Rudal Menghantam Polandia, Joe Biden: Mungkin Bukan dari Rusia

Joe Biden menyebut rudal menghantam wilayah Polandia mungkin bukan berasal dari Rusia.


zoom-inlihat foto
Presiden-Amerika-Serikat-Joe-Biden-berpidato-p.jpg
TIMOTHY A. CLARY / AFP
Presiden Amerika Serikat Joe Biden berpidato pada sidang Majelis Umum PBB ke-77 di Kota New York, (21/9/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan rudal yang baru saja menghantam wilayah Polandia mungkin bukan berasal dari Rusia.

Hal itu disampaikan Biden setelah menghadiri rapat dengan para pemimin Barat di Bali, (16/11/2022).

Rudal tersebut dilaporkan jatuh di dekat perbatasan Desa Przewodow, Polandia, yang berjarak sekitar 6 km dari perbatasan Ukraina. Ada dua korban tewas dalam peristiwa ini.

Menurut pejabat AS, temuan awal menunjukkan bahwa rudal itu ditembakkan oleh pasukan Ukraina di tengah datangnya serangan rudal Rusia.

Adapun Presiden Polandia Andrzej Duda sebelumnya berujar bahwa kemungkinan rudal itu adalah rudal buatan Rusia. Namun, belum ada bukti kuat mengenai siapa yang menembakkannya. Tembakan rudal juga terjadi sekali saja.

Baca: Setelah Kirim Alutsista ke Ukraina, Polandia Beli Ratusan Tank dari Korsel

Seorang warga setempat mengatakan korban tewas adalah dua pria yang berada di dekat area penimbangan di fasilitas yang digunakan untuk mengurus biji-bijian.

Kementerian Luar Negeri Rusia membantah bahwa ada rudal Rusia yang jatuh di wilayah Polandia. Menurut Rusia, laporan serangan seperti itu dijadikan provokasi untuk meningkatkan ketegangan

Baca: Presiden Polandia: Jika Ukraina Dikorbankan, Akan Jadi Bencana Besar bagi Barat

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengaku tidak memiliki informasi adanya ledakan di Polandia.

"Ada upaya untuk memicu bentrokan militer langsung antara NATO dan Rusia, dan segala akibatnya," kata Dmitry Polyansky, kepala utusan Rusia untuk PBB, melalui kanal Telegram, dikutip dari Reuters.

Serangan Rusia terhadap Polandia bisa memperbesar konflik yang saat ini melibatkan Rusia dan Ukraina. Ini karena Polandia termasuk anggota NATO. Dalam Pasal 5 tentang pertahanan bersama, serangan terhadap salah satu anggota NATO dianggap sebagai serangan terhadap NATO.

Biden dan sejumlah pemimpin dari negara NATO, seperti Jerman, Kanada, Belanda, Spanyol, Italia, Prancis, dan Inggris menggelar rapat darurat untuk membahas serangan rudal itu. Rapat itu turut dihadiri oleh Jepang dan wakil Uni Eropa.

Baca: PM Polandia: Putin Penjahat Perang, Ingin Dirikan Kembali Kekaisaran Rusia

Biden menanggapi pertanyaan dari wartawan tentang kemungkinan rudal itu ditembakkan dari Rusia.

"Ada informasi awal yang membantahnya. Saya tidak ingin berkata seperti itu hingga kami menyelidikinya sepenuhnya, tetapi [dilihat dari] lintasannya, kemungkinan rudal itu kemungkinan tidak ditembakkan dari Rusia, tetapi kita lihat saja.

Kata Biden, AS dan NATO akan menyelidiki rudal itu sebelum mengambil tindakan. Duta besar NATO juga diperkirakan akan menggelar rapat pada hari Rabu.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Polandia di sini.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved