TRIBUNNEWSWIKI.COM - Putri Märtha Louise dari Kerajaan Norwegia memilih meninggalkan tugas kerajaan demi berbisnis pengobatan alternatif bersama tunangannya.
Tunangannya adalah Durek Verrett, seorang pebisnis asal Amerika Serikat (AS) yang mengaku sebagai "dukun".
Verrett adalah sosok yang penuh dengan kontroversi. Dalam bukunya yang berjudul Spirit Hacking, dia mengatakan "kanker adalah pilihan".
Pria yang kini berusia 47 tahun itu juga menjual medali bernama "Spirit Optimizer di laman situsnya. Dia mengklaim medali itu pernah membantunya menyembuhkan diri dari Covid-19.
Verrett dan Putri Märtha (51 tahun) memang kurang disukai oleh warga Norwegia. Bahkan, keduanya menurunkan popularitas keluarga kerajaan.
"Sang Putri melepaskan perannya sebagai pelindung kerajaan dan tidak akan mewakili istana saat ini," demikian pengumuman dari pihak istana, dikutip dari The Guardian, (9/11/2022).
Kendati demikian, Märtha akan tetap memiliki gelar bangsawan istana. Ini lantaran ada permintaan dari raja.
Baca: Elizabeth II Wafat, Kini Margrethe II Jadi Satu-satunya Ratu di Eropa
Verrett sendiri akan menjadi anggota keluarga kerajaan setelah dia menikah dengan Märtha. Namun, dia tidak akan mendapat gelar kerajaan ataupun mewakili istana.
Märtha kehilangan gelar "Yang Mulia" tahun 2002 silam lantaran memilih bekerja sebagai peramal. Dia juga mengklaim bisa berbicara dengan para malaikat.
Baca: Ikuti Jejak Swedia dan Norwegia, Inggris Cabut Semua Aturan Pembatasan Masa Pandemi
Pada tahun 2019 Märtha setuju untuk tidak memanfaatkan gelarnya sebagai putri dalam bisnisnya. Pasangan itu juga sepakat untuk menghilangkan keterkaitan mereka dengan kelurga kerajaan di akun media sosial dan dalam aktivitas bisnis.
"Ini dimaksudkan untuk membuat garis batas yang dengan jelas memisahkan aktivitas bisnis dengan keluarga Kerajaan Norwegia," demikian kata pihak istana.
Selain itu, pihak istana mengatakan keluarga kerajaan "sangat percaya diri akan layanan kesehatan Norwegia dan otoritas kesehatan Norwegia" serta menekankan pentingnya riset ilmiah.
Di sisi lain, Märtha juga mengakui bahwa dia sadar akan "pentingnya pengetahuan yang didasarkan pada penelitian".
Baca: Meteor Raksasa Meledak di Langit Norwegia dan Texas, LAPAN Beri Penjelasan
"Saya juga percaya. Namun, ada unsur-unsur dalam kehidupan yang baik dan kesehatan fisik dan mental yang mungkin tidak begitu mudah untuk disimpulkan dalam laporan penelitian," kata Märtha.
Märtha juga mengatakan pentingnya membedakan dirinya sebagai orang pribadi di satu sisi dan sebagai anggota kerajaan di sisi lain.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Norwegia di sini.