Kata Airlangga Hartarto, Indonesia Sudah Masuk Endemi Covid-19, Ini Alasannya

Airlangga mengatakan, perkembangan terkini mengenai Covid-19 di Indonesia sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.


zoom-inlihat foto
Salah-satu-warga-Cempaka-Putih-sedang-menerima-vaksin-booster.jpg
Kompas.com/REZA AGUSTIAN
ILUSTRASI. Salah satu warga Cempaka Putih sedang menerima vaksin booster di RPTRA Cempaka Putih Jakarta Pusat, Rabu (12/1/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia kini sudah memasuki masa endemi Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan kriteria dari badan kesehatan dunia (WHO).

Kemudian, merujuk situasi penularan Covid-19 di Tanah Air yang berada di level 1 selama 12 bulan.

"Sudah hampir 1 tahun Indonesia landai. Artinya berdasarkan kriteria dari WHO di level 1 dan itu sudah 12 bulan, artinya secara negara sebelumnya kita masuk pandemi sudah berubah menjadi endemi dan ini sudah level 1," ujar Airlangga di Istana Merdeka, Rabu (21/12/2022), dikutip dari Kompas.com.

Airlangga mengatakan, perkembangan tersebut sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

Laporan ini menjadi salah satu pertimbangan untuk kesiapan Indonesia menghentikan kebijakan PPKM.

Ilustrasi penerapan PPKM
Ilustrasi penerapan PPKM (KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

Selain itu, kasus harian Covid-19 di Indonesia pada beberapa hari terakhir tercatat 2.000 kasus.

Sehingga untuk penghentian PPKM masih akan ada sejumlah persiapan oleh Kementerian Kesehatan.

"Antara lain melakukan sero survei yang insya allah ini bisa (segera) dilakukan," tambahnya.

Baca: Segera Terbitkan Keppres Pencabutan PPKM, Jokowi Nantikan Kajian Kemenkes Tuntas Pekan Ini

Sebelumnya, pada Selasa (20/12/2022) pemerintah mengumumkan adanya penambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 1.297 dalam sehari.

Maka, total kasus Covid-19 di Indonesia hingga kini mencapai 6.711.703 terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved