Inilah Sudrajad Dimyati, Hakim Agung di Mahkamah Agung yang Terjaring OTT KPK Dengan 9 Orang Lainnya

Inilah sosok Sudrajad Dimyati, salah satu tersangka dugaan kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung


zoom-inlihat foto
Sudrajat-Dimyati.jpg
Wikipedia
Sudrajat Dimyati


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Sudrajad Dimyati jadi buah bibir masyarakat usai dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Sudrajad Dimyati merupakan Hakim Agung MA yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Lantas siapa Sudrajad Dimyati sebenarnya?

Berikut Tribunnewswiki rangkum informasi terkait sosok Sudrajad Dimyati, hakim agung MA yang terjaring OTT KPK:

Sudrajad Dimyati merupakan pria kelahiran Yogyakarta, 27 Oktober 1957.

Pria berusia 64 tahun ini adalah lulusan SMAN 3 Yogyakarta.

Dia juga berhasil menyelesaikan pendidikan strata 1 Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Baca: Hakim Agung Terjaring OTT, KPK Ngaku Bersedih Ada Korupsi di Lembaga Peradilan

Baca: Daftar 23 Koruptor yang Dinyatakan Bebas Bersyarat per 6 September 2022, Ada Ratu Atut dan Pinangki

Lalu ia juga menjadi alumni di kampus UII di tingkat strata 2 dengan jurusan ilmu hukum.

Ia pernah menduduki beberapa posisi sebelum dirinya duduk sebagai hakim agung.

Sudrajad Dimyati pernah menjabat sebagai hakim di Pengadilan Tinggi Pontianak, berdasar pada catatan di lam Facebook miliknya.

Calon Hakim Agung Sudrajad Dimyati
Calon Hakim Agung Sudrajad Dimyati (KOMPAS.com/Indra Akuntono)

Pria Yogyakarta ini pun pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Sudrajad Dimyati tercatat pernah menjadi Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 2008, menurut data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN).

Sudrajad Dimyati diberi tugas menjadi hakim di Pengadilan Tinggi Maluku empat tahun kemudian.

Pria 64 tahun ini pun sempat menduduki posisi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Maluku.

Hanya selang satu tahun Sudrajad diangkat menjadi hakim di Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat, sekaligus menjadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat, seperti dikutip dari Kompas.

Saat menjadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Barat, Sudrajad pernah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk menjadi calon hakim agung di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR).

Baca: Jaksa Agung Sebut Koruptor di Bawah Rp50 Juta Tak Perlu Dipenjara, Berikut Syaratnya

Namun, ketika itu Sudrajad Dimyati dinyatakan tidak lolos.

Ini lantaran dirinya diterpa isu suap di toilet DPR yang juga menyeret Bahruddin Nashori yang saat itu adalah anggota Komisi III dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Meski tidak terbukti, kala itu Sudrajad tidak lolos lantaran hanya memeperoleh 1 suara di Komisis III DPR.

Selanjutnya, Sudrajad Dimyati kembali diusulkan oleh Komisi Yudisial ke Komisi III DPR untuk mengikuti seleksi calon hakim agung dan lolos pada tahun 2014 silam.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved