Survei Charta Politika, Mayoritas Responden Tak Setuju Wacana Cawapres Jokowi dan Penundaan Pemilu

Berdasarkan hasil survei yang dipublikasikan pada Selasa (29/11/2022), responden yang tidak setuju dengan wacana itu mencapai 68,4 persen.


zoom-inlihat foto
Presiden-RI-Joko-Widodo-Jokowi-Selasa-352022-Setkabgoid.jpg
Setkab.go.id
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Survei yang dilakukan lembaga Charta Politika menghasilkan mayoritas responden tidak setuju wacana Joko Widodo menjadi calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dikutip dari Kompas.con, berdasarkan hasil survei yang dipublikasikan pada Selasa (29/11/2022), responden yang tidak setuju dengan wacana itu mencapai 68,4 persen.

Kemudian, sebanyak 20,7 persen setuju dengan wacana tersebut dan sisanya 10,8 persen responden menyatakan tidak tahu dan tak menjawab.

Lalu, survei juga menyebutkan mayoritas responden atau sebanyak 74,3 persen sudah tahu tahu bahwa pemilihan presiden (pilpres), pemihan legislatif (pileg) maupun pemilihan kepala daerah (pilkada) akan digelar pada tahun yang sama.

Di sisi lain, ada 25,5 persen responden yang tidak tahu dengan agenda tersebut.

Untuk wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, mayoritas responden atau sebanyak 76,3 persen tidak setuju.

Presiden RI Joko Widodo memberi sambutan saat menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022)
Presiden RI Joko Widodo memberi sambutan saat menghadiri acara Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022) (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Ada 18 persen setuju jika pemilu ditunda dan masa jabatan presiden diperpanjang.

Sisanya, sebanyak 5,7 persen responden tidak tahu dan tidak menjawab.

Baca: PDI-P Desak Jokowi Tinggalkan Relawan yang Ingin Tempur Lawan Oposisi : Mereka Menjerumuskan

Adapun survei Charta Politika dilakukan pada pada 4-12 November 2022 secara wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling.

Jumlah sampel yang dilibatkan 1.220 orang dari 34 provinsi dengan margin of error 2,83 persen.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved