Rekor Baru, Wabah Flu Burung Musnahkan 50 Juta Unggas di AS Tahun Ini

Jumlah itu bahkan mencetak rekor baru dan tercatat sebagai wabah flu burung terparah dalam sejarah.


zoom-inlihat foto
terkena-flu-burung.jpg
NATHAN HOWARD / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP
Peternak memeriksa kalkun-kalkunnya untuk mencegah unggas itu terkena flu burung, Townsend, Amerika Serikat, (14/11/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menurut Kementerian Pertanian Amerika Serikat (AS), wabah flu burung telah melenyapkan sekitar 50,54 juta unggas di AS tahun ini.

Jumlah itu bahkan mencetak rekor baru dan tercatat sebagai wabah flu burung terparah dalam sejarah.

Sebelumnya, rekor tertinggi adalah 50,5 juta unggas yang mati saat wabah flu burung tahun 2015 lalu.

Kematian ayam, kalkun, dan unggas lainnya dalam jumlah yang sangat banyak itu menjadi bencana kesehatan hewan terburuk di AS hingga saat ini.

Unggas di negara itu sering mati setelah terinfeksi. Demi mencegah penularan, kawanan unggas yang berada di peternakan ayam terpaksa dimusnahkan setelah ada satu unggas yang terkonfirmasi positif flu burung.

Pemusnahan unggas itu membuat harga telur dan daging kalkun melonjak tinggi sehingga biaya perayaan Thanksgiving di AS tahun ini menjadi lebih mahal.

Baca: Setengah Juta Ayam Dimusnahkan dan Ribuan Bangau Mati akibat Wabah Flu Burung di Israel

Wabah flu burung juga terjadi Eropa dan Inggris. Beberapa supermarket di Inggris terpaksa membatasi pembelian telur karena pasokan telur terganggu oleh wabah itu.

Di AS sendiri wabah flu burung dimulai bulan Februari dan menginfeksi unggas peliharaan dan kawanan burung di 46 negara bagian. Unggas liar seperti bebek bisa menyebarkan virus flu burung melalui kotoran, bulu, dan kontak langsung.

Baca: Virus Flu Burung Merebak di Korea Selatan, Jutaan Unggas Dimusnahkan Sejak November

"Burung-burung liar terus menyebarkan flu burung di seluruh negeri ketika burung-burung itu bermigrasi. Jadi, menghindari kontak antara unggas peliharaan dan unggas liar itu sangat penting untuk melindungi peternakan unggas di AS," kata Rosemary Sifford, pejabat USDA.

Para peternak juga kesusahan menjauhkan wabah itu dan burung-burung liar dari peternakan mereka. Menurut data USDA, pada tahun 2015 sekitar 30 persen kasus flu burung berasal dari burung liar. Adapun pada tahun ini jumlah kasus yang berasal dari burung liar mencapai 85 persen dari total kasus.

Pejaba AS kini meneliti kasus infeksi di peternakan-peternakan kalkun guna mencari saran baru untuk mencegah infeksi. Peternakan kalkun menyumbang lebihd dari 70 persen kasus infeksi flu burung di peternakan unggas.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS meminta masyarakat menghindari kontak langsung dengan unggas yang tampak sakit atau mati. 

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 29 Desember 1997: Jutaan Ayam di Hong Kong Dibunuh karena Virus Flu Burung

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang flu burung di sini.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved