Tiongkok Disebut Sedang Siapkan Dalih untuk Latihan Serangan ke Taiwan

Taiwan mengklaim ancaman militer dari Tiongkok "makin besar daripada sebelumnya".


zoom-inlihat foto
militer-Tiongkok.jpg
HECTOR RETAMAL / AFP
Wisatawan melihat helikopter militer Tiongkok terbang melewati Pulau Pingtan, salah satu wilayah Tiongkok yang paling dekat dengan Taiwan. Tiongkok menggelar latihan militer di sekitar Taiwan mulai 4 Agustus 2022,


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan Tiongkok sedang menyiapkan dalih baru untuk latihan serangan ke Taiwan pada masa mendatang.

Wu meyakini komunikasi antara Tiongkok dan Taiwan mungkin akan memburuk setelah Xi Jinping terpilih kembali untuk ketiga kalinya.

Ketika diwawancarai oleh The Guardian, Wu mengklaim ancaman militer dari Tiongkok "makin besar daripada sebelumnya". Sejak tahun 2020, kasus masuknya pesawat Tiongkok ke zona udara Taiwan telah bertambah hingga lima kali lipat.

Sejauh ini ancaman terbesar ialah latihan militer Tiongkok di sekitar Taiwan pada bulan Agustus lalu. Latihan itu merupakan tanggapan Tiongkok atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke Taiwan.

Pakar meyakini latihan militer berskala besar itu kemungkinan sudah direncanakan sejak lama. Oleh karena itu, kunjungan Pelosi dapat dianggap hal yang dimanfaatkan Tiongkok sebagai dalih politik.

"Dan kita sangat yakin bahwa Tiongkok mungkin ingin menggunakan dalih lainnya untuk menggelar latihan serangan ke Taiwan pada masa mendatang. Jadi, ini adalah ancaman militer terhadap Taiwan," kata Wu dikutip dari The Guardian, (12/12/2022).

Baca: Tiongkok Tegaskan Berhak Gunakan Kekuatan Militer dalam Persoalan Taiwan

Wu mengatakan bukan hanya ancaman militer Tiongkok saja yang meningkat. Berbagai tekanan lain juga meningkat, termasuk pemaksaan dalam ekonomi, serangan siber, perang kognitif dan hukum, serta upaya diplomatik untuk mengucilkan Taiwan dalam dunia internasional.

Karena jumlah pesawat militer Tiongkok yang menerobos wilayah Taiwan makin banyak, risiko terjadinya perisiwa yang bisa menyebabkan eskalasi pun juga meningkat. Tahun ini kasus pesawat Tiongkok yang masuk ke Taiwan sudah mencapai lebih dari 1.500.

Situasi panas akibat sejumlah peristiwa pada masa silam berhasil diredam melalui upaya komunikas

Baca: Terinspirasi Ukraina, Warga Taiwan Bersiap Hadapi Potensi Invasi Tiongkok

i Tiongkok-Taiwan. Namun, komunikasi di antara Tiongkok dan Taiwan memburuk semenjak Tsai Ing-wen terpilih sebagai Presiden Taiwan.

Wu menyebut Taiwan sebelumnya memiliki jalur komunikasi melalui pebisnis dan akademisi Taiwan yang "memiliki hubungan baik dengan pihak Tiongkok". Namun, kata Wu, sejak Xi terpilih kembali ada perubahan besar dalam jabatan partai dan pintu komunikasi itu telah tertutup.

"Ini karena sistem pemerintahan Tiongkok menjadi sangat otoriter. Tidak seperti masa masa sebelumnya ketika para akademisi bisa menulis rekomendasi untuk pemerintahan pusat dan bisa dekat dengan para pembuat keputusan serta berkata kepada kami tentang apa yang dipikirkan para pemimpin tinggi, hal seperti itu."

Menurut Wu, dalam beberapa tahun terakhir para akademisi Tiongkok takut untuk mengeluarkan pendapat yang berbeda dengan proganda Tiongkok. Wu mengatakan tidak ada orang yang menantang kepemimpinan Xi.

Baca: Joe Biden Tegaskan Militer AS Akan Bantu Taiwan jika Tiongkok Menyerbu

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Taiwan di sini.





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved