Unik, Ada 'Gatotkaca' Bagikan Nasi Berkat & Jamu untuk Sopir Bus Peserta Muktamar Muhammadiyah

Ada momen unik yang terjadi pada hari terakhir penyelenggaraan Muktamar Ke-48 Muhammadiyah di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/11/2022).


zoom-inlihat foto
gatokaca-bagi-bagi-sego-berkat.jpg
Istimewa
Seorang pria mengenakan kostum tokoh pewayangan Gatotkaca sedang bagi-bagi sego berkat atau nasi berkat untuk para sopir bus peserta Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, Minggu (20/11/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ada momen unik yang terjadi pada hari terakhir penyelenggaraan Muktamar Ke-48 Muhammadiyah di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/11/2022).

Momen unik tersebut terjadi bukan di dalam penyelenggaraan Muktamarnya, tetapi di luar, tepatnya di tempat parkir bus para peserta Muktamar Ke-48 Muhammadiyah.

Dalam hari terakhir gelaran Muktamar ini, tampak ada sosok pria mengenakan kostum tokoh pewayangan Gatotkaca sedang bagi-bagi sego berkat atau nasi berkat untuk para sopir bus peserta Muktamar.

Aksi sosial membagikan sego berkat dan jamu itu ternyata dilakukan oleh pegiat sosial asal Sukoharjo bernama Agus Widanarko alias Danar.

Danar mengaku membagikan 100 sego berkat dan 3 botol jamu secara gratis untuk para sopir bus yang membawa penggembira Muktamar di Solo ini.

Dikatakan Danar, aksi bagi-bagi sego berkat dan jamu ini bertujuan untuk memberikan semangat sekaligus tanda terima kasih kepada para sopir bus yang telah membawa peserta Muktamar dari berangkat ke Solo hingga pulang ke daerah masing-masing.

Sego berkat dan jamu, kata Danar, diberikan secara gratis juga sebagai tanda bahwa jamuan ini merupakan makanan dan minuman khas asli Surakarta dan sekitarnya.

"Kita berikan sego berkat dan jamu sebagai tanda terima kasih dan juga semoga di perjalanan pulangnya mereka semua diberkati sekaligus biar kuat saat perjalanan pulang dari Solo setelah acara Muktamar ini," kata Danar kepada TribunnewsWiki, Minggu (20/11/2022).

"Pokoknya biar mereka semua kuat dalam perjalanannya dan juga biar diberkati," katanya.

Baca: Hari Raya Idul Adha 2022, Gatotkaca di Sukoharjo Bagi-Bagi Hewan Kurban untuk Panti Asuhan

Aktivis antinarkoba itu juga menjelaskan mengapa ia mengenakan kostum Gatotkaca.

"Pakai kostum Gatotkaca karena sebagai tanda kearifan lokal tentang budaya Solo, dan sebagai tanda juga ciri khas wong Solo dalam menyambut tamu itu kan selalu ramah ya," kata dia.

"Sekaligus ini sebagai wujud terima kasih telah datang ke Solo mengikuti Muktamar Muhammadiyah," imbuhnya.

Sementara itu, sopir bus peserta Muktamar dari luar daerah ini tampak senang sekaligus kaget saat diberi nasi berkat dan jamu oleh "Gatotkaca".

Banyak dari mereka mengira bahwa jamuan tersebut harus bayar, tetapi ternyata gratis.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved