Alasan Anies Baswedan Tak Diundang Reuni 212, Ini Alasan Panitia

Penanggung Jawab Reuni 212 Yusuf Martak mengungkapkan, pihaknya hanya mengundang tokoh agama dan ulama


zoom-inlihat foto
Gubernur-DKI-Jakarta-Anies-Baswedan-tiba-di-gedung-KPK-14.jpg
Tribunnews/Irwan Rismawan
Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Panitia penyelenggara Reuni 212 memastikan tidak akan mengundang eks Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dalam acara di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Penanggung Jawab Reuni 212 Yusuf Martak mengungkapkan, pihaknya hanya mengundang tokoh agama dan ulama dalam acara yang  berlangsung pada Jumat (2/12/2022) itu.

"Anies Baswedan enggak kami undang, Anies Baswedan kan enggak mungkin baca doa, jadi enggak kami undang," ujar Yusuf, Kamis (1/12/2022), dikutip dari Kompas.com.

Panitia tidak mengundang tokoh yang berkaitan dengan politik, termasuk Anies yang diketahui beberapa kali hadir dalam Reuni 212.

"Karena kami enggak mengundang orang-orang yang (ada) kaitannya dengan politik," ujar Yusuf.

Ilustrasi. Acara reuni akbar 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (2/12/2018).
Ilustrasi. Acara reuni akbar 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Minggu (2/12/2018). (KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Yusuf mengatakan, Reuni 212 kali ini mengusung tema "Munajat Akbar dan Indonesia Bershalawat untuk Keselamatan NKRI" dan akan fokus pada doa bersama serta bermunajat.

Maka, panitia tidak ingin Reuni Aksi 212 justru dianggap ataupun dijadikan ajang berpolitik oleh para politisi.

"(Tokoh) politik praktis kami tidak undang, yang kami undang itu tokoh ulama, habib, ustaz, kiai, gitu," kata Yusuf.

Baca: 212Mart

Sebagai informasi, Aksi 212 mulanya digelar oleh massa di halaman Monumen Nasional, Jakarta, pada Jumat 2 Desember 2016.

Aksi yang disokong sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam itu adalah untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang dianggap telah menodai agama.

Ahok kala itu dijatuhi vonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim.

Adapun, Anies yang menjadi penantang Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 memenangi pemilihan gubernur.

Saat menjabat sebagai gubernur DKI, Anies tak pernah absen hadir Reuni 212 pada tahun 2017, 2018, dan 2019.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved