TRIBUNNEWSWIKI.COM - Meta Platform Inc. yang menjadi induk Facebook berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran mulai pekan ini.
Menurut laporan Wall Street Journal, jumlah karyawan Meta yang bakal di-PHK atau dirumahkan mencapai ribuan.
Informasi itu didapatkan Wall Street Journal dari seseorang yang mengetahui rencana tersebut. Diperkirakan proses PHK bisa dimulai hari Rabu, (9/11/2022), pekan ini.
Meta sendiri belum buka suara tentang kabar ini. Pada bulan Oktober lalu Meta memperkirakan bakal ada banyak biaya tahun depan dan menghilangkan sekitar $67 miliar dari nilai pasar saham Meta. Adapun tahun ini Meta telah kehilangan lebih dari setengah triliun dolar.
Perkiraan itu muncul saat Meta harus menghadapi pelambatan ekonomi global dan persaingan dari TikTok, perubahan kebijakan privasi dari Apple, serta kekhawatiran mengenai pengeluaran besar di metaverse, serta ancaman regulasi saat ini.
Baca: 75 Persen Karyawan Twitter Dikabarkan Akan Dirumahkan oleh Elon Musk
CEO Meta Mark Zuckerberg berujar telah memperkirakan bahwa investasi metaverse baru akan membuahkan hasil setelah satu dasawarsa. Selama waktu itu, Zuckerberg menangguhkan rekrutmen karyawan dan merorganisasi tim guna memangkas biaya.
"Pada tahun 2023, kita akan memfokuskan investasi kita kepada sejumlah kecil bidang dengan pertumbuhan tinggi dan diprioritaskan. Jadi, itu artinya beberapa tim akan tumbuh penting, tetapi mayoritas tim lainnya tidak akan berubah atau berkurang tahun depan. Secara keseluruhan, kita berharap akan mengakhiri tahun 2023 kira-kira dengan ukuran organisasi yang sama, atau bahkan sedikit lebih cekil daripada kita saat ini," kata Zuckerberg akhir Oktober lalu, dikutip dari Reuters.
Baca: Facebook & Twitter Hapus Akun Propaganda yang Dukung Kebijakan Luar Negeri AS
Adapun pada bulan Juni lalu Meta telah menghentikan rencana merekrut karyawan hingga setidaknya 30%. Zuckerberg juga memperingatakan karyawan agar bersiap menghadapi krisis ekonomi.
Apa yang dilakukan Meta tidak jauh berbeda dengan Twitter yang baru-baru ini mem-PHK sebagian besar karyawannya. Dua perusahaan teknologi lainnya, yakni Microsoft Corp dan Snap Inc., juga telah mengurangi karyawan dan menangguhkan rekrutmen dalam beberapa bulan belakangan.
Altimeter Capital Management (ACM), salah satu pemegang saham Meta, telah mengirimkan surat terbuka kepada Zuckerberg. ACM menyebut Meta perlu disederhanakan dengan cara mengurangi pekerjaan dan pengeluaran modal. ACM juga berujar Meta telah kehilangan kepercayaan dari para investor lantaran memperbanyak pengeluaran.
Baca: Mengenal Meta, Induk Baru Perusahaan Facebook, WhatsApp dan Instagram
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Facebook di sini.