikan keterangan tentang privasi dan keamanan data di TikTok. Di samping itu, dampak TikTok terhadap pengguna dari kalangan muda dan hubungannya dengan Partai Komunis Tiongkok juga akan disampaikan.
Shou menjadi satu-satunya saksi dalam rapat yang digelar pada bulan Maret mendatang itu.
"Kami memperjelas kekhawatiran kami mengenai TikTok," kata Cathy McMorris, ketua komite itu, dikutip dari CNN International, (3/2/2023).
"Inilah saatnya melanjutkan upaya komite ini untuk menegakkan tanggung jawab perusahaan teknologi besar dengan cara membawa TikTok ke hadapan komite ini demi menyampaikan jawaban yang lengkap dan jujur bagi masyarakat," kata dia menjelaskan.
Baca: Bintang TikTok Waffler69 yang Terkenal Karena Makan Makanan Aneh Meninggal di Usia 33 Tahun
Juru bicara TikTok, Brooke Oberwetter, menyambut baik kesempatan itu.
"Kami menyambut baik kesempatan itu untuk meluruskan [informasi] tentang TikTok, Byte Dance, dan komitmen yang kami buat untuk mengatasi kekhawatiran mengenai keamanan nasional AS di depat Komite Energi dan Perdagangan," kata Oberwetter dalam pernyataannya.
Baca: Makin Banyak Negara Bagian di AS yang Melarang Penggunaan TikTok
"Dengan membagikan rincian tentang rencana komprehensif kami dengan Komite penuh, kami berharap DPR bisa mengambil langkah yang lebih konsultatif dalam permasalahan yang ada."
Rapat itu memperlihatkan bertambahnya risiko politik bagi TikTok. Negosiasi antara TikTok dan pemerintah AS mengani perjanjian keamanan nasional masih berlanjut.
Pejabat AS sudah mengungkapkan kekhawatiran bahwa Tiongkok bisa menggunakan undang-undangnya untuk menekan TikTok agar menyerahkan data pengguna dari AS. Data itu bisa digunakan untuk kepentingan intelijen dan disinformasi.
Kekhawatiran itu membuat pemerintah AS memblok akses TikTok dari perangkat milik pemerintah. Sudah ada puluhan negara bagian di AS yang mengambil langkah serupa.
Baca: FBI Ungkap Potensi Bahaya TikTok, Sebut Alat Mata-mata Terhadap AS
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang TikTok di sini.