Jokowi Pastikan Sepak Bola Indonesia Tak Akan Kena Sanksi dari FIFA

Akan ada langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan pemerintah Indonesia


zoom-inlihat foto
Presiden-RI-Joko-Widodo-Jokowi-Selasa-352022-Setkabgoid.jpg
Setkab.go.id
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo memastikan, sepak bola Indonesia tidak mendapatkan sanksi dari federasi sepak bola internasional (FIFA) imbas dari tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu.

Hal tersebut disampaikannya dalam pernyataan pers pada Jumat (7/10/2022) malam.

"Alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA," ujar Jokowi dari Istana Merdeka, Jakarta, dikutip dari Kompas.com.

"Dan FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut," jelasnya.

Kepala negara mengatakan, keputusan FIFA tidak memberikan sanksi itu berdasarkan surat yang sudah diterimanya pada Kamis (6/10/2022).

Surat tersebut adalah tindak lanjut dari hasil pembicaraan antara Jokowi saat bertelepon dengan Presiden FIFA Gianni Invantino pada tanggal 3 Oktober 2022.

Sejumlah suporter Arema FC, Aremania menggotong korban kerusuhan sepak bola usai laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.
Sejumlah suporter Arema FC, Aremania menggotong korban kerusuhan sepak bola usai laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. (SURYA/Purwanto)

Kemudian, kepala negara memaparkan bahwa akan ada langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan pemerintah Indonesia untuk melakukan lima hal.

Pertama, menciptakan standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia.

Kedua, memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.

Ketiga, sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama.

Keempat, mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi risiko yang ada.

Kelima, menghadirkan pendampingan dari para ahli bidangnya.

Baca: Sosok Akhmad Hadian Lukita, Dirut LIB yang Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Terakhir, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat.

"Nanti, Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah," tambah Jokowi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved